Rabu, Juni 17, 2026
Beranda blog Halaman 437

Kuningan Guest House BP Batam Kini Bisa di Pesan Secara Daring

Kuningan Guest House BP Batam. (ist)
Kuningan Guest House BP Batam. (ist)

Batam, GK.com – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) akhirnya menghadirkan Kuningan Guest House (KGH) Jakarta pada platform pemesanan Hotel secara Daring dan bekerja sama dengan Online Travel Agent (OTA).

KGH yang berlokasi di Pusat Bisnis Mega Kuningan, Jakarta Selatan itu merupakan aset/Barang Milik Negara (BMN) BP Batam yang dikomersilkan untuk umum.

Kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono mengatakan, KGH sudah dapat dipesan melalui tiket.com, traveloka.com dan booking.com atau OTA resmi di Indonesia pada Rabu (27/4/2022) silam.

Tarif untuk penginapan di KGH di mulai dari Rp 370.000,- sampai Rp 430.000,- per kamarnya.

“Dengan gebrakan ini, tentunya akan memudahkan masyarakat untuk memesan akomodasi dengan harga terjangkau,” ujar Andiantono.

Kini, masyarakat Indonesia maupun di Luar Negeri dengan mudah dapat memesan akomodasi dan layanan yang tersedia di KGH.

Dengan harga penginapan yang ekonomis dan menu makanan yang variatif, lokasi KGH juga terhitung strategis, sehingga mudah dijangkau.

KGH menyewakan Ruang Rapat untuk kegiatan Forum Group Discussion (FGD), seminar, teleconference beserta peralatannya seperti, proyektor dan sound system.

Tidak hanya kegiatan berskala besar, KGH juga mengakomodasi pertemuan dengan jumlah audiens lebih kecil dan bersifat privat.

Selain penginapan dan Ruang Rapat, KGH  memiliki beberapa fasilitas lainnya seperti Kohai Sushi Bar dan Meanwhile Coffee Cafe.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menghadirkan pengalaman menarik bagi masyarakat yang menginap di KGH sebagai solusi penginapan pilihan di Jakarta”. pungkas Andiantono. (Red/Ist).

Editor : Ron

Kepala DLH Karimun Dorong Staf Dan Petugas Upayakan K3

Gambar istimewa
Gambar istimewa

Karimun, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Internasional, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun mensosialisasikan beberapa faktor penyebab kecelakaan kerja yang sering terjadi kepada Staf dan Petugas kebersihan DLH.

Kepada Awak Media ini, Kepala DLH Karimun, Rita Agustina menjelaskan bahwa terdapat 3 faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Yaitu meliputi faktor teknis, faktor non teknis, dan faktor alam.

“Faktor teknis, bisa terjadi dikarenakan jenis alat yang digunakan, lalu untuk faktor non teknis sendiri meliputi kapasitas tenaga kerja. Biasanya terjadi karena kelalaian, tidak taat aturan, hingga keahlian yang tidak memadai. Terakhir, faktor alam merupakan faktor yang tidak dapat diprediksi keberadaannya, sehingga dapat mengganggu K3 seperti Pendemi Covid-19,” ungkap Rita, Kamis (28/04/2022) sekitar pukul 10.11 Wib melalui pesan Whatsapp.

Memperingati Hari K3 Internasional, pihaknya berupaya untuk menurunkan angka kecelakaan kerja, “Walaupun dilingkungan kerja kami tergolong pekerjaan yang sederhana, namun kami akan tetap untuk melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan. Meskipun para pekerja dilengkapi dengan BPJS,” kata Rita.

“Apa bila selama ini kinerja kami belum maksimal, dan masih banyak kekurangan, saya mewakili DLH menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Minalaidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Ron

Penumpang Kapal Feri Membludak

Pelabuhan Tanjung Balai Karimun terllihat di padati penumpang Kapal
Pelabuhan Tanjung Balai Karimun terllihat di padati penumpang Kapal

Karimun, GK.com – Sejak di tetapkannya Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) terkait pelonggaran persyaratan mudik, Kamis (28/04/2022) pagi, Lonjakan penumpang mulai meningkat di Pelabuhan Domestik Kabupaten Karimun.

