Senin, Mei 25, 2026
Beranda blog Halaman 862

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Karimun Menyisakan 1 Orang, Rachmadi : Alhamdulillah Kondisinya Membaik

Karimun, GK.com – Keberhasilan Tim Medis dalam Penanganan Covid-19 di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun, setelah 4 dari 5 orang pasien positif dinyatakan sembuh, tentu menimbulkan rasa syukur dan ketenangan bagi tim Medis dan masyarakat Karimun khususnya.

Untuk diketahui, pasien 04 yang terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu lalu, dinyatakan sembuh setelah hasil swab ke-3 dan ke-4 yang diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun menunjukkan hasil negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengucapkan rasa syukurnya karena satu persatu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, mulai berkurang.

“Saat ini, pasien 04 sudah sembuh dan akan segera dipulangkan, setelah melalui proses pemantauan paling lama 2 hari,” kata Rachmadi kepada Awak Media ini melalui via Whatsapp, Minggu (10/05) sekitar pukul 20.00 Wib.

“Tinggal 1 orang pasien positif lagi yang masih dirawat dan Alhamdulillah kondisinya baik, kita doakan yang terbaik bagi pasien, dan diharapkan kepada masyarakat, agar selalu menjaga jarak dan disiplin mencuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas, supaya terhindari dari segala penyakit”. tutup Rachmadi. (KR).

Editor : Febri

101 Pasien Positif Covid-19 di Kepri, 70 Orang Dinyatakan Sembuh

Tanjungpinang, GK.com – Pasien Covid-19 di Kepulauan Riau mengalami kondisi penurunan yang cukup baik. Hal ini terlihat dari Pers Rilis yang disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, H. Isdianto, Minggu (10/5).

Hingga saat ini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.752, yang mana sebanyak 3.321 orang telah selesai pemantauan. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), ada sebanyak 408 orang, dan 327 diantaranya telah selesai pengawasan.

Sedangkan, pasien positif Covid-19 di Kepri ada sebanyak 101 orang, 29 diantaranya merupakan pasien Covid-19 cluster RS Galang. Dari total keseluruhan, telah sembuh sebanyak 70 orang.

Sampai saat ini, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang masih memegang rekor tertinggi. Untuk Ibu Kota Provinsi Kepri, yakni Kota Tanjungpinang yang menjadikan RS Raja Ahmad Thabib sebagai Rumah Sakit rujukan, memiliki kasus positif Covid-19 konfirmasi PCR sebanyak 26 orang dan telah berhasil menyembuhkan pasien Covid-19 sebanyak 18 orang.

Sementara, Kota Batam yang kini telah ditetapkan sebagai zona merah, memiliki pasien positif Covid-19 sebanyak 39 orang dan berhasil menyembuhkan sebanyak 22 orang. Pada cluster RS Galang yang memiliki 29 pasien positif Covid-19, 25 orang diantaranya juga telah sembuh.

Selanjutnya, di Kabupaten Karimun terdapat 5 pasien positif Covid-19, telah sembuh 4 orang, di Kabupaten Bintan terdapat 2 pasien positif, dan di Kabupaten Natuna, Anambas serta Lingga masih zero Covid-19. (FL).

Sudah Beroperasi, Namun Penumpang di Bandara Hang Nadim Masih Sepi

Batam, GK.com – Penerbangan penumpang di Bandara Hang Nadim Batam sudah Mulai beroperasi. Meski begitu, aktivitas penerbangan komersial (untuk penumpang) masih terlihat sepi.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan TIK BP Batam, Suwarso mengatakan, pada Sabtu (9/5), sudah ada tiga pesawat komersial yang beroperasi.

“Maskapai yang sudah beroperasi yaitu, Garuda Indonesia type B737-800, kemudian Citilink yang terdiri dari dua flight type A320 rute menuju Jakarta dan Surabaya. Dari dua flight ini, Citilink membawa 5 orang penumpang ke Batam dan 7 orang penumpang yang berangkat ke kedua rute tersebut,” paparnya.

“Sedangkan untuk pesawat kargo, masih beroperasi normal, ada dua penerbangan maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air dengan tujuan ke Jakarta,” lanjut Suwarso.

Sementara itu, direncanakan pada hari Minggu (10/5), ada 7 penerbangan yang akan beroperasi yaitu, maskapai Garuda dengan dua penerbangan, maskapai Citilink dengan dua penerbangan, dan Lion Grup dengan tiga penerbangan.

Saat itu, Suwarso juga mengemukakan, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

“Untuk itu diimbau kepada calon penumpang yang hendak melaksanakan penerbangan agar dapat mematuhi peraturan sesuai dengan surat edaran,” katanya.

“Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan oleh calon penumpang, antara lain datang lebih awal sewaktu akan melakukan check-in, melengkapi dokumen yang dibutuhkan sesuai SE Nomor 4 Tahun 2020, selalu meng-update jadwal penerbangan, dan ikuti arahan petugas di lapangan”. pungkas Suwarso. (Hms/RD).

