Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 117

Investasi di Rempang Tak Dihentikan, Hanya Ditunda di Sembulang, ini Alasannya

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengunjungi Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Denpasar, Bali, Minggu (27/7/2025). (Kementerian Transmigrasi)

Jakarta, GK.com — Pemerintah menegaskan bahwa usulan penundaan investasi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau hanya berlaku untuk kawasan Sembulang. Penundaan dilakukan untuk menghormati hak-hak masyarakat yang hingga kini masih menolak pengembangan proyek di wilayah tersebut.

“Perlu kami tegaskan bahwa yang diusulkan untuk ditunda bukanlah seluruh rencana investasi di wilayah Rempang, melainkan hanya di area tertentu yang saat ini masih terdapat resistensi masyarakat, yaitu di kawasan Sembulang,” ujar Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara, Rabu (30/7/2025) di Jakarta.

Penundaan ini, menurut Iftitah merupakan langkah preventif, sekaligus responsif agar investasi dapat berjalan kondusif dan partisipatif. Ia menyatakan, proses pembangunan harus tetap menjaga ketenangan sosial dan menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi masyarakat lokal.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Transmigrasi, kata dia, terus berkoordinasi dengan BP Batam, Pemerintah Kota Batam, serta Kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk menyelesaikan konflik lahan yang masih berlangsung. Upaya itu sejalan dengan pengembangan kawasan investasi dan ekonomi khusus Batam–Rempang–Galang (Barelang).

Salah satu solusi yang tengah diupayakan adalah pelaksanaan transmigrasi lokal. Skema ini akan memindahkan masyarakat terdampak dari Sembulang ke wilayah Tanjung Banon, yang juga berada di Pulau Rempang. Iftitah memastikan bahwa program tersebut dijalankan secara sukarela, dan tanpa paksaan.

“Kami juga terbuka terhadap masukan dari tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, agar proses pembangunan ini berlangsung secara adil, inklusif, dan berkelanjutan”. tegasnya.

Iftitah optimistis, investasi di Pulau Rempang dan Pulau Galang dapat memberikan dampak ekonomi yang besar, termasuk penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (hdm)

Eks Staf Khusus Nadiem Diburu Kejagung

Eks Staf Khusus Nadiem, Jurist Tan. (Istimewa)

Jakarta, GK.com — Kejaksaan Agung sedang memproses penetapan Jurist Tan, mantan Staf Khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim sebagai buron dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat teknologi informasi pendidikan, termasuk Chromebook.

Jurist Tan merupakan satu dari empat tersangka dalam perkara korupsi program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019–2022. Ia mangkir dalam tiga kali pemanggilan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Sudah tiga kali dipanggil. Sekarang dalam proses untuk dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kami koordinasi terus dengan pihak-pihak terkait agar tidak salah langkah,” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Menurut Ketut, penyidik telah mengantongi sejumlah informasi mengenai kemungkinan lokasi Jurist Tan. Namun, pendalaman lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan akurasi data sebelum pengambilan tindakan hukum lebih lanjut.

Selain Jurist Tan, tiga tersangka lainnya yang lebih dahulu ditetapkan adalah Ibrahim Arief, mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek; Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar; serta Mulyatsyah, mantan Direktur Sekolah Menengah Pertama. Ketiganya diduga memiliki peran sentral dalam mengarahkan kebijakan pengadaan agar menguntungkan pihak tertentu.

“Petunjuk pelaksanaan yang mereka susun diduga sengaja diarahkan agar hanya produk tertentu yang lolos, yaitu perangkat dengan sistem operasi Chrome OS”. ungkap mantan Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar.

Kejaksaan menduga praktik pengadaan yang tidak terbuka dan menyimpang dari prinsip persaingan sehat itu telah merugikan Negara hingga Rp 1,9 triliun.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Jurist Tan mengenai keberadaannya. Kejaksaan Agung menegaskan akan menggunakan segala instrumen hukum yang tersedia untuk menghadirkannya ke hadapan penyidik. (hdm)

Rekening Tidak Aktif Diblokir Sementara, Dana Masyarakat Tetap Aman

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan. (Humas Kemenko Polkam RI)

Jakarta, GK.com — Pemerintah memastikan tidak akan ada dana masyarakat yang hilang, meski rekening mereka diblokir sementara oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena tidak aktif. Pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari upaya melindungi sistem keuangan nasional dari penyalahgunaan, terutama dalam tindak kejahatan seperti judi daring dan pencucian uang.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan menegaskan, pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat atas pemblokiran tersebut. Ia memastikan Kemenko Polhukam akan berkoordinasi dengan PPATK dan para pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan dana milik masyarakat di perbankan.

