Senin, Juni 22, 2026
Beranda blog Halaman 467

Kepala BP Batam Dan Delapan Instansi Pemerintahan Lainnya Menandatangani Nota Kesepatan Bersama LAN

Kepala BP Batam saat menandatangani Nota Kesepakatan atau Nota Kesepahaman bersama LAN (Ist)
Kepala BP Batam saat menandatangani Nota Kesepakatan atau Nota Kesepahaman bersama LAN (Ist)

Batam, GK.com – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menandatangani Nota Kesepakatan atau Nota Kesepahaman bersama  Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Penandatanganan dilaksanakan di Gedung Marketing Center BP Batam, Rabu (02/03/2022) yang di gelar secara Daring dan Luring bersama delapan Instansi Pemerintahan lainnya. Adapun instansi yang hadir dalam pertemuan yakni Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Buton Utara, Pemerintah Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Merauke, Pemerintah Kabupaten Nias Utara, dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Turut hadir Sekretaris Utama LAN Reni Suzana, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad.

Dijelaskan Kepala BP Batam Muhammad Rudi, kerjasama ini sangat penting bagi BP Batam dalam upaya peningkatan kualitas ASN di lingkungan BP Batam.

“Untuk mengembangkan suatu organisasi, tentu diiringi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi prioritas,” ungkap Rudi.

Dirinya memberikan apresiasinya terhadap sinergi positif bersama LAN yang telah berlangsung sejak Tahun 2017 silam.

“Mudah-mudahan ke depan, LAN mampu mengakomodir inovasi yang akan diimplementasikan kepada BP Batam, sehingga baik proses administrasi BP Batam maupun pengembangan Kota Batam dapat berjalan dengan baik,” harap Rudi.

Kepala LAN, Adi Suryanto menyampaikan, inovasi dapat menjadi solusi dalam menjalankan administrasi serta birokrasi instansi.

“Maka dari itu, dibutuhkan keberanian dan semangat yang tinggi untuk menjalankan apa yang telah dicita-citakan bagi kemajuan organisasi. Kita harus mendorong perkembangan kompetensi para ASN, agar dapat mewujudkan ASN yang unggul, sehingga  instansi akan mudah mencapai Visi dan Misi,” ucap Adi.

Sebelumnya, Nota Kesepakatan atau Nota Kesepahaman ini telah diimplementasikan, dalam pelaksanaan program kegiatan berupa asistensi dalam perumusan dan penyusunan Analisa Jabatan dan Beban Kerja serta Asesmen Pejabat di lingkungan BP Batam. (Red/Ist).

Editor : Milla

Berbagai Launching Inovasi Hadir Dalam Sukuran Satu Tahun Kepemimpinan  Ansar – Marlin

Kepri, GK.com – Satu tahun kepemimpinan Gubernur H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Hj. Marlin Agustina di Provinsi Kepulauan Riau diperingati dengan menggelar syukuran yang diadakan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Selasa (01/03/2022). Acara berlangsung selama lebih kurang 3 jam itu dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Gubernur Ansar dan Wagub Marlin genap setahun memimpin Kepri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 40/P Tahun 2021 yang ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2021 tentang pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau untuk masa jabatan 2021-2024.

Saat itu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri disejalankan dengan pelantikan Gubernur Sumatera Barat dan Gubernur Bengkulu.

Acara diisi dengan berbagai peluncuran inovasi-inovasi Pemprov Kepri dibawah kepemimpinan Gubernur Ansar dan Wagub Marlin. Tak tanggung-tanggung, 4 aplikasi berbasis digital dilaunching sekaligus yaitu JAPRI GUB, MI Bedil SIMA-PK, SIMANJA V2, dan E-DISPOSISI.

JAPRI GUB (Jaring Aspirasi Gubernur) adalah aplikasi pengaduan atau  wadah penyampaian aspirasi masyarakat kepada Gubernur Kepri, kemudian MI BEDIL SIMA-PK (Media Informasi Berbasis Digital Sistem Manajemen- Pendidikan Kepri) adalah sistem informasi dan administrasi pendidikan yang ditujukan kepada tenaga pendidik dan masyarakat.

