Selasa, Juni 16, 2026
Beranda blog Halaman 393

BP Batam Kembali Raih BIA Tahun 2022

Batam, GK.com Penghargaan di ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) Tahun 2022, untuk kategori Innovative Infrastructure Development Approach for Regional Economic Growth kembali di raih Badan Pengusahaan (BP) Batam.


Atas penghargaan yang didapatkan BP Batam itu, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyampaikan apresiasinya kepada jajaran dan keluarga besar BP Batam yang terus memberikan pelayanan optimal untuk kemajuan Batam.


“Terima kasih kepada para pegawai BP Batam, tentunya hal ini dapat kita raih atas kerja keras kita semua. Di tengah dampak pandemi Covid-19, penting untuk kita tetap menjaga iklim investasi dan menjalankan kebijakan Pemerintah dalam pemulihan ekonomi Nasional”. sebut Purwiyanto, Senin (15/08/2022) di The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta. (Ist).

Editor : Sai

Kebutuhan Daerah Meningkat, Anggaran Defisit

Kepri, GK.com Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Kepri tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2022 disampaikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) di dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri.


Dipimpin langsung Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak dengan didampingi Wakil Ketua I Rizki Faisal dan Wakil Ketua III Tengku Afrizal Dahlan, serta dihadiri 22 orang anggota DPRD Kepri, Rapat tersebut telah memenuhi syarat.


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad  pada kesempatan itu menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Perubahan APBD dengan total kebutuhan anggaran sebesar Rp 3,828 Triliun. Hal itu berdasarkan perumusan empat prioritas pembangunan Daerah yang akan dicapai melalui berbagai program, dan kegiatan pembangunan, serta pokok-pokok pikiran DPRD.


“Keempat prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam Pergub Kepri No. 53 tahun 2022 mengenai Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan tersebut antara lain, Pembangunan manusia yang berkualitas, unggul, dan berbudaya. Peningkatan kesejahteraan ekonomi yang merata, pembangunan infrastruktur, dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Serta peningkatan tata kelola Pemerintahan yang optimal,”  ungkap Ansar Ahmad, Senin (15/08/2022) di Ruang Rapat Sidang Utama Balairung Raja Khalid.


Menurut Ansar, sesuai ketentuan PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 161 ayat (2) yang menyatakan bahwa, Perubahan APBD dapat dilakukan bila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, dan antar jenis belanja. Keadaan itulah yang menyebabkan SILPA tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam Tahun Anggaran berjalan, keadaan darurat, dan/ atau keadaan luar biasa.

“Kami sampaikan perubahan proyeksi pendapatan Daerah, belanja Daerah, dan pembiayaan Daerah Provinsi Kepri pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 yaitu pendapatan Daerah Provinsi Kepri tahun 2022 diproyeksikan mengalami defisit sebesar Rp 2,498 Miliar dari semula sebesar Rp 3,480 Triliun menjadi Rp3,477 Triliun, jelas  Ansar Ahmad.

Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari Pendapatan Pajak Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp 89,791 Miliar atau 7,81%. Lalu Proyeksi PAD yang bersumber dari Hasil Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, dan lain – lain yang Sah tidak mencapai target.


“Pendapatan Transfer mengalami penurunan sebesar Rp 310 Miliar. Untuk pendapatan Daerah yang Sah mengalami kenaikan sebesar Rp 6,319 Miliar atau sebesar 501,11%,” terangnya.


Terakhir, Gubernur Ansar berharap Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2022 ini dapat segera dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri bersama tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kepri.

“Sehingga penetapan Perubahan APBD Provinsi Kepri TA 2022 dapat diselesaikan tepat waktu”. pungkasnya. (Ist).

Editor : Sai

IRRI Berikan Penghargaan Kepada Indonesia

Jakarta, GK.com Selama tiga tahun terakhir, Indonesia mampu mencapai swasembada beras secara berturut-turut. Keberhasilan ini membuat Lembaga Internasional Pusat penelitian beras dunia, International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan dan mengakui Indonesia sebagai Swasembada Beras.


