Tanjungpinang, GK.com — Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memperkuat upaya peningkatan gizi remaja putri melalui program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin. Program ini ditujukan bagi remaja putri usia 12 hingga 18 tahun, dan diharapkan menjadi langkah preventif dalam memutus mata rantai stunting serta menurunkan angka anemia di kalangan pelajar.
Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, program ini dijalankan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang Nomor B/444/442/5.2.02/2025 tertanggal 2 Juli 2025. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan dan kesehatan, termasuk Kepala Dinas, Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas di wilayah Tanjungpinang.
“Peningkatan konsumsi tablet tambah darah merupakan strategi nasional yang efektif untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Rustam di Tanjungpinang, Senin (7/7/2025).
Melalui edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta menyelenggarakan Aksi Bergizi setiap minggu. Kegiatan ini meliputi senam bersama, sarapan sehat, serta pemberian satu tablet tambah darah per minggu kepada setiap remaja putri. Jadwal pelaksanaan disesuaikan dengan masing-masing sekolah, yakni setiap Kamis atau Jumat.
Untuk mendukung kelancaran program, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah juga menginstruksikan optimalisasi peran pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta kader kesehatan remaja. Selain itu, Sekolah diimbau mengintegrasikan edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah ke dalam mata pelajaran biologi, ilmu pengetahuan alam, pendidikan jasmani, dan kesehatan.
“Edukasi ini penting untuk membangun kesadaran remaja putri akan pentingnya menjaga kadar zat besi dalam tubuh, yang berpengaruh langsung terhadap konsentrasi belajar dan produktivitas masa depan mereka”. tutur Rustam.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung kebijakan nasional percepatan penurunan stunting dan perbaikan gizi remaja menuju Indonesia Emas 2045. (hdm)
Pemko Tanjungpinang Perkuat Gizi Melalui TTD Bagi Remaja Putri

Admin Dan Dua Anggota Grup Gay Lampung Diamankan

Bandarlampung, GK.com – Bandarlampung masih diselimuti kabut tipis, ketika tim Siber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melakukan penggerebekan senyap di tiga lokasi berbeda. Satu per satu, tiga orang yang diduga admin dan anggota aktif grup Facebook bertajuk Gay Lampung di bekuk dan digelandang ke Markas Polda. Mereka dituding menyebarkan konten bermuatan pornografi dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Menurut Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung Komisaris Besar Polisi Dery Agung Wijaya, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah atas aktivitas daring sejumlah akun di media sosial.
“Kami mendapat laporan tentang grup-grup seperti Gay Lampung dan Gay Bandarlampung yang diduga menyebarkan konten berunsur pornografi,” ujar Dery saat memberikan keterangan pers, Senin (7/7/2025) siang di Bandung.
Dari hasil patroli siber, tim menemukan sejumlah unggahan yang dianggap melanggar norma kesusilaan dan regulasi digital. Pihak kepolisian menyita gawai milik ketiga tersangka, serta mengamankan akses ke beberapa akun media sosial yang dikelola mereka.
“Grup tersebut memiliki sekitar 16.000 anggota. Tapi kami belum bisa pastikan siapa saja identitas para pengikutnya,” ucap Dery.
Ketiga orang yang ditangkap memiliki peran yang berbeda: satu bertindak sebagai administrator grup, dua lainnya disebut kerap menyebarkan konten yang diduga bermuatan pornografi. Mereka kini dijerat dengan pasal-pasal dalam UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE serta UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
Namun, penangkapan ini segera memantik diskursus yang lebih luas. Sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia mengingatkan bahwa penegakan hukum berbasis pasal karet UU ITE sering kali menyasar kelompok rentan, termasuk komunitas LGBTQ.
“Polda boleh saja bicara soal pornografi, tapi apakah benar hanya itu yang jadi motif penindakan?” ujar Damar Juniarto, Direktur Eksekutif SAFEnet (Southeast Asia Freedom of Expression Network), ketika dihubungi.
Menurut Damar, Negara semestinya menjamin hak warga untuk berekspresi dan berkumpul di ruang digital, sepanjang tidak melanggar hukum secara objektif dan adil.
“Masalahnya, sering kali pemidanaan seperti ini dipengaruhi sentimen moralitas,” katanya.
Laporan SAFEnet 2024 mencatat, dari 168 kasus pelanggaran kebebasan berekspresi di dunia maya, 24 di antaranya melibatkan orientasi seksual atau ekspresi gender non-normatif. Dalam sejumlah kasus, aparat kerap menggunakan pendekatan penggerebekan dan penangkapan terlebih dahulu sebelum menyampaikan edukasi atau pemberitahuan hukum yang memadai.