Kemudian SIMANJA (Sistem Informasi Manajemen Kinerja) versi 2 yang telah menerapkan SOTK dan SKP baru sesuai aturan terbaru Menpan RB, dan E-DISPOSISI yang merupakan aplikasi disposisi surat beserta catatan yang diperintahkan pimpinan kepada instansi terkait.

Inovasi lain yang diresmikan pada kesempatan tersebut adalah, Penggunaan Tanda Tangan Elektronik menggunakan aplikasi Besign di Lingkungan Pemprov Kepri, serta  Lauching ID card Pegawai Pemprov Kepri diintegrasikan dengan kartu e-money BRI (BRIZZI).

Revitalisasi Pulau Penyengat yang merupakan salah satu program prioritas Gubernur Ansar di tahun 2022 ini juga akan disertai dengan program digitalisasi. Peresmian Program Digitalisasi UMKM di Pulau Penyengat ditandai dengan Penyerahan Barcode QRIS Bank Riau Kepri kepada 5 Perwakilan UMKM juga disejalankan dengan syukuran ini.

Disela-sela syukuran, Staf Khusus Gubernur, Suyono Saeran meluncurkan dua buah buku yang ia tulis yaitu “Perjalanan Meraih Mimpi”. Buku yang memotret tentang perjalanan Gubernur Ansar dalam belantara politik sampai akhirnya terpilih sebagai Gubernur Kepri pada Pemilukada 2020. Lalu buku “Kepri Terang Menyalakan Pulau” yang menceritakan perjuangan Gubernur Ansar dalam mewujudkan Kepri Terang, menyalakan listrik Desa dan Dusun secara merata di Kepri.

Sebelumnya, Gubernur Ansar mengukuhkan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepri. H. Handarlin Umar dilantik menjadi Ketua FKUB Kepri masa bakti 2021-2026.

Gubernur Ansar dalam sambutannya menyampaikan, tahun ini memasuki tahun kedua kepemimpinannya bersama Wagub Marlin pada kondisi pandemi Covid-19, dimana kebijakan pembangunan haruslah dilakukan secara beriringan dan bersinergi dengan upaya penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi.

“Pada tahun 2022 kami menargetkan Percepatan Pembangunan di seluruh Wilayah Provinsi Kepulauan Riau, baik dari Sektor Ekonomi, Pendidikan, Sosial, Infrastruktur, Kesahatan, dan lainnya. Dimana Pada Tahun 2022, APBD Provinsi Kepulauan Riau sebesar 3,8 triliun rupiah yang mana akan di salurkan ke 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau” kata Gubernur Ansar.

Kemudian Gubernur Ansar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh komponen di Provinsi Kepulauan Riau, mulai dari seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemprov Kepri, jajaran Forkopimda, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Dunia usaha dan Swasta, Kalangan Pers serta masyarakat secara umum, atas semua partisipasi, bantuan dan dukungan.

“Sehingga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat memperoleh prestasi dan berbagai penghargaan sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya,” ungkap Gubernur.

Sebelumnya memang diputar video potret satu tahun kepemimpinan Gubernur Ansar dan Wagub Marlin yang berisi capaian Pemprov Kepri, serta penghargaan, baik dari Pemerintah Pusat, Lembaga Pemerintah, maupun dari Pihak Swasta yang berhasil diraih Pemprov Kepri.

Acara dihadiri oleh Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Forkopimda Kepri atau yang mewakili, Perwakilan Bupati/Walikota se- Kepri, Pj. Sekdaprov Kepri Eko Sumbaryadi, para Pimpinan instansi vertikal, para Staf Khusus Gubernur, Asisten, Staf Ahli, serta Kepala OPD Pemprov Kepri, Ketua LAM Kepri, Ketua MUI Kepri, Ketua Baznas Kepri, Pimpinan Bank Riau Kepri, Bank Riau Kepri Syariah, Bank BRI, Para Pimpinan Perguruan Tinggi, serta tamu undangan yang hadir. (ron).

