Senin, Mei 20, 2024
spot_img

Pekerjaan Total Anggaran Rp 20,8 Miliar di Resmikan

Kepri, GK.com – Revitalisasi Masjid Raya Sultan Riau Penyengat dan Penataan Kawasan Pemukiman Pulau Penyengat Tahap I  pada Tahun 2022 dengan Total Anggaran Rp 20,8 miliar yang terdiri dari dana APBN Rp 15 Miliar dan APBD Kepri sebesar Rp. 5,8 Miliar, Senin (06/02/2023) diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di Pelataran Masjid Raya Sultan Riau Penyengat.

Pekerjaan yang menjadi salah satu program strategis Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tahun 2022 dan menjadi program berkesinambungan ini diresmikan dengan menggelar syukuran dan doa bersama.

Pada acara ini juga diisi dengan persembahan pemenang lomba sholawat antar OPD dalam rangka memperingati Milad BKMT yang telah di laksanakan sehari sebelumnya, Pameran Foto oleh Diskominfo Kepri, serta Pameran Kitab dan Mushaf Al-Qur’an Koleksi Kutubkhanah Marhum Ahmadi.

Pekerjaan Revitalisasi Masjid Raya Sultan Riau Penyengat bersumber dari APBD Kepri Tahun 2022 sebesar Rp. 5,8 miliar dengan rincian pekerjaan persiapan yaitu Kubah Masjid dan Rooftop menara Masjid, bangunan utama Masjid, tempat musafir (2 Gedung), Pondok istirahat, tangga, pagar keliling, tempat wudhu dan instalasi perpipaan, instalasi listrik interior Masjid, instalasi listrik pagar keliling, vegetasi, multimedia, dan finishing.

Sementara itu, dana APBN sebesar Rp 15 miliar dianggarkan untuk Penanganan Jalan dan Drainase yaitu dengan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan (pekerjaan jalan beton), serta pembangunan saluran drainase dilengkapi dengan saluran utilitas dan street furniture sebesar Rp. 5 Miliar dan Pembangunan SWRO (Sea Water Reverse Osmosis) sebesar Rp. 10 Miliar.

“Tahun 2023 ini kita telah berhasil mendapatkan tambahan anggaran dari APBN sebesar Rp. 43 Miliar yang dianggarkan untuk Rencana Penataan Dermaga Pulau Penyengat, Rencana Pelebaran Ruas Jalan dengan luas jalan nantinya mulai dari 3,3 hingga 6 meter, dan        Rencana penataan akses dari Pelabuhan Penyengat menuju Ruang Terbuka Publik yang dapat menggunakan bentor (becak motor) dalam waktu 10 menit,” terang Ansar.

“Sementara untuk rencana Revitalisasi Pulau Penyengat di tahun 2024 akan dilaksanakan dengan penataan ruang terbuka publik meliputi pola permukaan lantai, Taman pada sitting group, penambahan sculpture, air mancur, penambahan ornament Melayu, atap pelantar, gerbang masuk pelantar, lampu taman, dan penghijauan pada pot eksisting,” tambahnya.

“Mari kita doakan tokoh-tokoh pahlawan nasional kita, Raja Ali Haji, Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Raja Haji Fisabilillah. Karena berkat mereka lah, hari ini kita bisa bersama melanjutkan perjuangannya dalam membangun Kepri lebih baik”. Ungkap Ansar.

Sebagai informasi, Pulau Penyengat merupakan salah satu pusat peradaban Melayu baik di bidang Bahasa maupun Kebudayaan. (NDY).

Editor : Ron

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles