Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 45

Belum Ada Keputusan Resmi, Tanjungpinang Masih Menunggu Penetapan MTQ Provinsi 2026

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Terkait kisi-kisi Kota Tanjungpinang akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kepulauan di tahun 2026 ini, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza menyampaikan, jika sampai saat ini belum ada keputusan resmi mengenai berkaitan hal tersebut.

“Untuk MTQ, sampai sekarang belum ada keputusan resmi yang ditetapkan. Kami masih menunggu penetapan lebih lanjut dari pihak terkait, sebelum mengambil langkah persiapan lebih lanjut”. ujarnya singkat, usai melaksanakan Salat Istisqa di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Jumat (13/02/2026) siang. (KF)

Parkir Sebagai Potensi PAD Strategis, Dishub Dorong Penataan, Edukasi, Dan Teknologi untuk Layanan yang Tertib Dan Transparan

Parkir Sebagai Potensi PAD Strategis, Dishub Dorong Penataan, Edukasi, Dan Teknologi untuk Layanan yang Tertib Dan Transparan
Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Tohap Siahaan. (Foto gerbangkepri.com)

Karimun, GK.com – Persoalan parkir masih menjadi salah satu dinamika yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tingginya interaksi di lapangan membuat sektor ini membutuhkan Penataan, Pengawasan, serta Edukasi yang berkelanjutan agar berjalan tertib, serta memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun, Tohap Siahaan mengatakan, sektor parkir merupakan salah satu sumber potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola melalui Dishub. Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, inovasi dan optimalisasi, pendapatan dari retribusi parkir menjadi langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

“Parkir ini memang sangat dinamis, karena langsung berhubungan dengan masyarakat. Perlu sosialisasi dan edukasi maksimal. Salah satu potensi pendapatan daerah itu dari sektor perparkiran. Dengan kondisi fiskal yang terbatas, daerah harus melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan,” ujar Tohap saat ditemui di Ruang kerjanya, Jumat (13/02/2026).

Diterangkan Tohap, upaya penataan juga tidak bertujuan membebani masyarakat, melainkan agar sistem parkir lebih rapi, tertib, dan transparan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dari sisi pelayanan, pihaknya terus mengedukasi Juru Parkir (Jukir) agar lebih ramah dan profesional dalam melayani masyarakat.

Selain penataan, peningkatan teknologi juga mulai diupayakan, meski masih terbatas. Dishub akan mendorong Badan Usaha pengelola parkir untuk terus melakukan edukasi kepada para Jukir, terutama dalam penerapan sistem pembayaran yang lebih modern.

Terkait kemungkinan penerapan sistem stiker atau pembayaran tahunan, Tohap menuturkan, saat ini, sistem pembayaran parkir masih bisa dilakukan secara tunai maupun non-tunai, dan penerapan sistem non-tunai baru akan mulai dioptimalkan.

“Alatnya sebenarnya sudah ada, tetapi kesiapan dan pengetahuan Jukir perlu terus diedukasi. Mengubah kebiasaan yang sudah berjalan puluhan tahun tentu tidak mudah. Karena itu, dilakukanlah penataan ulang dan edukasi setiap hari oleh Badan Usaha,” papar Tohap sekitar Pukul 11.10 WIB.

Pada kesempatan itu, Tohap juga menegaskan pentingnya pelayanan kepada masyarakat, termasuk kewajiban pemberian karcis parkir. Bahkan, telah dipasang papan imbauan yang menegaskan apabila tidak diberikan karcis, masyarakat tidak perlu membayar.

Dishub telah turun langsung melakukan pengawasan terhadap Badan Usaha pengelola parkir untuk memastikan edukasi berjalan dengan baik. Pengawasan dilakukan hingga mendatangi para Jukir, baik siang maupun di malam hari, bahkan ke rumah mereka, guna memastikan tidak ada lagi Jukir liar yang beroperasi.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi Jukir liar. Jukir wajib memberikan karcis kepada masyarakat, tarif tidak boleh melebihi ketentuan, dan harus hadir saat masyarakat membutuhkan pelayanan parkir”. tegasnya.

Melalui langkah penataan, pengawasan, dan edukasi yang berkelanjutan, sektor perparkiran di Karimun diharapkan semakin tertib, profesional, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah tanpa memberatkan masyarakat. (DS)

Wawako Tanjungpinang Pimpin Salat Istisqa, ini Tujuannya

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M saat memimpin Salat Istisqa

Tanjungpinang, GK.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M memimpin pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Pamedan Ahmad Yani sebagai bentuk ikhtiar bersama memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang, unsur Forkopimda, tokoh agama, alim ulama, serta masyarakat yang bersama-sama bermunajat agar hujan segera turun, menyusul kondisi kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Raja Ariza menyampaikan, minimnya curah hujan berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih. Kota Tanjungpinang sendiri sangat bergantung pada sumber air dari Sungai Gesek dan Sungai Pulai, serta cadangan air tanah.