Editor : Milla

BP Batam Bertekad Mewujudkan Good Governance

BP Batam saat menyerahkan UNAUDITED ke BPK RI (Ist)
BP Batam saat menyerahkan UNAUDITED ke BPK RI (Ist)

Jakarta, GK.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyerahkan Laporan Keuangan Unaudited BP Batam Tahun 2021 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Selasa (01/03/2022).

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, dan diterima oleh Pelaksanaan Tugas (Plt) Anggota VI BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana yang bertempat di Ruang Rapat Konsultasi Lantai 19 Gedung Tower, Jalan Gatot Subroto Kav. 31, Jakarta Pusat.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto menuturkan, sebagaimana telah diamanatkan bahwa, Satuan Kerja (Satker) mempunyai tugas untuk menyusun dan menyampaikan laporan keuangan sebagai landasan BPK RI dalam proses audit yang berujung pada pemberian opini.

“Dengan pembinaan dan arahan dari BPK RI, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar Laporan Keuangan BP Batam Tahun 2021 dapat mempertahankan kembali opini WTP yang telah kami capai sebelumnya,” ungkap Purwiyanto.

Purwanto juga mengatakan, pada proses audit nantinya, dimana pegawai BP Batam didorong untuk dapat konsisten dalam melakukan perbaikan kinerja pengelolaan keuangan sesuai dengan evaluasi dan rekomendasi dari auditor BPK RI.

“Semoga untuk pemeriksaan Laporan keuangan Tahun 2021 ini kami berharap bisa mendapatkan Opini WTP kembali untuk yang ke- 6 kalinya, hal ini tentunya guna mewujudkan Good Governance,” harap Purwiyanto.

Sementara itu, Plt. Anggota VI BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana mengapresiasi BP Batam yang aktif melakukan sinergi dengan BPK RI terkait laporan keuangan.

Hal ini menunjukkan adanya komitmen bersama untuk terus mendukung serta meningkatkan kualitas dalam pengelolaan dan tanggungjawab pada keuangan Negara.

“Pemberian opini atas kewajaran laporan keuangan dengan mempertimbangkan beberapa factor, yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI),” jelas Nyoman.

Pada kesempatan yang sama, Nyoman mengatakan pihaknya juga memberikan perhatian untuk BP Batam ke depan, yakni mencakup beberapa aspek, seperti pengelolaan pemanfaatan Lahan, Aset dan Pendapatan PNBP.

“Pada prinsipnya, kami sangat terbuka jika ada permasalahan, kami memerlukan dukungan BP Batam dalam membantu menyediakan data dan informasi yang diperlukan selama pelaksanaan kegiatan ke depannya, sehingga dapat berjalan lancar dan tepat waktu”. tutupnya. (Red/Ist).

Editor : Milla

Bersama Gubernur Kepri, Plt Bupati Bintan Ajak Masyarakat Ambil Hikmah dari Isra’ Mi’raj

Bintan, GK.com – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj 1443 H di Masjid Nurul Iman Kijang, Senin (28/02/2022) malam, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad serta beberapa unsur undangan dan masyarakat dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, menghadiri Tabligh Akbar.

Pada kesempatan itu, Roby Kurniawan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat meneladani berbagai ibroh (pelajaran) dari peristiwa maha dahsyat sepanjang sejarah. Diingatkan bagi setiap muslim untuk mengikuti nilai-nilai hikmah yang terkandung dalam Isra’ Mi’raj.

“Setiap muslim wajib tahu, bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj berlangsung setelah Nabi kita ditempa dengan berbagai cobaan. Bukan sekedar beban mental dan fisik saja, melainkan beliau pun ikut merasakan perihnya perjuangan untuk menyempurnakan ibadah kita,” kata Roby.

Sebuah kalimat menarik pun menjadi perhatian, bahwa semua perjuangan dengan niat yang baik akan membuahkan hasil yang sangat baik.

“Baginda Nabi Muhammad SAW melalui Isra Mi’raj bahkan sempat diperlihatkan keindahan Syurga. Itu buah dari kesabaran dan tekad dalam sebuah perjuangan”. jelas Roby.

Dari situ Roby mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di jajaran Pemerintahan Bintan agar meluruskan niat dalam melaksanakan amanah untuk bekerja dengan baik. Selain itu, perjuangan dalam melaksanakan tugas juga harus disertai dengan niat ibadah yang diikuti tekad untuk mencapai hasil yang baik. (Ist/Red).