Sosiolog Universitas Lampung, Yusdianto, juga menilai bahwa pendekatan represif terhadap komunitas daring bisa menjadi bumerang.
“Alih-alih menyelesaikan masalah, tindakan seperti ini berisiko memperkuat stigma dan mendorong kelompok-kelompok tersebut untuk lebih tertutup dan susah dijangkau dalam dialog sosial”. ungkap Yusdianto.
Polda Lampung belum merilis hasil penyidikan lebih lanjut, termasuk klasifikasi konten yang dianggap pornografi dalam grup tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan apakah materi yang dipersoalkan merupakan konten eksplisit atau hanya obrolan antara anggota.
Di tengah seruan keterbukaan informasi dan perlindungan privasi digital, langkah aparat ini menjadi pengingat bahwa ruang daring tak lepas dari pengawasan dan penegakan hukum. Namun, sebagaimana diingatkan para pegiat sipil, keadilan digital juga menuntut kesetaraan perlakuan hukum dan penghormatan atas hak asasi setiap warga apa pun orientasi seksual mereka. (hdm)
Pemprov Kepri Siapkan Beasiswa Dokter Spesialis

Kepri, GK.com — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mematangkan program beasiswa untuk pendidikan dokter spesialis dan subspesialis guna menjawab kekurangan tenaga medis di berbagai rumah sakit daerah. Skema pembiayaan ini dirancang bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se- Kepri dengan target utama merekrut putra-putri daerah.
Rapat koordinasi untuk menindaklanjuti program yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Dalam pertemuan tersebut, Ansar menegaskan bahwa layanan kesehatan yang semakin kompleks menuntut ketersediaan dokter spesialis yang merata di seluruh wilayah Kepri.
“Para menteri di tingkat pusat mendukung penuh inisiatif ini, dan menyatakan kesediaan membantu dari sisi anggaran,” ujar Ansar.
Ia menyebut sudah melakukan pendekatan langsung kepada Kementerian terkait guna mempercepat realisasi program.
76 Dokter Spesialis Dibutuhkan
Ansar memaparkan, terdapat kebutuhan minimal 76 dokter spesialis dan subspesialis di Kepri. Dari jumlah itu, Pemprov Kepri akan membiayai pendidikan bagi 51 orang, sementara sisanya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.
Rapat sebelumnya telah menyepakati bahwa setiap Kabupaten/Kota membutuhkan minimal empat dokter spesialis dasar, dan tiga dokter spesialis penunjang. Dengan komposisi itu diharapkan seluruh layanan kesehatan primer dan lanjutan di Kepri dapat berjalan optimal.
“Khusus Tanjungpinang dan Batam menjadi prioritas utama karena merupakan pusat rujukan layanan kesehatan di Provinsi ini,” ucap Ansar.
Ia juga menekankan agar beasiswa ini diprioritaskan bagi anak-anak Kepri, dengan harapan mereka kembali mengabdi di daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan.
Komitmen 20 Tahun Mengabdi
Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri menjelaskan bahwa program beasiswa PPDS ini merupakan jawaban atas kesenjangan tenaga dokter spesialis yang masih terjadi di sejumlah rumah sakit, seperti di Lingga, Natuna, Anambas, dan Karimun. Termasuk juga kebutuhan mendesak di RSUD Raja Ahmad Tabib dan RSJKO Engku Haji Daud.
Skema program akan dilakukan dengan pola pembiayaan bersama atau sharing budget antara Pemprov dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Peserta yang diutamakan ialah tenaga kesehatan yang telah bekerja di fasilitas kesehatan milik Pemerintah, serta lulusan kedokteran yang baru menyelesaikan pendidikan (fresh graduate).
“Para peserta wajib menandatangani kontrak kerja dan akta notaris, dengan komitmen mengabdi minimal 20 tahun. Jika tidak, akan dikenakan sanksi berupa denda 20 kali lipat dari total dana beasiswa, serta penonaktifan STR”. terang Bisri.
Beberapa rumah sakit yang masuk prioritas dalam pemetaan kebutuhan dokter spesialis antara lain RSUD Raja Ahmad Tabib, RSUD Embung Fatimah Batam, RSUD Tanjungpinang, RSUD Karimun, RSUD Natuna, RSUD Dabo Singkep, hingga RSUD di Tarempa, Palmatak, dan Jemaja.
Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp 200 juta per orang per tahun untuk spesialis dasar, dan Rp 220 juta per orang per tahun bagi subspesialis. Program ini diharapkan mulai berjalan dalam waktu dekat seiring komitmen daerah dan dukungan dari pemerintah pusat. (hdm)
Banjir Jakarta Meluas ke 53 RT, Ketinggian Air Capai 270 Sentimeter
Jakarta, GK.com — Banjir di wilayah DKI Jakarta kembali meluas setelah hujan deras mengguyur sebagian besar kawasan Ibu Kota sejak Minggu (6/7/2025) sore. Hingga pukul 18.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 53 Rukun Tetangga (RT) masih terendam banjir, tersebar di tiga kota administrasi, yakni Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
“Jumlah RT terdampak bertambah menjadi 53, terutama akibat curah hujan tinggi dan banjir kiriman dari wilayah hulu seperti Bogor”. ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Minggu malam.
Ia menjelaskan, Jakarta Timur mencatat jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 30 RT, disusul Jakarta Selatan 19 RT, dan Jakarta Barat 4 RT. Penambahan terbaru terjadi di wilayah Jakarta Barat, di mana empat RT terendam banjir setelah diguyur hujan pada Minggu sore.
Ketinggian air bervariasi, yaitu antara 30 sentimeter hingga 270 sentimeter. Di Jakarta Timur, banjir terparah terjadi di Kelurahan Cawang dengan ketinggian air mencapai 270 sentimeter di tujuh RT, dan di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian antara 180–210 sentimeter di 14 RT.
Adapun di Jakarta Selatan, genangan terparah berada di Kelurahan Rawa Jati (7 RT) dengan tinggi air mencapai 120 sentimeter. Sedangkan di Jakarta Barat, banjir setinggi 100 sentimeter dilaporkan di dua RT di Kelurahan Sukabumi Selatan.
Selain permukiman, genangan air juga merendam empat ruas jalan di Jakarta Barat. Genangan berkisar 10–18 sentimeter di antaranya terjadi di Jalan Perumahan Green Garden, Jalan Adi Karya, Jalan Raya Kembangan, dan Gang H Musanif.
Sementara itu, lima RT di tiga kelurahan telah dilaporkan surut. Namun, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Berikut rincian wilayah terdampak:
Jakarta Barat (4 RT)
Duri Kosambi: 1 RT, tinggi air 30 cm
Sukabumi Utara: 1 RT, 50 cm
Sukabumi Selatan: 2 RT, hingga 100 cm
Jakarta Selatan (19 RT)
Tanjung Barat: 1 RT, 40 cm
Pengadegan: 2 RT, 110 cm
Rawa Jati: 7 RT, 50–120 cm
Pejaten Timur: 4 RT, 60–100 cm
Kebon Baru: 1 RT, 60 cm
Manggarai: 4 RT, 55–80 cm
Jakarta Timur (30 RT)
Bidara Cina: 14 RT, 180–210 cm
Kampung Melayu: 4 RT, 155 cm
Balekambang: 3 RT, 50 cm
Cawang: 7 RT, hingga 270 cm
Cililitan: 2 RT, 190 cm
BPBD bekerja sama dengan dinas terkait terus melakukan pemantauan serta menyiagakan pompa dan perahu karet di titik-titik rawan untuk penanganan darurat. (hdm)
Real Madrid Menang atas Dortmund, Tantang PSG di Semifinal

New Jersey, GK.com – Real Madrid melangkah ke babak semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 setelah menaklukkan Borussia Dortmund dengan skor tipis 3-2 dalam laga penuh ketegangan di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (6/7/2025) dini hari WIB. Laga ini menjadi salah satu penampilan paling dramatis sepanjang turnamen dengan lima gol, satu kartu merah, dan penalti di menit-menit akhir.
Madrid membuka keunggulan cepat lewat aksi Gonzalo Garcia pada menit ke- 10 setelah menerima umpan matang dari Arda Guler. Sepuluh menit berselang, giliran Fran Garcia menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan assist Trent Alexander-Arnold.
Unggul dua gol di babak pertama, Madrid tetap agresif di paruh kedua. Kylian Mbappe hampir memperbesar keunggulan sebelum tembakannya digagalkan kiper Dortmund, Gregor Kobel. Dortmund sempat membalas pada menit ke- 90+3 lewat gol spektakuler Maximilian Beier dari luar kotak penalti.