Editor : Febri

Plt Wali Kota Tanjungpinang Sidak Pasar, Harga Masih Normal Dan Terjangkau

Tanjungpinang, GK.com – Sekitar pukul 06.00 Wib pagi tadi, Plt Wali Kota Hj. Rahma, S.IP sudah aktif mengunjungi pasar untuk melakukan sidak terkait harga bahan pokok, sekaligus memantau kepatuhan masyarakat atas penggunaan masker saat berbelanja di Pasar Baru, Jalan Pasar, Kota Tanjungpinang.

Saat itu, Rahma yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Drs. Teguh Ahmad Syafari, M.Si, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kasatpol PP, Kepala BPBD dan Dirut BUMD Kota Tanjungpinang langsung menemui para pedagang dan mengecek harga bahan pokok disejalankan dengan memberikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat, baik pembeli maupun pedagang yang beraktifitas di Pasar Baru.

Satu-persatu kios seperti kios sayur-mayur dan daging dicek serta kebutuhan pokok lainnya sembari bertanya terkait harga komoditi yang dijual oleh pedagang untuk memantau sejauh mana ketersediaan stok barang dan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2020.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pemantauan dilapangan, tingkat kesadaran masyarakat menggunakan masker sudah sangat baik, meskipun masih ada beberapa warga yang tidak menggunakan masker, namun langsung kita berikan masker serta pemahaman atas pentingnya penggunaan masker saat berada di lingkungan ramai orang,” ujar Rahma.

Disampaikan Rahma, untuk harga kebutuhan pokok, sampai hari ini masih relatif normal dan terjangkau, bahkan informasi yang disampaikan oleh para pedagang, ada beberapa harga kebutuhan pokok yang cenderung menurun, seperti cabe merah dan bawang. Hal ini bisa dipastikan ketersediaan kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik di Kota Tanjungpinang.

“Tentu harapan kita bersama semoga tidak ada kenaikan harga yang melonjak naik menjelang perayaan hari besar tahun ini, dan seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang selalu diberikan kesehatan, serta Virus Corona segera berakhir, agar kita semua dapat melakukan aktifitas secara normal kembali”. harap Rahma.

Untuk pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Tanjungpinang, cabai merah dan cabe rawit dikisaran harga Rp 28.000,-/kg, bawang putih Rp 30.000,-/kg, bawang jawa Rp 40.000,-/kg, bawang birma Rp 24.000,-/kg, bawang india Rp 18.000,-/kg kentang Rp 15.000,-/kg, tomat Rp 12.000 ,-/kg, wortel Rp 17.000,-/kg, dan untuk harga ayam boiler kisaran Rp 37.000,-/kg. (Hms/Red).

Editor : Febri

Prof. Dr. M Nuh : Kualitas Kemerdekaan Pers Adalah Kepentingan Berbangsa Dan Bernegara

Jakarta, GK.com – Saat ini, semakin maraknya diskriminasi terhadap Pers, sehingga kualitas kemerdekaan Pers harus ditingkatkan, karena hal tersebut bukanlah untuk kepentingan Pers itu sendiri, melainkan juga untuk demokrasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Dewan Pers Prof. Dr. M Nuh mengatakan hal itu dalam Webinar yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam memperingati Hari Kebebasan Pers se- Dunia, Jumat (8/4) yang diikuti para pengurus SMSI dari seluruh Provinsi di Indonesia. Webinar yang dipandu oleh moderator Ervik Ari Susanto itu juga menghadirkan pembicara Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI Dr. Ir. M Hatta Radjasa, dan Ketua SMSI Pusat Firdaus.

Dikatakan Nuh, untuk meningkatkan kemerdekaan Pers, tentunya harus ditopang oleh kompetensi, integritas, perlindungan, dan kesejahteraan. Bagaimana mungkin Pers merdeka kalau tidak ada perlindungan dan kesejahteraan.

“Siapa lagi yang akan memberitakan pembangunan dan pengumuman Pemerintah untuk Bangsa ini, kalau Pers kita tidak berdaya,” kata Nuh yang sekaligus mengingatkan unsur Pers harus dibantu oleh Pemerintah di masa Pandemik Covid-19 ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI Hatta Radjasa juga mengingatkan Pemerintah di masa Pandemik Covid-19 ini supaya memberi stimulus usaha kecil dan menengah, termasuk usaha bidang Pers, karena tidak semua perusahaan Pers itu usaha besar.

“Jangan sampai ada pengecualian, semua harus dibantu,” tutur Hatta Radjasa.

M Nuh menegaskan, Pers itu pilar demokrasi, tidak boleh ada celah untuk melemahkan kemerdekaan Pers.

“Kita justru harus meningkatkan kemerdekaannya untuk membangun Negara yang kita banggakan dan kita cintai ini,” ucap Nuh.

