Minggu, Mei 10, 2026
Beranda blog Halaman 968

Bobby: Jika Memang Beliau Minat, Prosedurnya Harus Dilakukan Secara Lelang Terbuka

Tanjungpinang, GK.com – Penggunaan Mobil Dinas (Mobdin) jenis Toyota Inova dengan nomor plat BP 17 T, yang digunakan oleh mantan anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Raja Mansyur Razak periode 2009-2014 hingga saat ini masih menjadi perbincangan oleh beberapa kalangan, bahkan menjadi  tanda tanya besar akan hal itu.

Pasalnya, seperti yang kita ketahui, saat ini Raja Mansyur Razak sudah 5 Tahun lebih tidak lagi menjabat sebagai anggota DPRD di Kota Tanjungpinang, dan Mobdin tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Seperti pada pemberitaan Media ini yang sebelumnya, https://gerbangkepri.com/2019/09/25/mansyur-pemko-kurang-melaksanakan-undang-undang/, kepada Media ini, Raja Mansyur Razak mengungkapkan terkait keberadaan Mobdin tersebut yang hingga kini masih berada di tangannya dikarenakan saat ini Ia menganggap Pemko Tanjungpinang belum sepenuhnya melaksanakan Undang-Undang yang mengatur terkait aset Pemerintah dengan baik. Yang mana sudah disebutkan olehnya, bahwa setiap Pimpinan Daerah, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Pimpinan DPRD, Wakil 1 dan 2 DPRD, mempunyai hak untuk mengajukan Mobil Dinas agar dilelang secara tertutup kepada pejabat yang bersangkutan.

Terkait hal tersebut, Media ini pun mencoba menemui Kepala Bagian Umum Pemko Tanjungpinang, Bobby untuk dimintai tanggapannya terkait permasalahan itu.

Kepada Media ini, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jum’at (4/10) sekitar Pukul 10.45 Wib, Bobby mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mencoba menghubungi serta menjalin komunikasi dengan Raja Mansyur terkait pengembalian Mobil Dinas tersebut.

“Kita sudah bicarakan hal tersebut pada saat pertemuan silahturahmi dengan Wali Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu, saat itu beliau meminta waktu terkait pengembalian Mobil tersebut, maka kami tentunya menghargai hal itu,” terang Bobby.

“Yang saya heran, kenapa pak Mansyur tiba-tiba membahasakan Pemko tidak paham tentang aturan, padahal kami bekerja sesuai koridor peraturan yang ada, kalau beliau memang minat dengan mobil tersebut, pastinya semua ada prosedurnya, harus di lelang secara terbuka, bukan secara tertutup,” ucap Bobby.

Dijelaskan Bobby, kendaraan yang dapat dilelang oleh Pemerintah secara lelang terbuka memiliki beberapa syarat, antara lain kendaraan tersebut tidak dibutuhkan lagi untuk kebutuhan operasional, lalu kondisi fisiknya juga sudah tidak layak.

“Jika kendaraan ingin dilelang, maka kondisi fisik akan diperiksa di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), mereka yang nantinya akan menetapkan harganya. Jika sudah ditetapkan, maka beliau (Mansyur Razak), bahkan masyarakat umum sekalipun dapat membeli kendaraan yang sudah dilelang tersebut dengan harga yang sudah ditetapkan tentunya,” terang Bobby.

“Terkait dengan Mobil Dinas yang digunakan oleh pak Mansyur sekarang ini, kemungkinan akan dilelang apabila umur kendaraan tersebut sudah berusia 7 Tahun keatas, fisiknya juga akan diperiksa, lalu kita akan pastikan lagi apakah mobil tersebut masih dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah atau tidak,” katanya.

Selanjutnya, Bobby menjelaskan bahwa, secara aturan, anggota DPRD, termasuk juga unsur pimpinan tidak diperbolehkan untuk melakukan pelelangan kendaraan secara tertutup, seperti yang diinginkan oleh pak Mansyur pada berita Gerbangkepri.com yang sebelumnya.

