Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang RAPBD Tanjungpinang 2020 Sebesar Rp 1.050 Triliun

RAPBD Tanjungpinang 2020 Sebesar Rp 1.050 Triliun

195
0

Tanjungpinang, GK.com – Dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, pelaksanaan Rapat Paripurna terbuka dengan Agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 digelar.

Dalam Rapat yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang pada Jum’at (22/11) sekitar pukul 10.30 Wib itu, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Hj. Yuniarni Pustoko Weni, SH, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP, Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang, Sekda Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, M.Si, para Asisten dan Staf Ahli, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP menjelaskan bahwa, saat ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami sebesar 10,38% dari Tahun sebelumnya.

“PAD Tanjungpinang terdiri dari Pendapatan Pajak Daerah yaitu sebesar Rp 86,94 Miliar, meningkat dari Tahun sebelumnya sebesar 10,38%, kemudian hasil Distribusi Daerah sebesar Rp 5,93 Miliar dan untuk hasil pengelolaan kekayaan Daerah yang dipisahkan juga mengalami kenaikan menjadi Rp 53.53 Miliar,” tutur Rahma.

Sedangkan Dana Perimbangan adalah sebesar Rp 13,45 Miliar dari Tahun sebelumnya sebesar Rp 126,91 Miliar, Dana Alokasi Umun (DAU) Rp 506,52 Miliar naik 3,4% dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 130,30 Miliar naik 34,18% dari Tahun sebelumnya sebesar Rp 97,10 Miliar.

“Jadi, Rancangan APBD Tahun 2020 total keseluruhannya mencapai Rp 1,050 Triliun,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari saat di wawancarai oleh Media ini diakhir rapat mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah telah mengikuti segala ketentuan yang berlaku.

“Pendidikan dianggarkan sebesar 20% dan Kesehatan sebesar 10%, seperti yang sudah diarahkan sebelumnya tentang perancangan APBD ini, pendidikan maupun kesehatan tetaplah harus menjadi prioritas utama bagi Pemerintah”. ucap Teguh. (Aos).

Editor : Milla