Jakarta, GK.com – Pengadaan diperuntukkan untuk 30.299 peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mengikuti pendidikan dan pelatihan, Badan Gizi Nasional (BGN) ramai jadi perbincangan. Pasalnya, ditengah rakyat Indonesia lagi mengalami kesulitan ekonomi, pengadaan tersebut dinilai kurang bermanfaat peruntukannya, dan terkesan terjadi pemborosan.
Untuk diketahui, pengadaan semir dan sikat sepatu senilai Rp 1,5 miliar oleh BGN itu menjadi bagian dari kebutuhan pendidikan dan pelatihan program SPPI 2025.
Mirisnnya, dihadapan para awak Media, Jumat (17/4/2026), Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan jika program tersebut untuk menyiapkan peserta sebagai komponen pendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Anggaran pendidikan SPPI memang berasal dari BGN. Namun untuk proses pengadaan barang, termasuk semir dan sikat sepatu, dilakukan melalui skema swakelola tipe II dengan melibatkan Universitas Pertahanan. Pengadaan tersebut masuk dalam tujuh paket kelengkapan perorangan lapangan yang diberikan kepada peserta SPPI dengan total nilai pengadaan mencapai sekitar Rp 1,52 miliar, yaitu untuk semir sepatu sekitar Rp 1,25 miliar, dan sikat semir Rp 272 juta”. ungkap Dadan. (DK)
Editor: Milla