Namun hanya semenit berselang, Mbappe memanfaatkan kelengahan lini belakang Dortmund untuk mencetak gol ketiga Madrid. Arda Guler kembali berperan sebagai penyedia assist.
Ketegangan belum usai. Pada menit ke- 90+7, bek muda Madrid, Dean Huijsen, diganjar kartu merah akibat pelanggaran di kotak terlarang. Dortmund mendapat hadiah penalti yang dikonversikan dengan tenang oleh Serhou Guirassy, mengubah skor menjadi 3-2.
Dortmund nyaris menyamakan kedudukan menjelang peluit akhir ketika tembakan Marcel Sabitzer mengarah ke gawang. Namun, Thibaut Courtois tampil sigap dan menggagalkan peluang tersebut.
Madrid tercatat melepaskan 15 tembakan dengan delapan di antaranya tepat sasaran. Meski Dortmund lebih unggul dalam penguasaan bola (52 persen), wakil Jerman itu gagal membendung efisiensi serangan Madrid.
Dengan hasil ini, Real Madrid akan menantang Paris Saint-Germain di semifinal yang juga akan digelar di Stadion MetLife, Kamis (10/7/2025) pukul 02.00 WIB. Laga nanti mempertemukan dua kekuatan besar Eropa, dan juga mempertemukan Mbappe dengan mantan klubnya. (hdm/jor)
15 Agenda Pariwisata Digelar, Kepri Kejar Target 1,7 Juta Wisman

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan menyampaikan, hingga akhir Mei 2025, jumlah kunjungan Wisman baru mencapai 711.000 orang. Kekurangan lebih dari 900.000 kunjungan itu akan dikejar dengan menggelar beragam kegiatan di sejumlah Kabupaten dan Kota, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, pelaku industri, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Kami optimistis sinergi seluruh pemangku kepentingan dapat mendongkrak angka kunjungan Wisman. Rangkaian event yang sudah disusun akan menjadi pengungkit pariwisata Kepri,” ujar Hasan, Sabtu (5/7/2025), di Tanjungpinang.
Salah satu agenda terdekat ialah Kepri Creative Explore di Kota Batam pada 14–16 Juli 2025. Kegiatan ini berupa perburuan foto destinasi wisata yang melibatkan 70 fotografer dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Menurut Hasan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pariwisata dengan komunitas fotografi. Hasil foto diharapkan menjadi medium promosi yang kuat untuk memperkenalkan pesona Batam dan Kepri ke dunia internasional.
Sebelumnya, pada 13 Juli, Kota Batam juga akan menjadi tuan rumah Batam Marathon 10K, disusul pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dalam memasak ikan bedas terbanyak, yang ditargetkan melibatkan 3.000 peserta.
Kabupaten Bintan dijadwalkan menggelar sejumlah event olahraga unggulan, antara lain Bintan Trekking 2025 (23–24 Agustus), Bintan Triathlon (4–5 Oktober), dan Mandiri Bintan Marathon (8–9 November), dengan target partisipasi 5.000 pelari dari dalam dan luar negeri.
Adapun Kota Tanjungpinang akan menjadi lokasi ajang Dekrafest Kepri (27 Juli), Dragon Boat Race, Kopi Merdeka Fest, Kuliner Merdeka, Kepri Marine Fishing, dan Kepri Go International Marathon. Jadwal beberapa kegiatan tersebut masih dalam proses finalisasi.
Salah satu event unggulan lainnya adalah Internasional Pesona Budaya Bahari Kepri yang digelar selama dua pekan, 18–31 Oktober 2025 di Tanjungpinang. Disusul Sail To Indonesia (Juli–Oktober) dan Geopark Natuna Marathon yang masih menunggu kepastian jadwal pelaksanaan.
“Melalui beragam kegiatan ini, kami berharap wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga tinggal lebih lama, karena Kepri menawarkan pengalaman lengkap—dari budaya, kuliner, hingga keindahan bahari,” harap Hasan.
Sementara itu, kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) hingga pertengahan 2025 telah mencapai 1,7 juta dari target 3,5 juta pengunjung sepanjang tahun. Dengan capaian ini, separuh target telah terlampaui.
“Butuh kerja keras dan strategi bersama untuk memastikan semua event ini memberikan dampak maksimal, baik secara ekonomi maupun promosi destinasi”. ungkap Hasan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi lintas sektor yang sudah terbangun bisa memperkuat posisi Kepri sebagai salah satu tujuan utama pariwisata di Indonesia bagian barat. (hdm)


