Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 992

Rumdis Gubernur Kepri Di Geledah Oleh KPK

Tanjungpinang, GK.com – Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap izin Reklamasi yang ada di wilayah Kota Batam, namun Rumah Dinas (Rumdis) Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang berada di Jalan Tepi Laut, Tanjungpinang, tetap dilakukan penggeledah oleh anggota penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Jum’at (12/7) siang. Penggeledahan itu dilakukan sejak Pukul 10.00 Wib.

Dari pantauan dilapangan oleh Media ini, tampak ada dua anggota polisi yang menggunakan seragam lengkap dan bersenjata laras panjang sedang berjaga-jaga didepan rumah Dinas Gubernur Kepri tersebut.

Diwaktu yang sama juga terlihat beberapa orang dari KPK mondar-mandir di Halaman rumah Dinas Gubernur tersebut.

Tampak juga ada sebanyak lima unit mobil terparkir di sekitar rumah Dinas itu, antara lain, tiga mobil Innova bewarna putih, krim dan hitam, mobil Toyota Yaris berwarna silver, serta sedan Vios.

Hingga pukul 15.15 Wib, penggeledahan yang dilakukan secara tertutup oleh penyidik KPK itu masih tetap berlangsung. (FL/MI).

Editor : Milla

Terjaring OTT, Begini Kronologis Transaksi Nurdin Basirun Dan CS

Jakarta, GK.com – Hasil rilis dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ataspengungkapanOperasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dan kawan-kawan telah keluar pada Kamis (11/7) malam.

Sebelumnya, dalam OTT tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan 4 orang sebagai tersangka yang diduga sebagai penerima, yaitu Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun (NBA), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan RiauEdySofyan (EDS), Kepala Bidang Perikanan Abu Bakar (ABK) dan Budi Hartono (BUH) selaku pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.

Dalam rilis tersebut, Wakil KetuaKomisiPemberantasanKorupsi, Basaria Panjaitan menjelaskan terkait konologi pemeriksaan yang disimpulkan oleh KPK.

“Setelah melakukan pemeriksaandankegiatan lain dilanjutkandengangelarperkara,makamaksimal 1 x 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau 2018-2019,” ujar Basaria.

Dikatakan Basaria, Kronologis OTT tersebut berawal saat pihaknya (KPK) menerima informasi akan ada penyerahan uang di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang.

“Ketika menerima informasi tersebut,timKPK langsung melakukan pengecekan di Lapangan yang diketahui adanya dugaan terjadinya penyerahan uang terdebut. Dari lokasi tersebut, tim KPK mengamankan ABK yang notabene pihak swasta di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang sekitar pukul 13.30 Wib, kemudian tim yang lain pada saat bersamaan mengamankan BUH yaitu Kabid Perikanan pada saat akan keluar dari area Pelabuhan tersebut,” tutur Basaria.

Ditambahkan Basaria, setelah mengamankan uang sejumlah 6.000 dolar Singgapura dari BUH, KPK langsung menggiring ABK dan BUH ke Kantor Kepolisian Resort Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Di Kepolisian Resor Tanjungpinang, tim KPK meminta supaya 2 orang staf Dinas (MSL dan ARH) untuk datang ke Polres Tanjungpinang untuk dimintai keterangan, kedua orang tersebut hadir sekitar pukul 18.30 Wib,” terang Basaria.

“Secara pararel, tim KPK mengamankan NBA di rumah Dinas Gubernur Kepulauan Riau didaerah Tanjungpinang pada pukul 19.30 Wib dan segera dibawa ke kantor Polisi Resort Tanjungpinang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dirumah tersebut tim KPK menemukan sebuah tas lalu mengamankan uang sejumlah 43.942 dolar Singapura, 5.303 US Dolar, 5 Euro, 407 Ringgit Malaysia, 500 Riyal dan Rp 132.610.000,” ungkap Basaria.

“Setelah dilakukannya pemeriksaan sekitar 10 jam,  7 orang tersebut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK dengan menggunakan Maskapai Lion Air ZT 0621 pada Kamis (11/7) sekitar pukul 10.35 melalui Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah dan tiba sekitar pukul 14.26 untuk menjalani proses lebih lanjut”. tutup Basaria. (*)

Gubernur Kepri Terjaring OTT, Syahrul : Jalur Hukum Tetap Harus Diikuti

Tanjungpinang, GK.com – Atas terjadinya OTT Gubernur Kepri, Nurdin Basirun oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Rabu (10/7) malam lalu, hal ini mendapat perhatian dari Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd ketika dimintai tanggapannya terkait kasus yang menjerat orang nomor satu di Kepri itu mengatakan bahwa dirinya turut sedih dan prihatin atas kasus yang menimpa Pejabat Tinggi Daerah Kepri tersebut.

“Saya kira bukan saya saja yang berduka dan bersedih ketika mendengar informasi ini, namun seluruh masyarakat Kepri juga pastinya ikut sedih,” ujar Syahrul kepada Media ini, Kamis (11/7) sekitar pukul 11.00 Wib, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani.

“Tapi mau gimana lagi, Negara kita ini adalah Negara hukum, kita harus tetap mengikuti jalur hukum yang telah ditetapkan”.ucapnya.

Syahrul berharap, dengan adanya kasus ini, semoga kedepannya dapat menjadi pelajaran bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh perangkat Pemerintahan. (MI).