Editor : Milla

Nizar Berharap Kemenparekraf Dapat Memperhatikan Lingga

Bupati Lingga saat membuka Festival Batu Berdaun. (ist)
Bupati Lingga saat membuka Festival Batu Berdaun. (ist)

Lingga, GK.com – Dalam membangun Kepariwisataan di Kabupaten Lingga, Bupati Lingga Muhammad Nizar serius menjadikan Bunda Tanah Melayu sebagai tujuan wisata Sejarah dan Religi.

“Saat ini, Pemerintah Daerah terus berupaya mendorong adanya terobosan-terobosan terkait Pariwisata seperti, kegiatan yang terlaksana di Batu Berdaun. Atas bentuk kepedulian dari pemuda-pemuda, baik dari RG Peduli Kepri dan pemuda secara umumnya, Pemerintah berharap masyarakat juga memberikan suportnya,” ucap Nizar.

“Sesuai visi kita kedepan, Kabupaten Lingga harus menjadi daerah pariwisata yang populer, salah satunya menegakkan wisata sejarah, budaya, dan religi sebagai tapak sejarah melayu,” tambah Nizar.

Dia berharap, agenda kegiatan pariwisata di Kabupaten Lingga baik itu Tamadun Melayu Antar Bangsa, yang pernah digelar Pemkab Lingga pada Tahun 2017 silam, dan Festival Batu Berdaun Beach mendapatkan perhatian dari Kemenparekraf, bahkan memungkinkan bisa masuk pada kalender pariwisata Nasional.

“Sebagaimana catatan sejarah membuktikan, akar kebudayaan melayu bermula disini. Dan bahkan telah diakui oleh 6 Negera serumpun sebagai Bunda Tanah Melayu tahun 1990-an,” ungkap Nizar.

“Sejak Tahun 1787 lalu, Kesultanan Lingga – Riau bertamadun di Daik sebagai Pusat Pemerintahan selama 113 Tahun. Baru pada tahun 1900 berpindah ke Pulau Penyengat dan akhirnya dihapus oleh Belanda pada 1913. Saat ini, usaha kami dalam pengembangan wisata yang tidak ada di Kabupaten lain di Kepri. Kalau pantai pengembangan wisata bahari mungkin sudah ketinggalan selangkah. Ada wisata sejarah dan religi yang begitu sarat dari peninggalan Kesultanan Riau lingga selama 113 Tahun yang Pusat Pemerintahannya berada di Lingga, dan itu wisata yang tidak ada di Kabupaten lain yang ada di Kepri,” terang Nizar, Minggu (27/02/2022) di Pantai Batu Berdaun, Dabo Singkep.

“Lingga merupakan Negeri para Sultan, selain Daik sebagai Bunda Tanah Melayu, ada juga beberapa makam Sultan yang bersemayam di Pulau Lingga, termasuk pahlawan Nasional Sultan Mahmud Riwayat Syah III, yang namanya kini dipakai Pemerintah Kota Batam sebagai nama salah satu masjid agung disana,” jelasnya.

“Jujur, kami juga sempat berkecil hati, kehadiran pak Menteri beberapa waktu lalu di Pulau Penyengat, dan atas pengakuan Pulau Penyengat, sebenarnya induk kebudayaan melayu itu berada di Kabupaten Lingga, dan telah diakui sebagai Bunda Tanah Melayu,” katanya.

“Pada kesempatan ini, kami berharap Staff Ahli yang hadir nantinya bisa mengundang Menteri Sadiaga Uno untuk hadir di Kabupaten Lingga pada puncak peringatan HUT Kabupaten Lingga yang ke- 19 pada Bulan Oktober mendatang. Sekaligus ingin memantapkan Tamadun Melayu Antar Bangsa bisa menjadi bagian Pariwisata Nasional, sebagaimana yang pernah disampaikan ke Menparekraf, Sandiaga Uno beberapa waktu lalu saat saya masih berstatus Plt Bupati,” tuturnya.

