Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 126

Mau Bikin SIM C 2025? Ini Rincian Biaya, Jenis, Dan Syarat Lengkapnya

Ilustrasi Kartu SIM (GK.com)

Jakarta. GK.com – Bagi pengendara sepeda motor, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C menjadi syarat wajib untuk dapat berkendara secara sah di jalan raya. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menetapkan sejumlah ketentuan tarif dan persyaratan dalam pembuatan SIM C yang berlaku secara nasional.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020, pembuatan dan perpanjangan SIM termasuk dalam kategori penerimaan negara bukan pajak (PNBP). SIM C sendiri kini terbagi menjadi tiga golongan berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.

Berikut rincian biaya dan syarat pembuatan SIM C pada tahun 2025:

Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM C

– Pembuatan baru SIM C (semua golongan): Rp 100.000

– Perpanjangan SIM C (semua golongan): Rp 75.000

Catatan: Biaya di atas belum termasuk tes kesehatan jasmani dan tes psikologi, karena besaran tarifnya bergantung pada kebijakan masing-masing klinik yang ditunjuk.

Kategori SIM C Berdasarkan Kapasitas Mesin

– SIM C: untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin hingga 250 cc

– SIM CI: untuk sepeda motor berkapasitas mesin lebih dari 250 cc hingga 500 cc, termasuk motor listrik

– SIM CII: untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 500 cc atau kendaraan listrik sejenis

Syarat Pengajuan SIM C

Untuk mengajukan pembuatan SIM C, pemohon harus memenuhi sejumlah persyaratan sebagai berikut:

– Berusia minimal 17 tahun

– Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)

– Menyertakan surat keterangan sehat jasmani dan tes psikologi

– Mengisi formulir permohonan, baik secara langsung maupun daring melalui situs resmi Polri

– Mengikuti dan lulus ujian teori serta praktik mengemudi

– Untuk SIM CI, pemohon harus sudah memiliki SIM C minimal 1 tahun

– Untuk SIM CII, pemohon harus sudah memiliki SIM CI minimal 1 tahun

Dengan rincian tarif dan persyaratan yang telah ditetapkan, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan dokumen dan mengikuti prosedur resmi demi kelancaran proses pembuatan atau perpanjangan SIM. Polri juga mendorong pemohon untuk memanfaatkan layanan pendaftaran daring guna mempercepat proses administrasi dan meminimalkan antrean. (dhm)

Dari Red Sparks ke Manisa BBSK, Megawati Siap Taklukkan Liga Voli Turki

Megawati Hangestri Pertiwi saat bermain untuk klub Red Sparks, Korea Selatan. (Instagram)

Jakarta, GK.com — Karier Megawati Hangestri Pertiwi menapaki lintasan baru. Setelah dua musim mencuri perhatian di Korea Selatan, pebola voli putri andalan Indonesia itu resmi bergabung dengan klub Turki, Manisa BBSK, yang akan berlaga di Kadinlar 1. Ligi, kasta kedua Liga Voli Turki musim 2025–2026.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Manisa BBSK melalui akun resmi Instagram mereka, Sabtu (5/7/2025) dini hari.

“Selamat datang Megawati Hangestri Pertiwi,” tulis klub yang bermarkas di Provinsi Manisa tersebut, menyambut hangat kehadiran pemain berjuluk Megatron itu.

Megawati akan memperkuat Manisa BBSK yang baru promosi dari Kadınlar 2. Ligi setelah finis di peringkat keempat musim lalu. Klub ini tengah mempersiapkan diri untuk bersaing demi tiket menuju Sultanlar Ligi, liga voli kasta tertinggi dan salah satu yang paling kompetitif di dunia.

Turki bukan sekadar panggung baru bagi Megawati. Negeri itu adalah episentrum liga bola voli dunia yang menjadi magnet pemain top internasional. Kompetisi yang ketat, infrastruktur memadai, serta reputasi klub-klub besar seperti Eczacıbaşı Dynavit dan VakifBank membuat kehadiran pemain asing menjadi tantangan sekaligus peluang besar.

