Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 87

WZ Dan 27 WNA Berhasil Diamankan Inteldakim Imigrasi Batam

WZ dan 27 WNA saat diamankan Inteldakim Imigrasi Batam. (Dok. Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), WZ (58) buronan kasus keuangan asal RRT berhasil diamankan Kantor Imigrasi Batam.

WZ diamankan di kawasan Nagoya, Batam pada Kamis (13/11/2025). Pengamanan ini terungkap setelah adanya Nota Diplomatik dari Kedutaan Besar RRT di Jakarta pada tanggal 11 November 2025.

WZ ditetapkan sebagai pelaku kejahatan keuangan (financial fugitive) tindak pidana penipuan pinjaman atau kredit di Tiongkok dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). WZ juga merupakan mantan Direktur Utama sebuah perusahaan real estate di Tiongkok yang diduga terlibat dalam kasus pinjaman korporasi bernilai fantastis, mencapai 980 juta Yuan atau sekitar Rp 2,2 triliun.

Perusahaan tersebut dilaporkan gagal melunasi pinjaman, memicu investigasi kepolisian dan penetapan WZ sebagai pelaku kejahatan keuangan yang melarikan diri ke Luar Negeri. WZ tercatat berpindah-pindah Negara di Asia sejak Agustus 2025 sebelum masuk ke Indonesia pada 7 Oktober 2025 menggunakan Visa on Arrival (VOA) dan menetap di Batam.

Petugas Imigrasi Batam menindaklanjuti informasi dari Kedutaan Besar RRT pada 13 November 2025 pukul 11.30 WIB. Setelah melakukan pemantauan intensif di kawasan Nagoya, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Batam berhasil menemukan WZ dan mengamankannya di lobi salah satu hotel.

“Petugas Imigrasi Batam bertindak segera setelah menerima nota diplomatik dari Pemerintah RRT dan informasi Intelijen terkait tindak pidana penipuan pinjaman atau kredit di Tiongkok yang dilakukan oleh saudara WZ,” terang Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman.

Saat ini, WZ telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Direktorat Jenderal Imigrasi.

Imigrasi telah berkoordinasi dengan perwakilan Negara asal WZ untuk memproses tindak lanjut sesuai ketentuan hukum dan mekanisme diplomatik yang berlaku. Selain WZ, sebanyak 27 WNA pelanggar aturan Keimigrasian asal RRT yang merupakan sindikat cyber crime telah diserahterimakan dari Polres Bekasi kepada Kantor Imigrasi Kelas I Bekasi. Kedua puluh tujuh WNA tersebut akan dikenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian ke RRT, bekerjasama dengan Kedutaan Besar RTT di Jakarta. Mereka selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Kepolisian di Tiongkok.

“Penegakan hukum ini merupakan bukti kerja sama yang baik antara Imigrasi Indonesia dengan Pemerintah negara-negara sahabat. Indonesia bukan destinasi pelarian buron internasional, kami akan terus bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum baik Nasional maupun Internasional untuk memastikan hal tersebut”. tegas Yuldi Yusman. (Rd)



Immigration Lounge Solusi Percepat Paspor Dan Layanan Izin Tinggal

Immigration Lounge Solusi Percepat Paspor Dan Layanan Izin Tinggal. (Dok. Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Bertempat di Pollux Mall Batam melalui kegiatan soft opening, Selasa (18/11/2025), Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam membuka Immigration Lounge

Immigration Lounge merupakan wujud dari pelayanan publik yang inovatif dengan konsep pelayanan yang lebih fleksibel, dan nyaman. Layanan yang akan diberikan pada lounge ini adalah layanan izin tinggal bagi Orang Asing, serta layanan percepatan paspor 1 (satu) hari jadi bagi Warga Negara Indonesia (WNI), dan kedepannya juga direncanakan untuk pelayanan paspor regular.

Pemohon juga dapat mengurus paspor, mengurus perpanjangan, dan alih status izin tinggal, maupun konsultasi keimigrasian tanpa harus datang ke Kantor Imigrasi.

“Immigration Lounge Pollux Mall hadir untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat Batam yang memiliki mobilitas tinggi dikarenakan akses ke Luar Negeri (Singapura atau Malaysia) yang mudah, serta kebutuhan WNA atau TKA yang membutuhkan pengurusan izin tinggal dengan lokasi yang lebih dekat dan nyaman. Lounge ini juga sebagai wujud komitmen peningkatan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” terang Ujo Sujoto.

