Tanjungpinang, GK.com – Dibukanya pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk pelayaran Johor Malaysia pada tanggal 01 April 2022 mendatang, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang pusing.
Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin yang mengaku kepada awak Media ini saat dijumpai di Kantornya pada Senin (21/03/2022), pihaknya bersama Stakeholder terkait belum melakukan persiapan.
“Mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Tanjungpinang sampai saat ini belum ada menggelar rapat dalam membahas bagaimana mekanisme kedatangan untuk para penumpang yang berasal dari Malaysia,” ungkap Agus.
Saat itu, Agus juga sempat mengeluh serta mempertanyakan siapa nantinya yang akan bertanggung jawab apabila ada penumpang yang terkonfirmasi Covid-19 saat di lakukannya tes PCR.
“Apabila ada penumpang yang terkonfirmasi Covid-19, mau dibawa kemana ? Pengecekan PCR juga siapa yang mau mengadakan kita nggak tau ? Trus, siapa yang di balik layar, kita juga bingung ? Tentu disini perlu adanya koordinasi untuk menyambut kedatangan penumpang dari Negara lain,” ucap Agus.
“Saat ini ada dua PT pelayaran yang telah mendapatkan izin untuk mengangkut penumpang, yaitu PT. Pelayaran Nasional Cuaca Marina Servic Atama dan PT. Rembang Sejahtera Bahari. Tinggal menunggu hari lagi tanggal 01 April, kapan lagi mau priper”. keluh Agus. (IWD).
Editor : Ron

