Jumat, Februari 13, 2026
BerandaKepulauan RiauPemko Tanjungpinang Perkuat Gizi Melalui TTD Bagi Remaja Putri

Pemko Tanjungpinang Perkuat Gizi Melalui TTD Bagi Remaja Putri

Tanjungpinang, GK.com — Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memperkuat upaya peningkatan gizi remaja putri melalui program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin. Program ini ditujukan bagi remaja putri usia 12 hingga 18 tahun, dan diharapkan menjadi langkah preventif dalam memutus mata rantai stunting serta menurunkan angka anemia di kalangan pelajar.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, program ini dijalankan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang Nomor B/444/442/5.2.02/2025 tertanggal 2 Juli 2025. Edaran tersebut ditujukan kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan dan kesehatan, termasuk Kepala Dinas, Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas di wilayah Tanjungpinang.

“Peningkatan konsumsi tablet tambah darah merupakan strategi nasional yang efektif untuk menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Rustam di Tanjungpinang, Senin (7/7/2025).

Melalui edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan diminta menyelenggarakan Aksi Bergizi setiap minggu. Kegiatan ini meliputi senam bersama, sarapan sehat, serta pemberian satu tablet tambah darah per minggu kepada setiap remaja putri. Jadwal pelaksanaan disesuaikan dengan masing-masing sekolah, yakni setiap Kamis atau Jumat.

Untuk mendukung kelancaran program, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah juga menginstruksikan optimalisasi peran pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta kader kesehatan remaja. Selain itu, Sekolah diimbau mengintegrasikan edukasi tentang pentingnya konsumsi tablet tambah darah ke dalam mata pelajaran biologi, ilmu pengetahuan alam, pendidikan jasmani, dan kesehatan.

“Edukasi ini penting untuk membangun kesadaran remaja putri akan pentingnya menjaga kadar zat besi dalam tubuh, yang berpengaruh langsung terhadap konsentrasi belajar dan produktivitas masa depan mereka”. tutur Rustam.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung kebijakan nasional percepatan penurunan stunting dan perbaikan gizi remaja menuju Indonesia Emas 2045. (hdm)

Berita Terkait

Berita Populer