Hal tersebut disambut positif Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Ari Juliano Gema yang turut mengapresiasi terselenggaranya Festival Batu Berdaun yang berjalan lancar dan baik.

“Festival atau tamadun bisa dilakukan secara terus menerus, atau menjadi program tahunan daerah. Namun tetap merekomendasikan keinginan Bupati Lingga, untuk dapat disampaikan ke Menparekraf, Sandiga Uno,” kata Ari Juliano.

“Mudah-mudahan, pak Menteri di lain kesempatan bisa hadir disini. Namun saya kagum atas kerjasama RG peduli Kepri bersama Pemerintah Daerah yang berjalan cukup baik. Dengan banyaknya potensi pariwisata, kedepannya kita berharap bisa di kemas dan dilakukan dengan kolaborasi bersama ekonomi kreatif, agar tetap terus terlaksana”. harapnya. dia. (Man/Ist).

Editor : Milla

Bupati Berharap Lingga Raih WTP Kembali

Lingga, GK.com – Pada giat Exit metting atas pemeriksaan interim LKPD Tahun 2021 dan Sosialisasi WBK BPK yang di gelar, Jum’at (25/02/2022), Bupati Lingga Muhammad Nizar menuturkan, “pemeriksaan dilakukan lebih kurang sebulan, walaupun ada masukan dan laporan, mudah-mudahan ini tidak menghilangkan semangat dari BPK. Dengan catatan, arahan, dan masukkan dalam lanjutan nanti dapat lebih baik lagi,” katanya.

Dalam pertemuan yang dilakukan di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga tersebut, merupakan pertemuan lanjutan dari kegiatan Pemeriksaan pendahuluan, terkait laporan keuangan Tahun 2021.

Saat itu, Nizar merespon cepat dengan beberapa laporan, terkait pemeriksaan oleh BPK tersebut. Oleh sebab itu, Dia berharap dari OPD yang diberikan warning pada proses pemeriksaan pendahuluan dapat segara menyelesaikan apa yang menjadi catatan-catatan dari pihak pemeriksa pada proses lanjutan nanti.

“Harapan kita semoga Kabupaten Lingga tetap bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Semoga setiap masukan yang disampaikan langsung oleh tim BPK RI Kepulauan Riau kepada para OPD yang hadir pada forum ini bisa menjadi perbaikan kedepannya,” ungkap Nizar.

“Kalaupun ada masukan dan arahan untuk selanjutnya, kita berharap dapat disampaikan agar bisa diperbaiki kedepannya,” tambah Nizar.

Secara historisnya, Kabupaten Lingga pernah menerima opini WTP secara berturut-turut sejak tahun 2018. Untuk tahun ini Bupati Lingga, Muhammad Nizar masih berharap hasil yang sama.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK RI Kepulauan Riau, Masmudi dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Lingga merupakan daerah spesial, sejak perwakilan BPK RI terbentuk di Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga merupakan daerah pertama yang dia kunjungi sejak 2007. Namun dengan rentang usia yang relatif singkat, Dia mengakui akan kemajuan Kabupaten Lingga yang cukup pesat.

Kemajuan tersebut Ia katakan, diimbangi seiring dengan pengelolaan keuangan yang baik. Apalagi telah meraih opini WTP sebanyak 4 kali berturut-turut.

“Tentu harapannya terus lanjut. Hasil ini tidak serta-merta, tetapi butuh kerja keras dari seluruh jajaran Pemerintah Daerah. Dan tentu kami dari BPK akan menampilkan hasilnya, baik dari pemeriksaan sampai pada kegiatan perinci nantinya,” tuturnya.

Kegiatan exit metting merupakan penyampaian hasil dari pemeriksaan pendahuluan yang telah dilakukan pihaknya selama 25 hari. Apa yang menjadi masukan dan permasalahan yang siginifikan, dalam proses pemeriksaan diharapkan dapat di selesaikan sambil menunggu kegiatan perinci.

“Jadi selain itu, ada program Sosialisasi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kami minta dukungan semua pihak agar bisa mencapai wilayah Kepulauan Riau yang bebas korupsi”. harapnya. (Prokopim/man).

Editor : Milla