Menurut Nuh, Kemerdekaan Pers juga bermakna sangat penting untuk kemanusiaan dan pembangunan Bangsa dan Negara. Dalam tugas Pers terdapat unsur pendidikan yang mencerahkan, pemberdayaan, dan hiburan, bahkan ada peran kontrol sosial.

Dalam kesempatan tersebut, M Nuh mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada SMSI yang ikut mengupayakan dan membuka kesadaran masyarakat mengenai pentingnya meningkatkan kualitas kemerdekaan Pers seperti melalui Webinar ini.

Webinar ini sendiri dirancang oleh SMSI untuk menggantikan acara peringatan Hari Pers se-Dunia yang batal diselenggarakan di Jakarta karena Pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum SMSI, Firdaus melaporkan perkembangan keanggotaan SMSI di seluruh Indonesia.

“Sekarang ini Alhamdulillah keanggotaan SMSI sudah mencapai 672 Perusahaan Media Siber, secara administrasi semua sudah clear,” jelas Firdaus.

Dalam waktu dekat SMSI mempunyai newsroom bersama, dengan anggota dari perusahaan-perusahaan Media yang berbeda-beda di Tanah Air. Jadi SMSI di sini membangun kebersamaan.

Disampaikan Nuh, sekarang ini kita sedang dalam uji ketahanan sistem, bagaimana kita bisa bertahan hidup, bagaimana kita bisa nyalip di tikungan ketika semua sedang mengerim.

Ini penting buat SMSI yang tengah mengeksplorasi cyber space, dan membangun kebersamaan dengan filosofi “The Power of We”. (***)

Editor : Febri

Sekitar 700 Warga Domisili Kelurahan Teluk Air Akan Terima Sembako Bantuan Dari Provinsi Kepri

Karimun, GK.com – Sebanyak kurang lebih 700 warga yang berdomisili di wilayah Kelurahan Teluk Air akan menerima bantuan berupa sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Kabupaten Karimun.

Sembako tersebutnantinya akan dibagikan kepada warga yang belum menerima bantuan bahan pokok dari Pemerintah Kabupaten Karimun yang telah disalurkan ke seluruh Kelurahan dan desa se- Kabupaten Karimun sebanyak 33 ribu paket.

Lurah Teluk Air, Syafrizal, S.STP saat ditemui Media ini di Ruang Kerjanya, Jum’at (8/5) pukul 09.00 Wib mengatakan, penyerahan sembako yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi itu, akan diserahkan secara merata kepada warga berdasarkan domisili, bukan Kartu Keluarga (KK).

“Karena pembagian sembako ini dilakukan secara pemerataan sesuai arahan Bupati Karimun, warga yang berdomisili di wilayah Teluk Air, namun berstatus KK luar, tetap kita masukkan ke daftar penerima sembako, sementara bantuan sembako dari Pemda minggu lalu, diutamakan untuk warga berstatus KK di wilayah Teluk Air yang terdampak akibat Covid-19 sebanyak 700 lebih,” papar Syafrizal.

“Apabila ada warga berdomisili di luar wilayah Teluk Air melapor kesini untuk didaftarkan sebagai penerima bantuan sembako, tetapi berstatus KK di wilayah kami, akan kami tolak, namun kami akan melaporkan ke Kelurahan warga itu berdomisili awal, agar dimasukkan ke daftar penerima sembako,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut Syafrizal memaparkan, pada saat pengumpulan data warga, akan diinterogasi dahulu agar sembako tersebut tepat sasaran, karena selain diutamakan domisili di wilayah Teluk Air, juga diprioritaskan bagi warga terdampak akibat Covid-19. Oleh karena itu, para pegawai maupun warga yang mampu belum dapat didaftarkan sebagai penerima bantuan sembako.

“Pertanggungjawaban kita Insha Allah jelas, karena pada saat pengambilan sembako yang diserahkan kepada masing-masing RT, nama warga yang mengambil sembako itu harus sama dengan KK beserta tandatangan, agar tidak terjadi tumpang tindih,” tegas Syafrizal.

“Jika yang bersangkutan penerima bantuan sembako itu tidak dapat mengambil langsung, kita coret namanya dan dialihkan kepada warga yang belum menerima sebagai penggantinya dengan melampirkan KK, kemudian kita buat berita acara penggantian nama penerima,” ujarnya.

Dikatakan Syafrizal, penyerahan sembako tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan dengan social distancing, agar tidak menciptakan kerumunan, yaitu pemberlakuan jam pengambilan sembako dengan jumlah kuota 10 warga setiap per-jamnya.

“Sudah kita sosialisasikan, jadi diharapkan kepada seluruh RT di wilayah Kelurahan Teluk Air jangan sampai ada data warga yang terlewati, sehingga tidak ada lagi warga yang mengeluh belum menerima bantuan sembako ini, karena pada saat pembagian, tentunya kita tidak bisa melakukan penambahan lagi”. tutup Syafrizal. (KR).

Editor : Febri