“Kami menjaga dan melindungi dana masyarakat di rekening, meskipun rekening itu terblokir sementara,” ujar Budi dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

PPATK mencatat sebanyak 28.000 rekening dormant—yakni rekening yang tidak aktif selama tiga bulan berturut-turut—telah dihentikan sementara operasionalnya sepanjang tahun 2024. Menurut Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, langkah ini ditempuh demi menjaga integritas sistem keuangan dan melindungi pemilik rekening dari potensi penyalahgunaan.

“Rekening pasif sangat rawan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal seperti judi online, penipuan, dan peredaran narkotika”. ungkapIvan.

Koordinasi OJK dan Bank
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mendukung langkah PPATK dengan meminta seluruh perbankan agar lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan dari rekening yang tidak aktif. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebutkan, pengawasan akan diperketat, terutama terhadap rekening yang dilaporkan oleh instansi penegak hukum atau Kementerian Komunikasi dan Digital.

Hingga Juni 2025, sebanyak 17.026 rekening telah diblokir berdasarkan data yang diterima dari Kominfo. OJK juga mewajibkan bank melakukan enhance due diligence serta verifikasi kesesuaian data dengan Nomor Induk Kependudukan untuk mencegah manipulasi identitas.

Kebijakan pemblokiran sementara ini tidak bersifat menyita atau mengambil dana. Nasabah tetap dapat mengajukan pembukaan kembali rekening dengan verifikasi identitas dan keterangan yang sah.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan tata kelola keuangan dan mencegah sistem perbankan dimanfaatkan untuk kepentingan kriminal. (hdm)

KPK Panggil Pemilik Agensi Iklan Terkait Korupsi Proyek Promosi Bank BJB

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (GK/Kristidya)

Jakarta, GK.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi dalam proyek pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) periode 2021–2023. Pada Rabu (30/7/2025), penyidik memanggil pemilik PT Maxima Integrasi Prima (MIP), HDK, untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap HDK selaku wiraswasta sekaligus pemilik PT Maxima Integrasi Prima”. kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Sehari sebelumnya, pada Selasa (29/7/2025), penyidik juga memanggil Sonny Permana, Group Head Humas Divisi Corporate Secretary Bank BJB Pusat periode 2016–2023, yang juga menjabat sebagai pimpinan Kantor Cabang Bank BJB Denpasar, Bali.

Pemeriksaan saksi-saksi ini merupakan bagian dari penyidikan kasus yang telah menetapkan lima tersangka sejak 13 Maret 2025. Mereka adalah Yuddy Renaldi (YR) Direktur Utama Bank BJB, Widi Hartoto (WH) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB, Ikin Asikin Dulmanan (IAD) pengendali agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Suhendrik (SUH), pengendali agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress, dan Sophan Jaya Kusuma (SJK), pengendali agensi Cipta Karya Sukses Bersama.

KPK menduga terdapat rekayasa dalam proses pengadaan jasa promosi dan periklanan oleh Bank BJB dengan melibatkan sejumlah agensi periklanan yang dikendalikan oleh para tersangka. Akibat praktik tersebut, Negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 222 miliar.

Penyidikan kasus ini masih terus berkembang. KPK membuka peluang untuk menjerat pihak-pihak lain apabila ditemukan bukti keterlibatan dalam proses pengadaan maupun pengaliran dana yang tidak sah. (hdm)

Finis sebagai Runner-up, Garuda Muda Tetap Diguyur Bonus Juara

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. (Foto GK.com/Kristidya)

Jakarta, GK.com – Meski hanya meraih posisi Runner-Up Kejuaraan ASEAN U-23 2025, tim nasional U-23 Indonesia tetap menuai apresiasi. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memberikan bonus kepada para pemain dan pelatih Garuda Muda sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka.

