Minggu, Juni 21, 2026
Beranda blog Halaman 458

Patuh Terhadap UU, LKPD Tahun 2021 Pemko Batam di Serahkan ke BPK RI

Wakil Walikota Batam saat menyerahkan LKPD Tahun 2021 kepada BPK RI (Ist).
Wakil Walikota Batam saat menyerahkan LKPD Tahun 2021 kepada BPK RI (Ist).

Batam, GK.com – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan secara langsung Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2021 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

“Sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-Undang, Pemerintahan Daerah dan aturan yang ada selama ini, bahwa LKPD wajib disusun setiap Tahun Anggaran (TA). Selanjutnya disampaikan kepada BPK,” ujarnya, Senin (21/03/2022).

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Kepri, Masmudi saat itu memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang telah menyampaikan LKPD sesuai dengan tenggang waktu yang telah ditetapkan.

“BPK sangat apresiasi karena lebih cepat dari batas akhir penyampaian LKPD, yakni tanggal 31 Maret 2022,” tutur Masmudi.

“Sesuai dengan aturan yang ada, LKPD wajib disampaikan Pemda paling lambat adalah tiga bulan setelah Tahun Anggaran selesai. Lalu LKPD akan lakukan pemeriksaan dan memberikan pendapat atau opini atas LKPD tersebut,” terangnya.

“Ada empat macam jenis pendapat dari BPK yaitu, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion, Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Qualified Opinion Opini Tidak Wajar atau Adversed Opinion, dan Pernyataan menolak memberikan opini (disclaimer of opinion). (Red/Ist).

Editor : Milla

Awal April Jalur Pelabuhan Internasional di SBP Dibuka, Kepala KKP Tanjungpinang Pusing

Kepala KKP Tanjungpinang, Agus Jamaludin
Kepala KKP Tanjungpinang, Agus Jamaludin

Tanjungpinang, GK.com –  Dibukanya pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang untuk pelayaran Johor Malaysia pada tanggal 01 April 2022 mendatang, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang pusing.

Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang, Agus Jamaludin yang mengaku kepada awak Media ini saat dijumpai di Kantornya pada Senin (21/03/2022),  pihaknya bersama Stakeholder terkait belum melakukan persiapan.

“Mulai dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Tanjungpinang sampai saat ini belum ada menggelar rapat dalam membahas bagaimana mekanisme kedatangan untuk para penumpang yang berasal dari Malaysia,” ungkap Agus.

Saat itu, Agus juga sempat mengeluh serta mempertanyakan siapa nantinya yang akan bertanggung jawab apabila ada penumpang yang terkonfirmasi Covid-19 saat di lakukannya tes PCR.

“Apabila ada penumpang yang terkonfirmasi Covid-19, mau dibawa kemana ? Pengecekan PCR juga siapa yang mau mengadakan kita nggak tau ? Trus, siapa yang di balik layar, kita juga bingung ? Tentu disini perlu adanya koordinasi untuk menyambut kedatangan penumpang dari Negara lain,” ucap Agus.

“Saat ini ada dua PT pelayaran yang telah mendapatkan izin untuk mengangkut penumpang, yaitu PT. Pelayaran Nasional Cuaca Marina Servic Atama dan PT. Rembang Sejahtera Bahari. Tinggal menunggu hari lagi tanggal 01 April, kapan lagi mau priper”. keluh Agus. (IWD).

Editor : Ron

Simpang Pujasera Ganet Semrawut Tanpa Traffic Light, Ini Penjelasan Kadishub Tanjungpinang

Kadishub Tanjungpinang, Bambang Hartanto
Kadishub Tanjungpinang, Bambang Hartanto

Tanjungpinang, GK.com Tidak adanya terpasang Traffic Light di persimpang Pujasera Ganet membuat lokasi di jalan area tersebut tanpak semrawut.