Diketahui, produksi beras Nasional dari Tahun 2019 konsisten  di angka 31,3 juta ton, sehingga berdasarkan hitungan BPS jumlah stok akhir di bulan April 2022 tertinggi di angka 10,2 juta ton. Melihat hasil yang sangat baik itu, membuat IRRI menilai Indonesia mencapai Swasembada, dikarenakan mampu memenuhi kebutuhan pangan pokok domestik lebih dari 90%.


“Jika ditanya barangnya ada di mana, ya ada di masyarakat seperti petani, restoran – restoran dan juga ada di Bulog. Ditambah berada di beberapa industri pangan. Inilah yang menyebabkan kenapa Indonesia dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan sudah mencapai Swasembada pangan,” ungkap Joko Widodo, Minggu (14/08/2022) di Istana Kepresidenan Jakarta.


Tidak lupa juga, Joko Widodo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak dan masyarakat yang telah membantu produksi pangan khususnya beras. Di tengah ancaman krisis pangan tingkat global, Pemerintah Indonesia terus berkomitmen meningkatkan produksi Nasional dan menjamin ketercukupan pangan di dalam Negeri.


“Terima kasih yang sebesar – besarnya kepada petani atas kerja kerasnya. Tidak lupa juga untuk Bupati, Gubernur dan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) yang semuanya bekerja sama dengan riset – riset dari Universitas perguruan tinggi yang kita miliki,” sebut Joko Widodo.

Dirinya menjelaskan, salah satu infrastruktur yang selama ini dibangun Indonesia sejak Tahun 2015 adalah infrastruktur di bidang pertanian. Tercatat ada bendungan yang sudah diresmikan mencapai 29, dan Tahun ini akan selesai lagi 38 bendungan dengan target sampai Tahun 2024 lebih dari 61 bendungan.

“Kita juga membangun embung dan 4.500 jaringan irigasi yang dibangun selama 7 Tahun terakhir, selain itu juga kita terus memanfaatkan varietas unggul padi, intensifikasi dan ekstensifikasi. Kita berharap ke depan tidak hanya beras yang Swasembada, akan tetapi produksi tanaman lainnya seperti jagung juga harus Swasembada,” tuturnya.


Di sisi lain, verifikasi pangan di lakukan sangat hati – hati, tidak hanya tergantung pada beras saja, akan tetapi semua jenis bahan pangan yang lainnya.

“Kita sudah mulai kemarin di Waingapu Sorgum, kemudian di beberapa Provinsi yang mana jagung dulunya kita impor sebesar 3,5 Juta ton, kini menjadi 800 Ribu ton. Ini merupakan harapan yang sangat besar ke depannya, marilah kita sama – sama kita konsentrasi ke sana”. pungkasnya. (Ist).

Editor : Sai

PS BP Batam Rebut Piala Kemerdekaan

Batam, GK.comPiala Kemerdekaan yang digelar Polisi Daerah (Polda) Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2022 berhasil direbut Persatuan Sepak Bola Badan Pengusahaan Batam (PS BP Batam) dengan skor 2-1 atas PS Polri Natuna.


Dalam laga final tersebut, turut di saksikan Manajer PS BP Batam Aris Muajib dan para suporter dari kedua tim. Pertandingan yang cukup sengit itu pun berhasil membawa tim binaan Kepala BP Batam Muhammad Rudi keluar sebagai pemenang.


Ketegangan menjadi memuncak, di saat kedua suporter beradu yel – yel guna memberikan dukungan dan semangat kepada masing-masing tim yang sedang bertanding. Meskipun pertandingan sempat berlangsung dramatis.


Usai pertandingan berlangsung, Aris Muajib menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para pemain pada hari ini.


“Tim PS BP Batam bermain sangat baik dan sportif. Mudah-mudahan ke depann BP Batam bisa lanjut ke level Nasional,” ungkap Aris Muajib, Sabtu (13/08/2022) di Lapangan Sepak Bola Polda Kepri.


Di lokasi yang sama, pelatih PS BP Batam Suhendra Djamal menjelaskan di pertandingan final ini, pemain sudah melakukan yang terbaik sesuai dengan teknik. Tentunya kita semua berharap para pemain bisa terus semangat dalam menghadapi pertandingan – pertandingan selanjutnya.