Dari Korea ke Turki

Nama Megawati mulai bersinar saat memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan, V-League. Dua musim membela Red Sparks (2023–2025), ia tak hanya jadi andalan serangan, tapi juga magnet penonton. Pada musim 2024–2025, ia sukses membawa timnya meraih posisi runner-up, meningkat dari posisi ketiga pada musim sebelumnya.

Pencapaian itu membuat namanya makin dikenal, tak hanya di Asia, tapi juga oleh pencari bakat klub-klub Eropa.

Babak Baru Hidup

Langkah Megawati ke Turki tidak hanya soal karier. Sehari sebelum pengumuman resmi perekrutannya, Megawati melangsungkan pernikahan dengan Dio Novandra Wibawa, atlet selam nomor fin swimming nasional. Mereka menikah di kampung halaman Megawati di Jember, Jawa Timur, Kamis (4/7/2025).

Pernikahan itu menjadi tonggak baru dalam hidupnya. Namun, Megawati tak berlama-lama dalam suasana bulan madu. Ia tetap melanjutkan komitmennya sebagai atlet profesional dengan menandatangani kontrak bersama Manisa BBSK.

Klub ini pun menaruh harapan besar padanya. Dengan pengalaman internasional dan kekuatan serangan yang sudah teruji, Megawati diharapkan bisa menjadi tulang punggung tim dalam menapaki tantangan liga kasta kedua Turki dan membuka peluang menuju kasta tertinggi.

Megawati Hangestri Pertiwi, dari Jember hingga Turki, menapaki langkah-langkah besar yang tak hanya membentuk karier, tapi juga membentuk sejarah baru bagi atlet voli putri Indonesia. (hdm/jor)

Chelsea Tumbangkan Palmeiras, Tantang Fluminense di Semifinal

Cole Palmer dan Enzo Fernandez merayakan gol pertama Chelsea dalam laga perempat final Piala Dunia Antarklub melawan Palmeiras di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania, AS. (Reuters)

Jakarta, GK.com — Chelsea memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menundukkan wakil Brasil, Palmeiras dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (5/7/2025) WIB.

Gol pembuka dari Cole Palmer di babak pertama sempat disamakan oleh Palmeiras lewat aksi Estevao. Namun, gol bunuh diri Agustin Giay menjelang akhir laga menjadi penentu kemenangan bagi The Blues. Hasil ini menempatkan Chelsea sebagai wakil kedua yang melaju ke semifinal, menyusul Fluminense yang lebih dulu memastikan tempat setelah menekuk Al Ahly 2-1.

Chelsea tampil menekan sejak awal pertandingan. Dominasi mereka berbuah hasil pada menit ke- 16 saat Palmer mencetak gol setelah menerima umpan dari Trevoh Chalobah. Tembakan mendatar Palmer gagal diantisipasi kiper Palmeiras, Weverton.

Tekanan terus dilancarkan anak asuh Mauricio Pochettino sepanjang babak pertama. Namun, hingga jeda, skor tetap 1-0 meski Chelsea unggul dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.

Memasuki babak kedua, Palmeiras yang dilatih Abel Ferreira langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke- 53. Pemain muda Estevao mengejutkan kiper Chelsea, Robert Sanchez, lewat tendangan dari sudut sempit yang menyamakan skor menjadi 1-1.

Laga pun berlangsung terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Namun, Chelsea kembali unggul pada menit ke- 82. Sebuah tembakan dari luar kotak penalti oleh Malo Gusto mengenai kaki Agustin Giay dan berbelok arah ke gawang sendiri. Weverton yang sudah bergerak ke sisi lain tak mampu mengantisipasi perubahan arah bola.

Palmeiras mencoba menyamakan kedudukan di sisa waktu, namun lini belakang Chelsea tampil solid hingga laga usai.

Chelsea selanjutnya akan menghadapi Fluminense di babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (9/7/2025) waktu setempat. Ini menjadi pertemuan pertama kedua tim dalam ajang Piala Dunia Antarklub. (hdm)

Gelar Datuk Seri Setia Amanah, Gubernur Riau Diteguhkan untuk Menuntun Negeri

Gubernur Riau Abdul Wahid mendapatkan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah yang ditabalkan LAM Riau. (LAM Riau)

Pekanbaru, GK.com — Gubernur Riau Abdul Wahid resmi menyandang gelar adat Datuk Seri Setia Amanah setelah ditabalkan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dalam upacara adat yang berlangsung pada Sabtu (5/7/2025). Gelar tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kepercayaan dan harapan masyarakat adat terhadap kepemimpinan Wahid di Provinsi Riau.