Terlihat, dari ruangan tunggu yang berkapasitas sebanyak 300 hingga 350 penumpang, kini terpantau padat dan sesak. Menyikapi hal tersebut, pihak Pelindo Tanjung Balai Karimun telah melakukan upaya perbaikan serta pelebaran agar tidak terjadi penumpukan penumpang.

Baca juga : 👇👇👇

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang baik kepada penumpang di Pelabuhan. Tinggal bagaimana membuat penumpang bisa menikmati fasilitas yang telah disediakan,” ujar Hubungan Masyarakat (Humas) Pelindo Reza, sekitar pukul 07.58 Wib melalui sambungan telepon.

Melihat banyaknya penumpang yang tidak kebagian fasilitas berupa kursi, Reza mengatakan bahwa para penumpang terlihat tidak sabar serta banyaknya barang bawaan.

“Jadwal kapal berangkat pukul 08.30 Wib, penumpang yang menunggu sudah sejak pukul 07.00 Wib, sehingga itulah yang menimbulkan penumpukan di Pelabuhan. Ditambah lagi barang bawaan penumpang yang diletakkan di mana – mana, jika penumpang dapat di atur oleh petugas, tentu hal inip tidak terjadi,” jelas Reza.
Terakhir, Reza berpesan kepada penumpang agar bisa saling menjaga fasilitas yang telah disediakan, “Kami terus berbenah diri untuk memberikan pelayanan yang baik, diharapkan penumpang juga dapat menjaga fasilitas yang telah tersedia”. harapannya.

Hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Sri Bintan Pura pagi ini, Jumat (29/04/2022). Membludaknya penumpang yang ingin menyebrang dengan rute Tanjung Balai Karimun-Selat Panjang-Dumai menggunakan jasa Kapal Dumai Line membuat sebagian penumpang harus menelan rasa kecewa akibat tidak bisa ikut brangkat menggunakan Kapal tersebut. (IWD).

Editor : Milla

Bentuk Kepedulian DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat Kepada Masyarakat

DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat
DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat

Tanjungpinang, GK.com – Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Gelora Tanjungpinang Barat, Vivi Yanti S.M bersama anggotanya kembali mengunjungi simpatisan disekitaran Kecamatan Tanjungpinang Barat Kota Tanjungpinang.

“Bersamaan dengan menyambut Hari Raya Idul Fitri, kami ingin mempererat silaturahmi dan mengenal lebih dekat kepada simpatisan Partai Gelora sembari memberikan sedikit bingkisan untuk menyambut Hari Raya,” ujar Vivi kepada awak media ini, Rabu (27/04/2022).

Dirinya menyebutkan, Dalam kegiatan tersebut DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat dengan beranggotakan lengkap menyambangi masing-masing rumah simpatisan yang berada di Jalan Matador, Bukit Cermin, Batu Hitam dan Teluk Keriting.

“Alhamdulillah Pada hari ini kita sudah mendistribusikan kurang lebih 150 bingkisan berupa sembako kepada simpatisan, meskipun cuaca sempat hujan namun kami tetap bersemangat untuk menjalub kedekatan kepada simpatisan,” tegasnya.

“Kami berharap kedepannya silaturahmi ini tetap berjalan, Dan Semoga dengan sedikit bingkisan yang kita salurkan dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita terkhususnya simpatisan kami di DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Dhuha sebagai Wakil Ketua DPC Partai Gelora Tanjungpinang Barat juga menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap simpatisan yang sudah meluangkan waktunya pada kegiatan tersebut.

“Sangat berterimakasih atas simpatisan yang sudah mau kami datangi untuk bersilaturahmi dan menjalin hubungan lebih dekat lagi, semoga ini menjadi langkah awal yang baik bagi kami Partai Gelora khususnya di DPC Tanjungpinang Barat untuk lebih dekat dengan masyarakat.” tutupnya. (AZ).

Editor : Milla

SE Terbaru PPDN Kepri, Selamat Tinggal Antigen

Gambar ilustrasi tes Antigen dan Rapid
Gambar ilustrasi tes Antigen dan Rapid

Kepri, GK.com – Masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) kini bisa bernafas lega saat ingin melakukan perjalanan keluar Daerah. Pasalnya, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad telah menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru tanggal 26 April 2022. Dimana SE tersebut menjelaskan tentang ketentuan perjalanan orang dalam Negeri dengan menggunakan Moda transportasi umum, dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Mengingat kondisi Geografis Provinsi Kepri sebagai wilayah perbatasan, terdepan, dan terluar, maka diperlukannya pengaturan khusus berupa 9 poin penting.

