Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Pulau Penyengat Disahkan Menjadi Kampung Pengawasan Anti Politik Uang

Pulau Penyengat Disahkan Menjadi Kampung Pengawasan Anti Politik Uang

89
0

Tanjungpinang, GK.com – Pulau Penyengat yang merupakan salah satu Pulau warisan budaya, kini resmi disahkan menjadi Kampung pengawasan anti politik uang oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang, pada Jum’at (23/10) di Balai Adat Pulau Penyengat.

Dalam pengesahan tersebut turut disaksikan oleh Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma S.IP, anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, dan Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhammad Zaini.

Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma S.IP dalam sambutannya mengatakan, “Alhamdulillah Pulau yang bersejarah ini kembali terpilih menjadi Kampung pengawasan anti politik uang, ini tentunya luar biasa untuk masyarakat agar memilih pemimpin yang bisa membangun Kepulauan Riau,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Zaini mengatakan bahwa Bawaslu Kota Tanjungpinang ingin mengajak masyarakat untuk ikut mengatasi dan menolak adanya politik uang.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Kota Tanjungpinang untuk mengatasi dan menolak adanya politik uang, karena kualitas Pilkada bersih merupakan Pilkada yang bebas dari pelanggaran,” jelas Zaini.

“Dulu hanya pemberi saja yang mendapat pidana dari politik uang, tetapi untuk sekarang, pemberi dan penerima akan sama-sama bisa terkena pidana, maka kami harap masyarakat tidak tergiur oleh yang namanya politik uang,” lanjutnya.

Sementara itu, anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja juga menjelaskan bahwa tujuan disahkannya Kampung pengawasan anti politik uang ini adalah untuk mencegah adanya politik uang.

“Jika masyarakat mendapati adanya politik uang yang terjadi, maka masyarakat bisa melapor ke Bawaslu Kota Tanjungpinang”. ujar Rahmat.
Dirinya berharap agar masyarakat bisa mencegah terjadinya politik uang dan tidak mengambil uang tersebut. (FR).

Editor : Febri