Beranda Hukrim Laporan Kekerasan Aksi Mahasiswa Diterima Polda Kepri

Laporan Kekerasan Aksi Mahasiswa Diterima Polda Kepri

16
0

Tanjungpinang, GK.com – Terkait laporan atas pemukulan yang di alami oleh seorang Mahasiswa pada aksi unjuk rasa untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Provinsi Kepri pada hari Kamis (8/10) lalu, yang berdasarkan keterangan Korban, Budi Prasetyo bahwasannya Ia dipukul dan diinjak pada saat aksi Demonstrasi tersebut berlangsung, hingga mengalami beberapa luka dan sempat mengalami muntah darah, Selasa (13/10) Ia bersama 4 rekan seperjuangan dan pengacaranya melaporkan kejadian tersebut ke Propam Polda Kepri demi menegakkan hukum yang berkeadilan, serta meminimalisir terjadinya kejadian yang serupa.

“Kita telah laporkan Terkait kasus yang saya alami di Kantor Polda Kepri, tepatnya di Propam Polda pada kasus penganiyaan pasal 351 KUHP J.O 52 KUHP,” jelasnya.

Baca juga :



Berdasarkan UUD 1945 Pasal 28 E ayat 3 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyatakan pendapat di muka umum, telah di atur bahwa setiap masyarakat berhak menyatakan pendapat, baik secara lisan maupun tulisan di hadapan khalayak umum. Maka dari itu, demi tegaknya hukum yang berkeadilan seperti tertuang dalam semboyan hukum, tegakkan keadilan walaupun Langit akan runtuh (Fiat Justitia ruat Caelum).

“Sesuai moto Propam Polda Kepri, ialah sebagai Garda Terdepan Penjaga Citra Polri dan sebagai Benteng Terakhir Pencari Keadilaan, makanya disitu kita laporkan, dan kita tetap yakin masih ada keadilan di muka bumi ini, dan yang melakukan kekerasan kepada saya segera diusut secara tuntas sebagaimana sesuai dengan peraturan yang berlaku di NKRI”. harap Budi Prasetyo.

Sementara itu, dikatakan Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Harry Goldenheart, “informasi tentang laporan tersebut sudah diterima dan akan dilakukan proses pendalaman”. pungkasnya melalui Whatsapp, Jumat (16/10) sekitar pukul 07.50 Wib. (Mis).

Editor : Febri