“Dalam Permendagri, sudah dijelaskan bahwa, yang diperbolehkan melakukan lelang tertutup itu, seperti Kepala Daerah serta Pejabat Eslon 1 di Daerah (Sekretaris Daerah Provinsi), dalam Permendagri tersebut tidak terdapat unsur Anggota DPRD dan Pimpinan DPRD,” tegas Bobby.

“Saya berharap kedepannya semoga permasalahan ini cepat terselesaikan, dan Mobil tersebut dapat juga segera dikembalikan pada tempat asalnya”. pungkasnya. (MI).

Editor : Milla

 

F1QR Lanal Batam Gagalkan 47 Bungkus Narkoba Jenis Sabu Dari Malaysia

Batam, GK.com – Penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 47 Kg dari Malaysia ke Indonesia, melalui Perairan Tanjung Pinggir SekupangBatam Kepulauan Riau, berhasil digagalkan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam, pada tanggal 2 Oktober 2019 lalu.

Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan awak Media oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P, Selasa (3/10), di Lobby Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Batam.

“Modusnya adalah barang jenis sabu-sabu tersebut dikemas dalam kemasan teh Cina berjumlah 47 bungkus, lalu disimpan sangat rapi di dalam Speed Boat tanpa nama, bermesin 1 x 75. Hal itu dilakukan, guna untuk mengelabui petugas,” terang Arsyad Abdullah.

“Namun, berkat informasi yang diperoleh dari lapangan, atas perintah Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si, melalui Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo, S.T, Tim F1QR Lanal Batam, diperintahkan untuk segera melaksanakan penyekatan dan penindakan,” sebutnya.

Dikatakan Arsyad Abdullah, setelah mendapatkan arahan, Tim tersebut langsung melaksanakan penyekatan di lokasi yang diindikasikan sebagai jalur/tempat lintasan kegiatan penyelundupan Narkoba, disana kemudian terlihat Speed Boat tanpa nama dengan mesin 75 PK, yang diindikasikan akan menjemput Narkoba dari Malaysia untuk melintas ke arah Tanjung Pinggir tujuan Out Port Limit (OPL)  Timur Malaysia.

“Kemudian saat Speed Boat kembali dari penjemputan Narkoba jenis Sabu-Sabu itu, lalu Tim melihat  secara visual Speed Boat tanpa nama mesin 75 PK yang diduga telah selesai menjemput Narkoba dari OPL Malaysia, mengarah ke Perairan Batu Ampar.Selanjutnya Tim melaksanakan Pengejaran Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid),” jelasnya.

“Pada saat Jarkaplid Speed Boat tanpa nama yang membawa Narkoba itu melarikan diri ke arah Tanjung Pinggir, pada koordinat N 1°8’29.4684 – E 103°56’3.984, dengan cara mengandaskan Speed Boat ke bibir pantai atau di bebatuan karang, akhirnya kedua pelaku yang berada dalam Speed Boat melarikan diri ke arah tempat Wisata Tangga Seribuyang berada di Tanjung Pinggir, Sekupang  Batam”. pungkasnya.

Selanjutnya, Tim F1QR Lanal Batam segera mengamankan barang bukti ke Lanal Batam, kemudian berkoodinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepriuntuk dilaksanakan pengecekan serta  memastikan bahwa barang-barang tersebut murni merupakan Narrkoba jenis Sabu-Sabu.

Hadir pada saat itu, Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I Laksamana  Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., Komandan Lanal (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si.,  Asintel Danlantamal IV Kol. Laut (P) Ari Aryono, S.E, Pasops Lanal Batam, Mayor Laut (KH) Yudhi, Pasintel Lanal Batam Mayor Laut (E) Irawan Prasetyo, S.T., BNNP Kepri T. Manihuruk. (Red/Hms).

Editor : Febri

Inovasi Dan Kreatifitas SMPN 30 Batam Menuju Adiwiyata Nasional

Batam, GK.com – Meski termasuk salah satu Sekolah yang terletak di lokasi yang tidak persis berada di pertengahan Jalan besar di Kota Batam, namun semangat dalam menciptakan Sekolah Adiwiyata bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 30 Batam tidaklah redup. Pasalnya, Sekolah ini berhasil masuk menjadi salah satu peserta Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional.

Kepada Media ini, Kepala SMPN 30 Batam, Nyorita, S.Pd.,MM menuturkan kebanggaannya, bahwa Sekolah tersebut bisa masuk hingga tingkat Adiwiyata Nasional.