BACA JUGA: 👇👇👇



“Beberapa bulan ini hujan tidak turun secara maksimal, sehingga terjadi kekeringan di sejumlah wilayah. Kita khawatir jika kondisi ini berkepanjangan, karena selain berdampak pada ketersediaan air bersih, tumbuhan dan rumput juga mulai banyak yang mati”. Ujarnya, Jumat (13/02/2026) Pukul 14.38 WIB.

Ia menambahkan, Salat Istisqa ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota bersama para tokoh agama dan masyarakat sebagai bentuk doa dan istighfar, memohon ampun serta berharap hujan turun membawa keberkahan bagi Kota Tanjungpinang.

Raja Ariza juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, alim ulama, serta warga yang telah hadir dan berpartisipasi dalam pelaksanaan Salat Istisqa tersebut. (KF)

Pemko Tanjungpinang Maksimalkan Distribusi Air Bersih Kepada Warga

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M (Foto gerbangkepri.com

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya mengatasi dampak kekeringan yang terjadi akibat minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., menjelaskan bahwa Pemko bersama PDAM, BPBD, dan Dinas Perkim telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat menggunakan mobil tangki. Namun demikian, bantuan tersebut belum dapat menjangkau seluruh wilayah di Kota Tanjungpinang secara maksimal.

“Kita sangat bergantung pada Sungai Pulai sebagai sumber air utama. Saat ini, debit air mengalami penurunan akibat kekeringan. PDAM sudah berupaya maksimal, dibantu BPBD dan Perkim untuk mendistribusikan air ke rumah-rumah warga, tetapi memang belum bisa meng-cover semuanya”. jelasnya Jumat (13/02/2026) siang.

Pemerintah Kota berharap hujan segera turun dalam waktu dekat agar kondisi ketersediaan air kembali normal dan tidak berdampak lebih luas terhadap kehidupan masyarakat. (KF)

Aksesibilitas Jadi Tantangan, Disbudpar Tanjungpinang Bidik Wisman dari Batam

Kota Tanjungpinang. (Foto gerbangkepri.com)

Tanjungpinang, GK.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang mengakui aksesibilitas masih menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman).

Dikatakan Kadisbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri melalui Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Salman, frekuensi dan intensitas moda transportasi menuju Tanjungpinang masih belum maksimal, terutama dari sisi jumlah perjalanan.

BACA JUGA: 👇👇👇



“Ini menjadi tantangan tersendiri, karena kuantitas trip perjalanan menuju Tanjungpinang masih perlu ditingkatkan,” ujarnya sekitar Pukul 17.40 WIB melalui via WhatsApp, Kamis (12/02/2026).

Meski demikian, pihaknya melihat adanya peluang besar dari meningkatnya kunjungan Wisman ke Batam, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Kondisi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk menarik Wisatawan agar melanjutkan perjalanan ke Tanjungpinang.

Untuk itu, Disbudpar Tanjungpinang akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pelaku industri pariwisata di Batam, seperti ASITA ( Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) dan HPI Provinsi Kepri guna menyusun dan mempromosikan paket-paket wisata ke Tanjungpinang.

Sementara dari sisi infrastruktur, Salman menyebut, destinasi unggulan Pulau Penyengat saat ini sudah sangat layak dikunjungi. Namun, masih terdapat beberapa sarana pendukung seperti pelabuhan yang dinilai belum sepenuhnya representatif , dan akan diupayakan peningkatan sarana dan prasarananya.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pendukung agar kunjungan Wisman ke Tanjungpinang semakin meningkat”. tegasnya. (KF)

RSBP Batam Gelar Edukasi PJB, Berikut Manfaatnya

RSBP Batam saat menggelar edukasi PJB. (Foto BP Batam)

Batam, GK.com – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB), pada Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan literasi kesehatan jantung, serta di ikuti oleh pasien, dan keluarga pasien di Ruang Tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam.

dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, selaku Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam menjelaskan, edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai deteksi dini, pengobatan, serta peran keluarga dalam penanganan penyakit jantung bawaan.

“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam, sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” kata Wulandari.

BACA JUGA: 👇👇👇



Kegiatan berlangsung interaktif, disertai antusia dari para peserta saat sesi diskusi seputar proses tindakan hingga pola hidup pasca penanganan PJB.

Lalu, Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP menyampaikan, kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.

“Sesuai arahan Pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” ungkap Tanto Budiharto.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya RSBP Batam untuk mewujudkan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat”. tambah Tanto Budiharto.

Dikesempatan yang berbeda, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad menuturkan, edukasi publik menjadi pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis.

Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. (RD)