Pembukaan layanan keimigrasian di pusat perbelanjaan ini merupakan bagian dari strategi Imigrasi Batam untuk menghadirkan pelayanan yang adaptif, serta mendekatkan akses layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kota Batam.

Ujo Sujoto juga menambahkan, kegiatan soft opening ini menjadi tahap awal sebelum pelaksanaan grand opening yang rencananya akan dipadukan dengan sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud dukungan terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Dengan hadirnya Immigration Lounge Pollux Mall, Imigrasi Batam menegaskan komitmennya dalam
memberikan layanan keimigrasian yang prima, cepat, dan berintegritas bagi seluruh masyarakat”. tegas Ujo Sujoto.

Turut hadir dalam giat tersebut, Kepala Kantor Wilayah DIrektorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Ujo Sujoto dan Direktur Utama PT Pollux Barelang Megasuperblok, Handojo K.Setyadi. (Rd)




Polisi Dan BIN Turun Tangan, Ratusan Siswa MAN 2 Batam Alami Diare Usai Santap Menu MBG

Sekolah MAN 2 Kota Batam. (Dok. GK/Kafyan)

Batam, GK.com — Kepala Sekolah MAN 2 Kota Batam, Ernawati membeberkan kronologi terjadinya kasus diare yang menimpa ratusan siswanya setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (11/11/2025). Dari total 648 siswa, tercatat sekitar 235 siswa mengalami diare setelah pulang ke rumah masing-masing.

Ernawati menjelaskan bahwa Sekolah MAN 2 mulai berpartisipasi dalam program MBG sejak bulan Juli tahun 2025. Pada hari Selasa (11/11/2025), sekitar pukul 12.00 WIB, para siswa beserta guru menyantap menu makan siang usai salat. Aktivitas belajar-mengajar berjalan normal hingga sore hari tanpa keluhan.

“Begitu sampai di rumah masih aman. Tapi sekitar pukul 19.00 WIB sampai 20.00 WIB, mulai ada wali murid yang melaporkan anaknya sakit perut dan mencret,” ujar Ernawati saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin (17/11/2025), Pukul 14.00 WIB.

Menurutnya, tiga siswa sempat dibawa orang tua ke fasilitas kesehatan.

“Ada yang ke RS Elisabeth dan Klinik Nagoya. Setelah dapat obat, semuanya diizinkan pulang,” ungkapnya.

Keesokan harinya, Rabu (12/11/2025), pihak Sekolah mendapati 235 siswa tidak hadir.

“Kami hubungi orang tuanya satu per satu. Rata-rata mereka masih sakit perut, tapi sudah tidak diare karena sudah diberi obat,” tambah Ernawati.

“Beberapa siswa datang ke Sekolah, namun masih merasakan keluhan juga, hingga mendapat penanganan sementara di UKS sebelum dijemput,” katanya.

Ia menegaskan bahwa jumlah siswa terdampak cukup besar.

“Artinya, sekitar sepertiga siswa kami mengalami diare,” ucapnya.

Pasca kejadian, pihak MBG, Puskesmas Tanjung Buntung, Polsek Bengkong, dan BIN mendatangi Sekolah untuk melakukan pengecekan. Ernawati menyebut pihak MBG dan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) juga telah menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen menangani siswa yang sempat dibawa ke UGD.

“Siapa pun yang dirawat ada klaimnya,” tuturnya.

Terkait dugaan penyebab, Ernawati menyampaikan bahwa dokter memberikan keterangan awal mengenai kemungkinan sumber masalah.

“Menurut dokter, keluhan muncul setelah anak-anak makan dendeng. Bahkan ada yang makan dua sampai tiga porsi karena rasanya enak. Tapi malamnya langsung melilit,” terangnya.

Ia juga mengakui bahwa kejadian serupa pernah terjadi, namun jumlahnya jauh lebih sedikit.

“Dulu juga pernah ada beberapa siswa yang kena setelah makan lauk daging. Kami sudah sampaikan bahwa kalau bentuknya seperti ini lagi, MAN 2 tidak akan terima. Mungkin petugasnya kurang mahir mengolah daging,” tuturnya.

