Tanjungpinang, GK.com – Setelah melalui beberapa tahapan Kurasi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sejak akhir tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Tanjungpinang berhasil meloloskan satu Event yakni “Festival Kuliner Nusantara” ke dalam Kharisma Event Nusantara untuk diselenggarakan di Tahun 2022.
Pembukaan Festival Kuliner Nusantara tersebut dihadiri koordinator Kemenparekraf wilayah 1 Republik Indonesia (RI) Tridiana, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, Kadispar Tanjungpinang Dr. Meitya Yulianty, serta Oragnisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kata sambutannya, Kadispar Tanjungpinang Dr. Meitya Yulianty menyampaikan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Kuliner.
“Untuk mengembangkan potensi serta keahlian dalam mengelola makanan dan minuman khususnya makanan dan minuman khas melayu, sekaligus memperkenalkan khas melayu ke publik secara luas, serta meningkatkan daya tarik Wisatawan yang berkunjung ke Tanjungpinang,” ucap Meitya Yulianty.
Lebih lanjut Meitya menjelaskan bahwa ada 20 Stand yang ikut serta dalam Festival Kuliner Nusantara ini.
“Keunikan dari Event ini adalah transaksi keuangan yang dilakukan selama perhelatan kegiatan ini berlangsung nantinya tidak menggunakan uang tunai, melainkan melalui alat transaksi uang keton/ketun yang berasal dari nilai tradisi budaya Melayu berupa kepingan berbentuk bulat,” tambah Meitya.
Sementara itu, Tridiana selaku Koordinator Kemenparekraf memaparkan proses perjuangan Disparbud Tanjungpinang sehingga bisa berhasil meloloskan satu Event.
“Dimana dalam usulan tahap awal berjumlah 319 Event dari seluruh Kabupaten/Kota se-Indonesia yang di kurasi oleh Kemenparekraf melalui Dinas Pariwisata Provinsi dengan mengusulkan 5 (lima) Event, dan akhirnya terpilih 2 Event untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau dalam Program Launching KEN (Kharisma Event Nusantara),” papar Tridiana.
“Walaupun memiliki catatan dari tim Kuraktor, saya berharap Event ini dapat berkembang dan berkelanjutan”. harap Tridiana.
Event ini sendiri akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu pada tanggal 26-27 Maret 2022 yang bertempat di pelataran Gedung Gonggong Kota Tanjungpinang mulai dari pagi s/d selesai. Dan akan di ramaikan dengan penampilan dari Pegiat Seni, Paguyuban serta melibatkan pelajar SMA/SSMK serta Mahasiswa yang ada di Kota Tanjungpinang. (IWD).
Editor : Milla