Adapun isi dari 9 Point tersebut adalah, setiap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) di wilayah Kepri bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, tunduk, dan patuh pada peraturan dan ketentuan yang berlaku, seperti penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Kemudian, tidak diperkenankan untuk makan dan minum bagi PPDN yang menggunakan Moda transportasi umum dengan durasi perjalanan kurang dari 2 jam, dikecualikan pada individu yang wajib mengonsumsi obat – obatan dalam rangka pengobatan.

Kemudian, bagi PPDN yang melaksanakan perjalanan antar Kabupaten/Kota di dalam wilayah Kepri, dengan menggunakan moda transportasi udara dan laut, tidak diwajibkan melampirkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR/Rapid Test Antigen bagi yang telah menerima vaksin minimal dosis 2. Sedangkan yang baru menerima Dosis 1 wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu, bagi PPDN yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit Komorbid sehingga tidak diwajibkan melakukan vaksin, maka PPDN wajib melampirkan surat keterangan Dokter dari Rumah Sakit Pemerintah, dan tidak diwajibkan melampirkan surat keterangan hasil negatif.

Lebih lanjut, di dalam SE tersebut juga diwajibkan untuk mengaktifkan Aplikasi PeduliLindungi guna mengisi riwayat perjalanan dan validasi Sertifikat Vaksin sebagai syarat utama perjalanan. Namun bagi PPDN yang memiliki suhu tubuh di atas 38°C atau memiliki gejala Suspek Covid-19 tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan. Dan Pont tersebut juga berlaku pada PPDN yang akan memasuki Wilayah Kepri.


Tidak hanya ketentuan bagi PPDN Dewasa, usia di bawah 17 tahun dan di bawah 6 Tahun juga jelaskan dalam SE tersebut. Dimana kedua kategori PPDN tersebut sama – sama tidak diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif kedua Tes yang berlaku pada PPDN Dewasa, untuk perbedaannya sendiri, PPDN usia di bawah 6 tahun wajib mendapatkan pendampingan dari pendamping perjalanan yang telah memenuhi syarat dan ketentuan perjalanan. (Red/Ist).

Editor : Ron

Berkunjung ke Batam, Ini yang Dilakukan Menko Perekonomian

Menko Perekonomian saat berkunjung ke Batam. (ist)
Menko Perekonomian saat berkunjung ke Batam. (ist)

Batam, GK.com – Dalam kunjungannya ke Batam, Rabu (27/04/2022) pagi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di dampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa.

Kehadirannya saat itu disambut hangat oleh Kepala BP Batam sekaligus selaku Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Bandara Hang Nadim Batam.

Kunjungan pertama Menko Airlangga berpusat di Hanggar Baru KEK dari PT. BAT Lion. Untuk diketahui, KEK Batam Aero Technic (BAT) terletak di kawasan Bandara Hang Nadim yang memiliki luas 30 Ha, dengan target investasi sebesar 7,2 triliun rupiah, dan target penciptaan lapangan pekerjaan untuk 9.976 tenaga kerja.

Menurut Airlangga, KEK yang dikembangkan untuk kegiatan industri berbasis MRO (Maintenance, Repair, Overhaul) ini mulai menunjukkan progress menggembirakan. Sejak ditetapkan sebagai KEK pada tahun 2021, menurutnya banyak progres yang terlihat.

“Kapasitas maintenance meningkat, jumlah tenaga kerja menjadi 3.000, 1.500 engineer dan sisanya mekanik. Progres yang bagus, saat ini sudah bisa menangani 44 pesawat di waktu yang bersamaan”, ucapnya.

Setelah itu, Rombongan Airlangga melihat Masjid Tanjak yang dibangun BP Batam di Bundaran Bandara Hang Nadim. Menko Airlangga juga berharap, kedepan Masjid Tanjak dapat menjadi koridor utama di Bandara, dan akan menjadi Ikon Baru Destinasi Wisata Religi Batam.

Lawatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berlanjut ke KEK Nongsa Digital Park (NDP). Ia mengatakan sejak diberikannya status Kawasan Ekonomi Khusus, investasi NDP mencapai Rp. 14 Trilliun, Data Center NDP juga terus dibangun dengan kebutuhan energi listrik diatas 125 Megawatt.

Menurutnya, digital hubungan dari Batam ke berbagai wilayah terkoneksi dengan IT. KEK di kawasan Batam diyakini jadi pilot plan dan mercusuar bagi digital ekonomi di Indonesia.

Untuk itu, Ia juga mendorong rencana pembangunan proyek PLTS di Batam yang sedang digarap oleh BP Batam. Harapannya PLTS kedepan akan digunakan di dalam Negeri dan keluar. Termasuk mendukung pasokan listrik bagi keperluan industri dan kawasan ekonomi khusus.

“Apalagi Batam sedang disetujui oleh Presiden menjadi PLTS, yang kedepan digunakan di dalam Negeri dan keluar (ekspor). Termasuk pasokan industri di Batam,” ungkap Airlangga.

KEK Kesehatan Sekupang saat ini juga disiapkan dan sedang menunggu calon investor. BP Batam tengah berupaya, sehingga Ia menghimbau seluruhnya dapat mendukung upaya-upaya yang dilakukan demi menarik investor.

Selanjutnya, Menko Perekonomian, Menperin, Menbappenas beserta rombongan melanjutkan lawatan ke Pelabuhan Container Batu Ampar untuk meninjau Tahap Akhir Pembangunan. Ia meminta pengembangan Batu Ampar harus di gesa dan dilanjutkan semua pembangunannya.

Seperti diketahui, BP Batam saat ini sedang menggesa pembangunan Pelabuhan Container Batu Ampar dengan spesifikasi pekerjaan : Pembangunan Container Yard 2 Ha, Container Crane yang pembuatannya saat ini dilakukan di Korea Selatan, serta dari sisi selatan juga mulai dilakukan proses dredging atau pengerukan minus (-)12 mLWS rata-rata dari posisi saat ini minus (-) 3, dan ditargetkan selesai pada November 2022.

Kedepan Pelabuhan Batu Ampar dapat dikembangkan dengan skema kerja sama dengan pihak swasta asing, maupun Nasional yang memiliki kompetensi mumpuni dalam pengembangan pelabuhan container.

BP Batam membuka peluang kerja sama dengan perusahaan swasta yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam pengembangan pelabuhan sehingga dapat memaksimalkan potensi kargo dan investasi Batam.

Peningkatan pelayanan kepelabuhanan diharapkan dapat mendorong Batam sebagai Hub Logistik dan Kawasan berdaya saing Internasional.

Lawatan juga berlanjut ke Batam Centre Ferry Terminal guna meninjau Prokes penumpang yang berangkat ke Singapura dan datang ke Batam melalui Batam Center Ferry Terminal.

Airlangga Hartanto, menuturkan, bahwa pihaknya memberikan atensi atas peningkatan jumlah penumpang yang masuk ke Batam di masa pendemi Covid-19. Peningkatan arus masuk penumpang pelabuhan di Batam telah menunjukkan tren kenaikan yang positif. Hal tersebut diharapkannya dapat memulihkan ekonomi, serta menumbuhkan geliat investasi di Batam.

Sementara itu, mendampingi sepanjang lawatan berlangsung, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyampaikan ucapan terima kasih atas atensi yang diberikan Pemerintah Pusat, khususnya kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Dewan Kawasan KPBPB.

Dirinya berharap, Menko dapat secara langsung melihat perubahan dan progress pembangunan Batam, serta memberikan evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

“Pak Menteri datang, banyak yang dikunjungi. Kami tentu berharap beliau dapat mengecek apa yang kami bangun, dan atas perintah beliau. Perintah beliau, kami laksanakan sesegera mungkin, kami minta masukan juga tentunya atas apa yang telah kami bangun,” ujar Rudi.

“Batam merupakan salah satu kawasan andalan Indonesia yang memiliki visi sebagai Hub Logistik Internasional untuk mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing”. tuturnya. (Red/Ist).

Editor : Milla