Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang KTP Hingga KK Menjadi Syarat Antrian LPG 3 Kg di Sejumlah Pangkalan

KTP Hingga KK Menjadi Syarat Antrian LPG 3 Kg di Sejumlah Pangkalan

136
0
Antrian Gas LPG 3 kg

Tanjungpinang, GK.com – Belum usai masalah terkait antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat kekosongan BBM jenis Premium dan Pertalite di Kota Tanjungpinang, kini muncul permasalah baru yang menimbulkan antrian panjang untuk mendapatkan Gas LPG 3 kg.

Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang melalui Kepala Bidang Perdagangan, Desi Afriyanti saat dikonfirmasi oleh Awak Media ini mengungkapkan, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pihak Pertamina agar mereka dapat menjaga pasokan, baik itu BBM maupun LPG 3 kg.

Baca juga :

“Saat ini masih dalam proses pendistribusian terbuka, siapa saja bisa membeli Gas LPG 3 kg. Untuk itu, kita sudah sampaikan kepada pangkalan-pangkalan harus melayani Wilayah domisili setempat, karena belum ada ketentuan untuk menolak orang yang membeli, siapa yang datang dengan membawa KTP mereka pasti melayani,” ujarnya.

Disampaikan Desi, di sebagian Pangkalan sudah ada yang menerapkan saat membeli dengan menggunakan Kartu Keluarga untuk pembelian LPG 3 kg.

“Hal ini dilakukan agar mereka tahu pembeli berasal dari Wilayah mana, dan mereka tidak akan melayani yang di luar dari pada itu,” jelas Desi, Selasa (10/11) di Kantor Disperdagin Kota Tanjungpinang.

Desi mengungkapkan, penggunaan KK maupun KTP dilakukan karena ada kemungkinan disusupi pembeli yang mengantre merupakan pembeli ilegal untuk dijual kembali, bahkan ada masyarakat yang tergolong mampu membeli gas non subsidi.

“Untuk kedepannya, Pemerintah Kota Tanjungpinang akan mengatur dengan menggunakan kartu kendali bagi setiap konsumen pengguna, baik itu rumah tangga maupun itu usaha mikro, jadi tidak setiap orang bisa membeli,” jelasnya.

“Sekarang sudah kita sampaikan himbauan kepada rumah makan dan restoran untuk tidak menggunakan gas LPG 3 kg, melainkan dapat beralih ke non subsidi”. ungkap Desi.

Disampaikan Desi, kedepan akan diadakan sidak bersama aparat keamanan untuk memantau rumah makan dan restoran yang masih menggunakan Gas LPG 3 kg, yang mana saat itu akan disampaikan terkait edukasi dan pengambilan tabung gas. (DC).

Editor : Febri