Menu MBG pada hari itu terdiri dari sayur, tahu, buah, dan dendeng sapi.

“Kalau sayur aman. Dugaan sementara memang di dendeng. Anak-anak bilang teksturnya keras, jadi mungkin tidak tahan”. pungkasnya. (DS/KF)

Layanan Paspor Simpatik Kembali Dibuka di Pulau Buluh

Imigrasi Batam saat menggelar layanan Paspor Simpatik di Pulau Buluh. (Dok. Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Melalui kegiatan Layanan Paspor Simpatik Antar Pulau, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam kembali menghadirkan pelayanan publik berbasis jemput bola.

Dilaksanakan di Pulau Buluh, Minggu (16/11/2025), kegiatan ini disertai pemberian Bantuan Sosial (Bansos) kepada 30 warga Puluh Buluh, penyuluhan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta implementasi program Akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Kegiatan di buka oleh Sekretaris Kelurahan, lalu setelah pembukaan, tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian memberikan penyuluhan mengenai pencegahan TPPO sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat.

Pelayanan Paspor Simpatik mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 50 pemohon mengajukan permohonan paspor biasa maupun elektronik, baik untuk masa berlaku 5 tahun maupun 10 tahun. Seluruh proses pengambilan data biometrik, foto, dan wawancara selesai dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Ini merupakan kedua kalinya layanan paspor antar pulau diadakan, sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Pulau Abang pada 8 November 2025, dan selanjutnya layanan ini akan menjangkau Wilayah Kepulauan lain di Kota Batam.

“Kami sangat mengapresiasi tingginya antusiasme warga Pulau Buluh. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Imigrasi Batam untuk memberikan layanan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di Wilayah Kepulauan”. ungkap Dony Lusindra, Kepala Seksi Dokumen Perjalanan.

Masyarakat Pulau Buluh berharap pelayanan serupa dapat terus dihadirkan pada kesempatan mendatang sebagai solusi mempermudah akses layanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Turut hadir pada momen itu, Bhabinkamtibmas dan perangkat Kelurahan setempat. (Rd)

JBI Wujudkan Masyarakat Inklusif Dan Ramah Disabilitas

SLBN Karimun adakan pelatihan JBI. (Dok. SLBN Karimun)

Karimun GK.com– Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Karimun menggelar kegiatan Pelatihan Juru Bahasa Isyarat (JBI) yang berlangsung pada Jum’at hingga Senin, 14–17 November 2025, di Aula SLB Negeri Karimun.

Diikuti peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi dengan jadwal pelatihan mulai Pukul 08.00 WIB hingga Pukul 16.00 WIB, platihan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten, yakni Feri Naldi dan Elvi Yenita, S.H., dari DPD Gerkatin Sumatera Barat.

Adapun materi yang diberikan adalah terkait teknik dasar dan lanjutan komunikasi visual bagi penyandang Tuli serta pemahaman terkait etika pelayanan inklusi.

Kepala SLB Negeri Karimun, Eni Rozita menyampaikan, pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya di bidang layanan komunikasi bagi penyandang disabilitas sensorik.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menghasilkan juru bahasa isyarat karimun, dan mewujudkan masyarakat Karimun yang ramah dan inklusif. Dengan adanya juru bahasa isyarat yang bersertifikat, diharapkan layanan bagi kaum tuli baik Instansi Pemerintah maupun swasta dapat ditingkatkan,” harap Eni.

Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta, karena dinilai sebagai peluang, sekaligus kebutuhan nyata di Karimun. Dengan semakin berkembangnya sektor layanan publik, keberadaan juru bahasa isyarat akan menjadi peran strategis dalam menjembatani komunikasi dan meminimalkan hambatan informasi.

“Kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi momentum penting bagi Kabupaten Karimun dalam meningkatkan kesadaran publik, membuka akses layanan, serta memperkuat komitmen daerah terhadap isu-isu inklusi dan kesetaraan hak”. harapnya. (Kl).