Dalam sambutannya seusai penabalan, Abdul Wahid menyampaikan rasa syukur dan haru. Ia menegaskan bahwa gelar adat bukan sekadar simbol kehormatan pribadi, tetapi juga amanah besar untuk menjaga dan menuntun marwah negeri.

“Dengan hati yang tulus dan penuh haru, saya menerima gelar Datuk Seri Setia Amanah. Gelar ini mengandung makna mendalam: setia kepada janji, teguh memegang amanah, dan tidak berpaling dari marwah negeri,” ujar Wahid.

Ia menambahkan, gelar tersebut menjadi pengingat agar arah pembangunan Riau tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, sebagaimana pesan dalam tunjuk ajar Melayu. Menurutnya, kepemimpinan dalam tradisi Melayu bukanlah untuk diagungkan, melainkan untuk menuntun dan melindungi rakyat.

“Pemimpin tidak hadir untuk disanjung, tetapi untuk memberi teladan. Itulah jalan yang ingin saya tempuh: memimpin dengan keteladanan, bukan dengan kekuasaan”. harap Wahid.

Pemberian gelar adat oleh LAM Riau merupakan tradisi yang diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai mampu menjunjung tinggi nilai budaya Melayu, serta berkomitmen terhadap pembangunan yang berlandaskan adat dan norma masyarakat Riau. (hdm)

Tak Ada Gencatan Senjata dalam Perang BAB Sembarangan di Jakarta

Petugas Gabungan melakukan penertiban jamban liar di Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. (Pemkab Kepulauan Seribu)

Jakarta, GK.com – Dalam sengatan matahari Jakarta yang tak menentu, puluhan warga Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur berkumpul di balai warga, Kamis (3/7/2025). Di hadapan mereka, pemangku kepentingan lokal menuturkan pentingnya berhenti buang air besar sembarangan (BABS). Yang menarik, selain seruan moral, warga diajak memahami bagaimana limbah feses bisa diubah menjadi energi alternatif melalui teknologi biogas.

“Kami ingin ubah cara pandang. Masalah sanitasi bukan semata persoalan toilet, tapi bagian dari peradaban,” ucap Eka Darmawan, Sekretaris Kota Jakarta Timur.

Program ini tak berdiri sendiri. Selain menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur, Baznas Bazis Jakarta Timur, dan PT Swen Inovasi Transfer, Pemkot Jaktim juga membentuk ekosistem kolaboratif dengan tokoh agama, akademisi, hingga komunitas warga. Semua untuk satu tujuan: menjadikan Jakarta Timur wilayah bebas buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) ODF 100 persen.

Sanitasi dan Teknologi

Program edukasi di Ciracas merupakan kelanjutan dari komitmen Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, yang sejak Mei lalu menggencarkan deklarasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Dalam deklarasi di Kelurahan Ciracas, ia meminta seluruh ketua RW, Lurah, dan Camat untuk mengawal praktik sanitasi sehat.

“Kesepakatan bersama ini perlu di jaga, agar tak berhenti pada seremoni,” tegas Munjirin.

Butuh waktu 1,5 tahun untuk membangun kesadaran warga agar tidak lagi BABS. Langkah berikutnya adalah penyediaan fasilitas. Di Ciracas, Pemkot memanfaatkan tangki septik komunal berbasis biogas. Limbah kotoran manusia diolah, menghasilkan gas metana yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Jakarta Timur tak sendiri. Perang melawan buang air besar sembarangan bergulir serentak di sudut-sudut Jakarta, membenturkan persoalan klasik sanitasi dengan inovasi baru: biogas, edukasi publik, dan deklarasi komunitas.