Editor : Febri

Dalam Lomba B2SA dan Masak Ikan, Kecamatan Tanjungpinang Barat Borong Berbagai Penghargaan

Tanjungpinang, GK.com – Kecamatan Tanjungpinang Barat menerima berbagai penghargaan saat mengikuti lomba Cipta Menu Rasa Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan Masak yang digelar oleh Dinas Pertanian, Pangan, danPerikanan, Kamis (11/7) pukul 10.00 Wib, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani Tanjungpinang.

Kecamatan Tanjungpinang Barat dalam lomba Beragam, Bergizi, Seimbang danAman (B2SA) mendapatkan 2 penghargaan sekaligus pada kesempatan itu, yaitu dari Nomor peserta 7 mendapat Juara 3 dan Nomor peserta 1 berhasil meraih juara 2.

Sedangkan dalam lomba Masak Ikan tingkat Kota Tanjungpinang Tahun 2019, pada peningkatan inovasi dan kreativitas Produk PerikananTahunAnggaran 2019 dari total sebanyak 8 peserta, juri memilih 6 peserta yang masuk nominasi, 2 diantaranya diraih oleh perwakilan dari Tanjungpinang Barat.

Adapun penghargaan lainnya yang didapat oleh Tanjungpinang Barat dari lomba Masak Ikan adalah juara favorit yang diraih oleh peserta dengan Nomor urut 4. (RG).

Editor : Febri

DP3 Gelar Lomba Masak Ikan, Syahrul Inginkan Menu Masakan Dijadikan Buku Kuliner Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintahan Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan(DP3) Kota Tanjungpinang menggelar lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis lokal yang bernilai komersial, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (11/7) sekitar pukul 10.00 Wib.

Dalam Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung program pertahanan pangan  Nasional dan gerakan pemasyarakatan makanan Ikan, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Drs. H.Ahadi saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa pola konsumsi pangan masyarakat saat ini masih menunjukkan kecenderungan kurang beragam dari jenis pangan dan keseimbangan gizinya.

“Saya harap, dengan adanya perlombaan B2SA dan Masak Ikan bisa memperkenalkan keanekaragaman masakan berbasis lokal dan berbahan baku Ikan kepada masyarakat Kota Tanjungpinang, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk akan pentingnya konsumsi Ikan dan pangan B2SA,” harap Ahadi.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd mengatakan bahwa Lomba tersebut merupakan kegiatan Tahunan yang diselenggarakan secaraberjenjang,

“Peserta terbaik nantinya akan mengikuti lomba ditingkat Provinsi yang diadakan setiap Tahunnya,” ucap Syahrul.

Dengan adanya kegiatan ini, Syahrul berharap dapat terciptanya keanekaragaman menu masakan yang berbahan baku Ikan, serta dapat menambah pengetahuan bagi para Ibu-ibu untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas dalam mengembangkan menu makanan khususnya dari Ikan yang sangat tinggi kandungan gizinya.

“Mudah-mudahan menu yang telah diciptakan pada perlombaan ini bisa dikumpulkan dan bisa kita jadikan buku kuliner khas Kota  Tanjungpinang, sehingga bisa menjadi daya tarik wisata kuliner di Kota Tanjungpinang,” ujar Syahrul.

Adapun dalam kegiatan tersebut, DP3 menghadirkan Dewan Juri yang berasaldari Hotel CK Tanjungpinang, Tim Penggerak PKK Tanjungpinang, dari pihak SMKN 2 Kota Tanjungpinang, Ahli Gizi Tanjungpinang, dan Citra Sari.

Untuk kategori peserta Lomba Masak Ikan dan Lomba Cipta Menu B2SA diikuti oleh masing-masing 8 tim penggerak PKK Kelurahan, hingga hadir pada hari ini ada 16 tim Kecamatan se-Kota Tanjungpinang. (AA).

Editor : Febri

Membuka Peluang Bisnis Bagi Mahasiswa, STIE Gelar Bazar

TANJUNGPINANG, GK.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang akan menggelar Bazar Llizius jilid 2 dengan tema “Inovasi Kuliner,  Peluang Bisnis Masa Depan”yang akan diadakan di Halaman Kampus STIE, Sabtu (13/07/2019) pagi hingga sore hari.

Bazar ini diikuti sebanyak 56 Stand Mahasiswa STIE dari jurusanManajemen semester 2 danjurusan Akuntansi semester 4, selain itu ada juga Stand tamu dari Komunitas Kopi, Kofsos dan diisi dengan kegiatan sosial (cek kesehatan gratis)  dari Kimia Farma.

Dosen Kewirausahaan yang tergabung untuk melaksanakan kegiatan tersebut diantaranya adalah Rachmad Chartady, S.E., M.Ak, Anggia Sekar Putri, S.E., M.M, dan Rapida Nuriana, S.Pd., M.M.

Ketua Kegiatan Bazar, Rachmad Chartady mengharapkan dengan diadakannya kegiatan ini Mahasiswa dapat membuka peluang bisnis untuk masa depan dan berinovasi dibidang Kewirausahaan,  selain itu adapula cek kesehatan Gratis dari Kimia Farma.

“Untuk memotivasi para peserta, dari panitia akan memberikan nilai pada produk yang dijual sertadekorasi stand, nanti nilainya akan menjadi nilai UAS”. kata Rachmad.

Dosen Kewirausahaan lainnya, Anggia SekarPutri dan Rapida Nuriana juga turut mengharapkan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan mahasiswa STIE Pembangunan dapat menampilkan produk-produknya yang kreatif. (Rei).

Editor : Febri