Baca juga 👇



Maruarar yang juga menjabat Ketua Steering Committee turnamen Piala Presiden 2025 menyatakan, masing-masing pemain akan menerima bonus Rp 100 juta, sementara pelatih akan mendapat Rp 300 juta. Dana tersebut bersumber dari kantong pribadinya.

“Seperti pesan Pak Presiden Prabowo, kita harus selalu memberikan semangat. Tadi saya bicara dengan anak saya, Yoshua, dan kami putuskan memberikan bonus ini sebagai bentuk dukungan. Mereka sudah berjuang,” jelas Maruarar usai laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Baca juga 👇



Indonesia kalah tipis 0-1 dari Vietnam dalam pertandingan final. Gol semata wayang dicetak Nguyen Cong Phuong pada menit ke- 37. Kekalahan ini menjadi kali kedua timnas U-23 gagal di partai puncak setelah sebelumnya juga kalah di final edisi 2023.

Menurut Maruarar, dukungan moral tetap penting meskipun hasil akhir belum berpihak.

“Kalah dan menang itu bagian dari hidup. Yang penting mereka tidak menyerah dan tetap bersatu. Saya yakin mereka akan bangkit,” ucapnya.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif langkah Maruarar. Ia menyebut Ara sebagai bagian dari keluarga besar sepak bola Indonesia.

“Kalau ada dermawan seperti Pak Ara yang mau turun tangan langsung, ya itu berkah. Terima kasih,” ujar Erick.

Ketika ditanya soal kemungkinan pemberian bonus dari PSSI, Erick mengisyaratkan hal itu akan dilakukan.

“Ada, pasti ada. Bentuk apresiasi itu penting, tapi besarnya nanti kami umumkan”. tegas Erick yang saat itu didampingi Menpora Dito Ariotedjo. (hdm)

Gagal Juara ASEAN, Garuda Muda Tetap Dipercayakan ke Vanenburg untuk Piala Asia

Pelatih Timnas Indonesia Gerald Vanenburg (GK.com/Kristidya)

Jakarta, GK.com — Pelatih asal Belanda, Gerald Vanenburg tetap dipercaya menangani tim nasional U-23 Indonesia pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan digelar di Sidoarjo, September mendatang. Keputusan ini diambil meskipun Garuda Muda gagal meraih gelar juara di kejuaraan ASEAN U-23 2025 usai dikalahkan Vietnam 0-1 pada laga final, Selasa (29/7/2025), di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan, Vanenburg masih menjadi pilihan utama federasi untuk mengawal skuad muda Indonesia menuju turnamen kontinental.

“Untuk kualifikasi AFC, Gerald tetap pelatihnya. Nanti untuk SEA Games 2025 akan dibahas bersama Badan Tim Nasional,” ujar Erick selepas laga final.

Tuan Rumah Grup J

Pada kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Sebanyak 11 juara grup dan empat runner-up terbaik berhak melaju ke putaran final di Arab Saudi, Januari 2026.

Indonesia menargetkan bisa kembali lolos ke putaran final, seperti pada edisi 2024 di Qatar, ketika Garuda Muda di bawah Shin Tae-yong berhasil mencapai semifinal dan menjadi finalis. Saat itu, Indonesia nyaris tampil di Olimpiade Paris 2024, tetapi gagal setelah takluk dari Guinea pada laga play-off di Prancis.

Rekam Jejak Vanenburg

Vanenburg menjalani lima pertandingan bersama timnas U-23 di kejuaraan ASEAN 2025. Ia mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Garuda Muda mencetak total 10 gol dan hanya kebobolan dua gol, yang terjadi di laga semifinal dan final.

Debutnya berlangsung gemilang, dengan kemenangan 8-0 atas Brunei Darussalam. Namun, lini serang dinilai belum tampil maksimal di partai puncak.

“Bagus, saya rasa bagus,” ucap Erick tentang kinerja Vanenburg.

“Tadi kita lihat lini serangnya belum maksimal. Beberapa kali mencoba menyerang dari kanan dan kiri, tapi kurang berhasil. Ini yang nanti akan dievaluasi untuk perbaikan”. tuturnya.

Vanenburg, yang pernah membawa Belanda juara Piala Eropa 1988 saat masih aktif sebagai pemain, kini diharapkan dapat mengembangkan potensi Garuda Muda lebih jauh menuju level Asia. Tantangan berikutnya, menembus putaran final dan menjaga peluang tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. (hdm)