Gebyar Pajak Daerah, Bapenda Batam Optimistis Tingkatkan Kesadaran Bayar PBB

Kasubid Sistem Informasi Penetapan Daerah Bapenda Batam, Bayu Nirwana Sebayang. (Dok. GK/Kafyan)

Batam, GK.com – Kesadaran masyarakat Batam untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kini menunjukkan tren positif. Bapenda Kota Batam terus melakukan berbagai terobosan layanan—mulai dari mempermudah akses pembayaran, memperluas kanal transaksi, hingga turun langsung ke lingkungan warga. Beragam langkah ini mulai memberikan hasil yang signifikan.

Kasubid Sistem Informasi Penetapan Daerah Bapenda Batam, Bayu Nirwana Sebayang menyampaikan bahwa, peningkatan pembayaran pajak tahun ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim dalam memberikan edukasi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dijelaskan Bayu, tingkat kepatuhan pembayaran PBB pada tahun lalu hanya mencapai 56 persen. Angka tersebut dinilai masih cukup rendah, sehingga diperlukan strategi baru untuk mendorong masyarakat lebih sadar akan kewajibannya.

“Kami melihat program seperti penghapusan denda menjadi cara yang cukup efektif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Tahun ini pun terlihat peningkatan yang signifikan,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Salah satu program yang mendapat respon positif adalah pemberian diskon 10 persen bagi wajib pajak yang membayar lebih awal pada triwulan pertama. Dengan adanya potongan tersebut, masyarakat yang biasanya menunda justru memilih melunasi sejak Januari, meski jatuh tempo berada pada Agustus.

“Antusias masyarakat tinggi. Dampaknya, penerimaan awal tahun menjadi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tambah Bayu.

Selain diskon, program penghapusan denda juga menjadi solusi bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan besar akibat akumulasi keterlambatan. Program ini membantu masyarakat menyelesaikan kewajibannya tanpa terbebani biaya tambahan.

Tidak hanya itu, tahun ini Bapenda Batam juga meluncurkan program Sibijakgo, yaitu layanan jemput bola yang melibatkan perangkat RT/RW di wilayah dengan tingkat kepatuhan rendah. Petugas turun langsung ke lingkungan warga untuk melakukan sosialisasi, verifikasi data, hingga melayani pembayaran di tempat.

“Minggu lalu kami turun ke Perumahan Kamel Cajijal. Warga dikumpulkan oleh RT/RW, kemudian kami jelaskan mekanisme PBB dan langsung melayani pembayaran. Cara ini terbukti efektif,” terangnya.

Bapenda juga terus meningkatkan inovasi akses pembayaran. Jika sebelumnya masyarakat harus mengantre di bank, kini pengecekan dan pembayaran PBB dapat dilakukan melalui ponsel, cukup dengan memindai kode QR.

“Sekarang bukan hanya cek tagihan, tapi pembayaran pun bisa dilakukan secara digital. Kami ingin seluruh layanan semakin mudah dan cepat,” katanya.

Bayu menegaskan bahwa pembangunan di Kota Batam sangat bergantung pada pajak daerah yang dibayarkan masyarakat, mulai dari pelebaran jalan, program PSPK, hingga peningkatan fasilitas umum. Semua kembali dinikmati oleh warga.

“Batam ini salah satu daerah yang paling mandiri secara fiskal. Pajak dari masyarakat kembali lagi kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan,” ungkap Bayu.

Bapenda juga bekerja sama dengan sejumlah Bank, seperti Bank Riau Kepri, BPR, BTN, dan BNI. Hal ini tentunya guna memperluas akses kanal pembayaran, sehingga masyarakat dapat melunasi kewajibannya tanpa hambatan.

Terkait Gebyar Pajak Daerah, Bayu menyebut kegiatan ini merupakan program perdana dan akan dievaluasi secara menyeluruh. Jika terbukti mampu meningkatkan kepatuhan, program ini berpotensi menjadi agenda rutin tahunan.

“Semua program pasti dievaluasi. Tahun lalu saja ada peningkatan penerimaan hingga Rp 120 juta setelah evaluasi program tertentu. Artinya langkah-langkah ini memberi dampak positif,” tegas Bayu lagi di Ruang Kerjanya pukul 15.00 WIB.

Bayu berharap rangkaian program inovatif ini dapat terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat.

“Pada akhirnya, pajak ini kembali lagi untuk masyarakat dalam bentuk pembangunan. Jadi kami berharap tingkat kepatuhan semakin tinggi”. tutupnya. (KF)