“Tentu hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua, baik untuk para Guru, Siswa, maupun Sekolah, karena penilaian ini juga bukan sesuatu yang gampang, bisa masuk ke tingkat Provinsi saja kita sudah senang, apalagi hingga ke tingkat Nasional,” tuturnya, bangga.

Kepala SMPN 30 Batam, Nyorita, S.Pd.,MM

 

“Kami berharap prestasi Adiwiyata yang kami raih ini nantinya bisa lolos tingkat Nasional. Untuk itu, tentunya kami akan memaksimalkan semua peran yang ada di Sekolah ini agar dapat saling mendukung dan bekerja sama dengan baik, termasuk juga dukungan dari pada Orang Tua siswa,” katanya, Kamis (3/10) sekitar Pukul 10.00  Wib.

Dijelaskan Nyorita, menuju tingkat Nasional adalah merupakan hal baru bagi Sekolah ini, untuk itu, hal-hal baru juga akan kami tampilkan di SMPN 30 Batam  dalam berinovasi menunjang bagaimana Adiwiyata terbentuk di Sekolah ini.

“Kami meminta para peserta didik berinovasi dengan bahan-bahan yang dapat didaur ulang untuk bisa dijadikan keterampilan dalam menghasilkan karya yang bermanfaat, minimal untuk diri mereka sendiri, Sekolah, dan tidak menutup kemungkinan dapat dipasarkan nantinya,” harap Nyorita.

“Jiwa bertanggung jawab juga tentunya kami tanamkan kepada peserta didik kita disini, salah satunya dimulai dengan mengajarkan mereka agar dapat merawat apa yang sudah dijalankan, seperti halnya Literasi di pojok-pojok Kelas, Kolam ikan dengan air mancur, Green House, dan juga Perpustakaan di Ruang terbuka yang merupakan bagian dari inovasi dan kreativitas dari Siswa/Siswi,” ucapnya.

Selain inovasi yang ditekankan di SMPN 30 Batam ini, Nyorita juga membiasakan Siswa/Siswinya untuk senantiasa menjalankan hidup sehat, dengan memanfaatkan sayur-sayuran dari hasil Hidroponik yang ada di Sekolah ini, agar lebih terlihat jiwa Adiwiyatanya.

“Para Siswa/Siswi di sini dibiasakan untuk bertanggung jawab dalam merawat serta memasarkan hasil tanaman yang ada, baik apotik hidup maupun sayur-sayuran sehat,” imbuhnya.

Disampaikan Nyorita, meski sedang fokus kepada Adiwiyata menuju tingkat Nasional, dirinya tidak lupa menanamkan karakter-karakter baik untuk para peserta didiknya, seperti halnya kedisiplinan, kerja keras dalam belajar, mempunyai jiwa yang cinta akan lingkungan, kerjasama yang baik, dan juga bertingkah laku yang berdasarkan pada keagamaan masing-masing.

“Semua ini kita lakukan dengan tujuan agar apa yang telah kita rencanakan atau programkan bisa terlaksana dengan baik dan maksimal”. pungkasnya. (FL).

Editor : Milla

38 Pengurus KONI Kabupaten Karimun Resmi Dilantik

Karimun, GK.com – Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri, Nur Syafriadi melantik sebanyak 38 Pengurus KONI Kabupaten Karimun masa bakti 2019-2023 di Gedung Nasional, Selasa (01/10) sekitar pukul 10.00 Wib.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Karimun Dr. H. Aunur Rafiq, M.Si, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, S,H., S.I.K., M.H, Ketua DPRD Karimun M. Yusuf Sirat, Ketua KONI Kabupaten Karimun Jhon Abrison, SE, Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Karimun Didi Irawan, para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Kabupaten Karimun,  Jhon Abrison, SE mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para undangan, khususnya kepada Bupati Karimun yang telah mendukung setiap langkah yang dilakukan oleh para Pengurus KONI, sehingga dapat berjalan dengan semestinya.