Di Jagakarsa, sejak awal 2024, Sudin Kesehatan Jakarta Selatan mencatat lebih dari 70 persen RW sudah mendeklarasikan ODF. Di Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat, kampanye serupa dilakukan melalui lomba lingkungan bersih dan pelatihan pengelolaan septik tank mandiri.

Pola pendekatannya tak seragam. Jakarta Selatan menekankan edukasi berbasis sekolah dan rumah ibadah, sementara Jakarta Barat fokus pada sanksi administratif dan partisipasi warga dalam pembangunan tangki septik komunal.

“Sosialisasi tanpa intervensi infrastruktur hanya akan melahirkan wacana,” kata Nur Kholis, pengamat kebijakan lingkungan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Mimpi Jakarta Kota Sehat

Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, per Maret 2025, baru 68 persen wilayah di Jakarta yang telah menyandang status ODF. Target Pemprov DKI adalah 100 persen pada akhir 2026.

Tidak boleh ada gencatan senjata dalam perang BABS. Pekerjaan rumah bisa bertambah jika lengah. Di beberapa titik padat penduduk seperti Cengkareng dan Jatinegara, praktik BABS masih berlangsung, terutama di bantaran sungai dan permukiman informal. Namun, dengan pendekatan berbasis komunitas dan pemanfaatan teknologi tepat guna, optimisme itu tumbuh.

“Sanitasi adalah hak dasar. Dan hak itu, mestinya tidak lagi menjadi kemewahan bagi warga kota”. tutup Eka Darmawan. (hdm)

Menteri UMKM Datangi KPK, ini Alasannya

Menteri UMKM Datangi KPK. (Dok. Antara)

Jakarta, GK.com — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/7/2025). Ia hadir di sana dengan satu tujuan, menjaga nama baik sang istri yang belakangan terseret dalam polemik surat berkop Kementerian UMKM.

Langkah Maman ke lembaga antirasuah itu menjadi bentuk ikhtiar pribadi untuk menjernihkan persoalan yang sempat viral di media sosial.

“Saya hadir di sini sebagai bentuk pembelaan kehormatan kepada istri saya yang sudah direndahkan dan dilecehkan, bahkan difitnah,” ungkap Maman kepada wartawan usai bertemu Deputi Informasi dan Data KPK Eko Marjono.

Surat yang dimaksud merupakan permohonan dukungan kepada sejumlah perwakilan RI di Eropa, yang ditujukan untuk kegiatan Agustina Hastarini istri Maman, selama berada di benua tersebut pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Surat ini menuai kecaman dari publik, sebab Agustina bukan pejabat negara.

Maman membantah keras telah memberi perintah ataupun arahan untuk penerbitan surat tersebut.

“Tidak pernah ada perintah dari saya. Tidak pernah ada disposisi dari saya. Tidak pernah ada apa pun arahan dari saya,” tegasnya.

Ia juga mengklarifikasi, keberangkatan istrinya ke Eropa semata untuk mendampingi anak mereka, siswa kelas 1 SMP yang mengikuti misi budaya dari Sekolah Labschool.

“Program ini rutin. Saya tegaskan, satu rupiah pun tidak ada uang dari negara yang digunakan,” tutur Maman.

Polemik yang berkembang luas di publik dianggap Maman sebagai bagian dari dinamika kontrol sosial terhadap pejabat publik. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan kritikan yang dialamatkan kepadanya.

“Saya sangat memahami ada pihak-pihak yang marah dan menghujat saya. Itu wajar. Namun, daripada berpolemik, saya memilih datang ke KPK dan tunjukkan bukti,” ucapnya.

Maman datang ke Gedung Merah Putih pukul 15.05 WIB dengan mobil berpelat nomor RI 27. Ia membawa sejumlah dokumen untuk menjelaskan duduk perkara yang menyeret namanya. Sekitar satu jam kemudian, pukul 16.02 WIB, ia meninggalkan lokasi dengan kendaraan yang sama.

Di penghujung pernyataannya, Maman berharap polemik tidak terus digoreng.

“Saya mohon semuanya menyudahi polemik ini. Tolong jangan fitnah-fitnah kami lagi. Anak saya sedang bertanding, membawa nama Bangsa”. ucapnya. (hdm)