“Saya bersama tim PS BP Batam akan terus berupaya untuk memberikan penampilan yang terbaik di setiap pertandingan”. ujar Suhendra Djamal. (Ist).

Editor : Sai

Even Enjoy Karimun di Harapkan Dongkrak Pariwisata Kepri

Karimun, GK.com Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke- 77 Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mengadakan Event “Enjoy Karimun”.


Bertempat di panggung Putri Kemuning Coastal Area, Minggu (14/08/2022), ribuan masyarakat tampak antusias mengikuti jalannya Event yang disejalan dengan di launchingnya Car Free Day (CFD), serta beberapa kegiatan lainya seperti Senam sehat bersama, Jelajah Wisata Karimun, dan Festival Jajanan Nusantara.


Dalam sambutannya, Aunur Rafiq menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang ikut serta menyukseskan kegiatan ini.


“Selama Pandemi Covid-19 melanda, kita tidak dapat mengadakan Event seperti ini, Alhamdulillah di Tahun ini kita dapat meramaikannya dalam rangka kemerdekaan RI. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan Event Enjoy Karimun ini, semoga Event seperti ini dapat berkelanjutan setiap tahunnya,” ungkap Aunur Rafiq.


Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad sesaat sebelum melepas peserta CFD menyampaikan harapannya dengan adanya Event ini, semoga menjadi langkah menjadikan Kabupaten Karimun menjadi salah satu destinasi wisata terkemuka dan menjadi andalan Kepri.


“Dengan tema “Enjoy Karimun” mari kita bersama – sama merecovery ekonomi. Selama ini, Pariwisata Kepri menjadi salah satu andalan untuk meningkatkan perekonomian Daerah. Bisa dilihat saat pandemi Covid-19 selama 2 Tahun terakhir yang menjadi penyebab merosotnya kunjungan wisatawan ke Kepri, dan berdampak juga kepada penurunan ekonomi”. ujar Ansar Ahmad.


Turut hadir dalam Event tersebut, Wakil Bupati Karimun Anuar Hasyim, Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, Ketua DPRD Karimun Yusuf Sirat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karimun dan Pemprov Kepri. (Ist).

Editor : Sai

Produk Lokal Bintan Mampu Bersaing dengan Negara Tetangga

Bintan, GK.comOlahan ikan fillet beku dengan jenis ikan Kerapu dan ikan Kakap, hasil produksi masyarakat Bintan telah di berangkatkan menuju ke Kota Brisbane, Australia.


Keberangkatan olahan ikan seberat 9,5 ton yang di kemas dengan menggunakan kontainer itu, turut disaksikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bintan Roby Kurniawan. Yang mana, dirinya merasa bangga  dengan hasil produksi lokal masyarakat yang bisa tembus ke pasar Internasional.


“Kita berharap kegiatan ekspor olahan ikan ini kedepannya dapat berkelanjutan, dan semakin berkembang, apalagi olahan bisa langsung diterima Negara tujuan. Oleh karena itu, kita harapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan mungkin dapat berkembang dengan mengekspor ke berbagai Negara lainnya,” ungkap Roby Kurniawan, Sabtu (13/08/2022) pagi saat mengunjungi PT. Bintan Intan Gemilang.


Dikesempatan yang sama, Pemilik PT. Bintan Intan Gemilang Dina menjelaskan bahwa, Perusahaannya telah menjalankan bisnis ekspor sejak Tahun 2018, dengan rata – rata per bulan mencapai 2 kontainer dengan ukuran 20 feet.


“Sebanyak 9,5 ton olahan ikan ini merupakan hasil tangkapan nelayan tradisional Bintan yang dikerjakan langsung oleh tenaga lokal dari Kepri yang harus kita dukung. Dan yang tidak kalah menariknya produk kita mampu bersaing dengan Negara Vietnam dan Singapura, sehingga kita bisa ekspor langsung ke Negara tujuan Australia”. tutupnya. (Ist).

Editor : Sai