Beranda Hukrim Billy : Jika Terbukti Laporannya Tidak Benar, Saya Akan Tuntut Balik Richardo

Billy : Jika Terbukti Laporannya Tidak Benar, Saya Akan Tuntut Balik Richardo

109
0

Karimun, GK.com – Dilaporkan oleh karyawannya sendiri atas tudingan penyekapan dan siksaan yang dilakukan oleh dirinya tempo hari, Billy, Pemilik Hotel Satria melakukan konfrensi pers kepada sejumlah awak Media guna meluruskan pemberitaan yang telah beredar selama beberapa hari ini, Senin (29/7) sekitar pukul 17.00 Wib.

Seperti diketahui sebelumnya, beredar pemberitaan yang menuliskan laporan atas penyekapan dan penyiksaan oleh salah satu karyawan Hotel Satria bernama Richardo yang dilakukan oleh pemilik Hotel tersebut yang bernama Billy.

Menurut informasi yang diterima oleh Media ini, dugaan penyekapan tersebut dikarenakan karyawan Hotel yang merupakan Kasir Judi Bola Pimpong di Hotel Satria memergoki serta mendokumentasikan kecurangan yang dilakukan oleh pemilik Hotel tersebut, karena merasa terancam atas perbuatannya yang telah dipergoki oleh karyawannya sendiri, maka pemilik Hotel tersebut diduga melakukan penyekapan dan penyiksaan kepada Richardo.

Terkait perihal yang menyudutkan dirinya itu, lantas Billy pun mengklarifikasi terkait hal tersebut kepada sejumlah awak Media.

“Berita yang telah beredar beberapa hari ini tidak benar, tidak seperti apa yang dibayangkan,” ucap Billy.

“Hari ini saya baru saja dari Polres Karimun memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan serta mengklarifikasi terkait masalah itu, yang menyebutkan bahwa saya menganiaya, merampas, serta melecehkan karyawan saya yang bernama Richardo (26), warga Kampong Baru, RT 002/RW 005, Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun,” terang Richardo.

“Dalam pemberitaan oleh beberapa Media Online disebutkan bahwa saya mengancam dan memukul, padahal kenyataannya tidaklah seperti itu,

semuanya sudah saya jelaksan di Polres Karimun tadi, sekarang saya menunggu keterangan selanjutnya dari Richardo, seandainya tidak terbukti, maka saya akan menuntut balik,” tegasnya.

Dikatakan Billy, sebagai warga negara yang baik, dirinya akan mengikuti setiap proses maupun prosedur yang berlaku di Polres Karimun atas tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepadanya itu.

“Saya merasa tidak berbuat, jaditentunya saya tidak ada rasa takut sedikitpun,” ujarnya.

 

Kasat Reskrim Polrea Karimun, AKP Lulik Febyantara

 

Sementara itu, AKP Lulik Febyantara selaku Kasat Reskrim Polres Karimun saat ditemui oleh awak Media ini di Polres Karimun untuk di mintai keterangannya terkait masalah tersebut mengatakan bahwa dirinya akan mengumpulkan bukti-bukti sekaligus memintai keterangan dari masing-masing saksi seakurat mungkin, guna penyidikan lebih lanjut.

“Kasus ini terjadi dua minggu yang lalu, yaitu tepatnya pada Minggu (14/07) menurut laporan dari Richardo yang dalam hal ini sebagai si pelapor,” tutur AKP Lulik.

“Saudara Richardo mengadukan terkait penyekapan serta penganiayaan yang dilakukan oleh saudara Billy, Ayong dan Michael terhadap dirinya,” jelas AKP Lulik.

“Sementara ini kami belum bisa memberikan komentar banyak, kita tunggu saja proses selsnjutnya ya, karna dalam hal ini pihak Kepolisian juga masih menunggu keterangan dari beberapa saksi lainnya untuk dimintai keterangannya,” ucap AKP Lulik.

“Saat ini pihak Kepolisian juga masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya, sambil menunggu hasil visum dari RSUD Karimun”. tutup AKP Lulik. (RZ).

Editor : Febri