“Alhamdulillah KONI Kabupaten Karimun telah meraih peringkat ke- 3 saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2018 lalu, hal ini tentunya membuat perolehan medali untuk Kabupaten Karimun meningkat, itulah yang dapat kami persembahkan untuk Kabupaten Karimun saat ini,” ujar Jhon.

Dikesempatan itu, Jhon juga mengucapkan terima kasihnya kepada anggota KONI yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memperbaiki Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), sehingga dirinya terpilih kembali di periode 2019-2023 sebagai Ketua KONI Kabupaten Karimun.

Pada waktu yang sama, Ketua Harian KONI Provinsi Kepri, Nur Syafriadi mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus KONI Kabupaten Karimun, serta memberikan apresiasinya, mengingat semangat yang ditunjukkan oleh para insan olahraga di Kabupaten Karimun sangatlah baik.

“KONI Kabupaten Karimun termasuk KONI yang konsisten dalam menjalankan fungsi organisasi, hal ini dapat dibuktikan dengan pelaksanaan musyawarah yang dilakukan tepat waktu,” ucap Nur Syafriadi.

“Saya titipkan Pengurus KONI Kabupaten Karimun kepada Bupati Karimun, dengan harapan dapat membawa Karimun meraih peringkat yang terbaik di tingkat provinsi maupun Nasional,” harap Nur Syafriadi.

Sementara itu, Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, M.Si dalam sambutannya juga mengucapkan selamat atas dilantiknya para Pengurus KONI Kabupaten Karimun masa bakti 2019-2023 tersebut, serta ucapan terima kasih juga ia hanturkan kepada Pengurus sebelumnya yang telah sukses memajukan olahraga di Kabupaten Karimun atas kerjasama yang baik dari seluruh anggota dan para pengurus.

“Pengurus KONI Kabupaten Karimun harus mampu meningkatkan prestasi para atlet untuk lebih baik lagi, sehingga perlu dilakukan pembinaan yang lebih matang agar kita bisa mendapatkan juara di tingkat Provinsi, maupun Nasional nantinya,” harap Aunur Rafiq.

“Saya harap dengan terlaksanya pelantikan ini, kedepannya dapat memberikan keberkahan bagi pengurus KONI Kabupaten Karimun khususnya dalam memajukan prestasi olahraga di Karimun”. tutupnya. (KR).

Editor : Febri

Muhammad Dali : Tangkap Segala Peluang Positif Sebagai Bentuk Motivasi

Tanjungpinang, GK.com – Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Dr. Muhammad Dali, MM menghadiri Seminar Nasional Membangun Mental untuk Revolusi Industri 4.0 yang digelar oleh Wirausaha Muda Nusantara (Winmus). Dengan mengangkat tema “Siap Menuju Indonesia Mandiri 2034”, seminar tersebut sukses digelar dengan diikuti oleh sebanyak 1.000 peserta yang terdiri dari Pelajar dan Mahasiswa se-Kota Tanjungpinang

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Muhammad Dali mengharapkan agar para peserta mendapatkan manfaat dari mengikuti seminar tersebut.

“Peluang baik itu harus ditangkap, kalau generasi muda hari ini tidak menangkap peluang dalam materi seminar ini sebagai bentuk motivasi, maka akan sangat rugi,” ujar Dali, Rabu (25/9).

“Mari bersama kita tangkap semua peluang positif dan sinyal baik yang diberikan oleh pemateri dalam seminar hari ini,”ajaknya.

 

Ketua Umum Winmus, Syafii Efendi saat akan dipasangkan Tanjak oleh Kadisdik Kepri, Muhammad Dali (Ist) 

 

Sementara itu, Presiden Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang juga merupakan Ketua Umum Winmus, Syafii Efendi dalam kesempatan itu mengatakan bahwa, di era sekarang ini telah ada pergeseran yang terjadi dalam dunia global, khususnya pada teknologi yang telah menggantikan fungsi manusia.

“Teknologi saat ini telah menggantikan posisi manusia, dengan begitu tentunya akan ada masalah dan peluang baru yang akan muncul, seperti munculnya youtuber dan konten kreator, namun pada permasalahannya adalah masyarakat Tanjungpinang belum mampu merespon perubahan yang cepat ini,” kata Syafii Efendi.

