Beranda Hukrim 3 Remaja Terancam Hukuman 7 Tahun Gara-Gara Mencuri Handphone

3 Remaja Terancam Hukuman 7 Tahun Gara-Gara Mencuri Handphone

151
0

Karimun, GK.com – Tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) kini kembali terjadi, kali ini dilakukan oleh 3 orang tersangka, yang mana dua diantaranya, yakni AP (17) dan PK (17) masih di bawah umur, sedangkan yang lainnya adalah RA berusia 19 Tahun.

Curat tersebut, diungkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Karimun melalui Satreskrim Polres Karimun dalam Konferensi Pers terkait tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Senin (10/02) pukul 17.00 Wib, di Rupatama Polres Karimun.

Adapun kronologi kejadian Curat yang di alami korban, yang juga merupakan salah satu warga di Jalan Telaga Tujuh RT 004 RW 003 Kelurahan Sungai Lakam Barat itu terjadi pada saat korban sedang tidur di kamarnya pada Jumat (10/01) sekitar pukul 22.00 Wib.

Kemudian pada tanggal (11/01) sekitar pukul 04.30 Wib, setelah korban dibangunkan oleh temannya (pelapor), korban baru mengetahui handphone merk Vivo Y17 warna pinknya sudah hilang dicuri, dengan melihat kaca jendela kamarnya sudah pecah akibat dirusak oleh tersangka Curat.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Karimun, melalui Kaur Bib Ops (KBO) Satreskrim Iptu Rustam Efendi Silaban menjelaskan bahwa pada hari Sabtu (11/01) sekitar pukul 03.00 Wib, tersangka tindak pidana curat RA mengambil Handphonr korban dengan menggunakan kayu panjang melalui kaca jendela kamar.

“Selanjutnya, hari Minggu (12/01) sekitar pukul 16.00 Wib, di depan Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun, tersangka RA menjual handphone yang dicurinya itu kepada AP sebesar Rp 600.000,-” terang Rustam.

Ditambahkan Rustam, pada hari Sabtu (25/01) sekitar pukul 21.00 Wib, di Lapangan Pabrik Es Sungai Pasir, AP menukarkan Handphone hasil curian itu dengan sepeda motor merk Yamaha Vega R warna biru putih milik PK.

“Tersangka RA tindak pidana Curat, dikenakan ancaman pidana paling lama 7 tahun, sebagaimana Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,  sedangkan tersangka PK dan AP sebagai tindak pidana pertolongan jahat (Penadah) dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun sebagaimana pasal 480”. tutup Rustam.

Adapun barang bukti yang disita dari tersangka, yakni 1 unit merk Vivo Y17 dan 1 potong kayu dengan cat warna biro lebih kurang 1 meter. Sementara itu, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp 3,5 juta. (KR).

Editor : Febri