Dikatakan Syafii saat ini para pemuda harus memiliki karakter perubahan yang kuat, khususnya dengan hal-hal yang berkaitan langsung dengan ekonomi.

Menurutnya, mentalitas yang kuat haruslah dibangun pada diri seluruh anak muda Indonesia, karena pengaruh psikolog itu sebesar 80 persen dan pengaruh teknikal ada sekitar 20 persen, serta teknikal akan mengikuti masalah internal yang mereka hadapi.

Project Director dalam seminar tersebut, Randa Erizal mengatakan bahwa, antusias para peserta dalam mengikuti seminar Nasional ini sangatlah tinggi.

“Dengan banyaknya peserta yang mengikuti seminar ini, diharapkan agar mampu menyerap ilmu yang diberikan, karena tujuan Winmus itu sendiri adalah untuk menciptakan 1 juta Pengusaha muda di Indonesia melalui program, makanya hari ini kita adakan seminar nasional motivasi kewirausahaan”. tutur Randa Erizal. (Red).

Editor : Febri

 

Ribuan Mahasiswa Gulung Kawat Tajam Saat Aksi Demo

Dompak, GK.com – Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Tanjungpinang-Bintan kembali mewarnai Aksi Demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (1/10) sekitar pukul 10.00 Wib.

Berkaitan dengan demo tersebut pun mendapatkan penjagaan ketat dari ratusan personil Polres Tanjungpinang yang berjaga di depan pintu masuk DPRD Provinsi Kepri, guna menghindari aksi yang dapat berujung pada jatuhnya korban.

Saat melakukan demonstrasi tersebut, ribuan Mahasiswa menerobos kawat berduri yang dipasang oleh pihak Kepolisian Tanjungpinang untuk dapat masuk ke halaman Kantor DPRD Kepri saat itu.

Mahasiswa menerobos kawat berduri saat ingin masuk ke halaman Gedung DPRD Kepri 

 

Aksi demo tersebut sempat terjadi kericuhan, dikarenakan, mahasiswa yang saat itu telah berada di depan pintu masuk DPRD Kepri yang hendak masuk ke gedung tersebut di larang oleh Ketua Sementara DPRD Kepri, Lis Darmansyah, karena, menurut nya, untuk masuk ke dalam Kantor DPRD juga ada tata cara dan etika yang baik.

Dengan tidak tercapainya keinginan dari para Mahasiswa tersebut, suasana pun menjadi memanas, serta sempat terjadi saling lempar-melempar botol minuman mineral diantara para mahasiswa bersama aparat yang saat itu mengamankan aksi demo tersebut.

Akibat peristiwa itu, salah satu Koordinator Mahasiswa, Heri Kurniawan diseret oleh aparat untuk diamankan, karena telah dianggap memancing kericuhan saat aksi demo berlangsung.

Kepada Media ini, Mahasiswa yang bernama Heri Kurniawan mengatakan bahwa, dirinya dipukul serta ditendang oleh petugas yang menyeretnya, saat diamankan tersebut.

“Saya dipukul bang dibagian kepala dan perut, tidak tau berapa orang, untung  saat itu ada Pak Lis yang bantu memisahkan,” tutur Heri Kurniawan, usai diamankan oleh Petugas.

Sementara itu, Rendi Apriandi, selaku Kordinator aksi demonstrasi tersebut mengatakan bahwa, mereka mengutuk keras segala upaya Pemerintah Pusat yaitu dalam hal ini Presiden RI dan DPR RI  yang dianggap melemahkan KPK.

“Kami meminta Pemerintah Pusat untuk membatalkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (R-KUHP), Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan, RUU Minerba, RUU Permasyarakatan, serta RUU Ketenagakerjaan yang didalamnya terdapat pasal yang dianggap kontroversial dan tidak berpihak kepada rakyat,” tegas Rendi, mewakili suara mahasiswa.

“Selain itu, kami juga meminta kepada Pemerintah Pusat, yaitu Presiden RI bersama DPR RI agar dapat mengevaluasi pemilihan pemimpin KPK, serta membatalkan Pemimpin KPK terpilih, yang  telah dianggap melanggar kode etik lembaga KPK itu sendiri”. pungkasnya. (MI).

Editor : Milla