Terlihat para pengendara roda dua maupun roda empat saling serobot untuk menyeberangi jalan di jam kerja maupun jam pulang kerja. Bahkan tak jarang sesekali terjadi adu mulut diantara para pengendara yang saling ingin duluan melewati jalan tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto angkat bicara. Kepada awak Media ini, Bambang mengungkapkan berkaitan pemasangan Traffic Light itu mempunyai penilaian tersendiri.

“Tidak mutlak harus di pasang, karena telah ada petunjuk kecepatan di area situ, dan itu sudah sangat membantu. Ada kriteria tertentu harus dipasangnya Traffic Light, petunjuk jalan, dan pulau – pulau,” jelas Bambang, Senin (21/03/2022) sekitar pukul 09.00 Wib di Ruang Kerjanya.

Ditambahkan Bambang, tidak hanya pertigaan maupun perempatan yang memiliki kriteria khusus, bundaran juga miliki kerteria.

“Sebagai contoh, bundaran yang berada di perbatasan Tanjungpinang – Bintan tidak harus ada Traffic Light, karena kita melihat kepadatan lalulintas di Jalan tersebut. Apabila ingin di pasang Traffic Light di bundaran juga harus di bundaran besar yang bisa di manufer kendaraan besar”. Tegas Bambang. (IWD).

Editor : Milla

Per Liter Minyak Goreng Curah Rp 14.000

Kepala Disperindag Kepri, Aries Fhariandi (Ist).
Kepala Disperindag Kepri, Aries Fhariandi (Ist).

Kepri, GK.com – Untuk mengatur harga minyak goreng curah,  Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terbaru  melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)  Republik Indonesia (RI) Nomor  11 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng Curah sebesar Rp 14.000,- per liter nya.

Peraturan ini  sekaligus mencabut Peraturan Menteri Perdagangan nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng sawit yang mengatur tentang HET minyak goreng baik curah maupun kemasan.

Dengan demikian, berdasarkan Permendag terbaru, hanya minyak goreng curah saja yang diatur berdasarkan HET, sementara untuk minyak goreng kemasan, baik kemasan sederhana maupun premium, berlaku sesuai harga keekonomian (harga pasar).

“Peraturan ini tentunya berdampak terhadap fenomena pasar, khususnya di Provinsi Kepri. Untuk minyak goreng kemasan saat ini sesuai harga pasarnya berkisar Rp 23.000,- s/d Rp 25.000,- per liternya. Sementara itu, untuk minyak goreng curah selama ini memang sangat sedikit beredar di Provinsi Kepri, karena masyarakat lebih dominan membeli minyak goreng kemasan ketimbang minyak goreng curah, sehingga permintaan akan minyak goreng curah selama ini memang sangat kecil. Seiring dengan perubahan kebijakan terbaru ini bisa saja permintaan minyak goreng curah akan meningkat,” ucap Gubernur Kepri, Ansar Ahmad usai menghadiri acara silaturahmi sempena menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 H di Masjid At – Taqwa Kauman Muhammadiyah Ahmad, Minggu (20/03/2022).

Sehubungan dengan penerapan kebijakan terbaru ini, Gubernur Kepulauan Riau telah mengambil langkah-langkah strategis yang kemudian ditindaklanjuti melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri dengan memastikan agar pasokan minyak goreng aman dan tersedia di Provinsi Kepri. Hal ini sudah dilakukan dengan berkoordinasi dan membangun komitmen bersama pelaku usaha, baik produsen, distribitor dan agen untuk tetap menjaga kelancaran pasokan minyak goreng di seluruh wilayah Provinsi Kepri.

“Terkait minyak goreng curah, ini merupakan  alternatif minyak goreng murah bagi masyarakat, Pemprov Kepri terus mengupayakan agar tersedia dalam jumlah yang cukup. Kita mendorong dan memfasilitasi pelaku usaha di Kabupaten maupun Kota untuk dapat memasok dan memperdagangkan minyak goreng curah. Kita juga sudah mengajukan kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan penugasan kepada produsen-produsen minyak goreng, baik yang ada didalam maupun di luar Kepri untuk memasok minyak goreng di wilayah Kepri,” ujar Ansar didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Persagangan (Disperindag) Kepri Aries Fhariandi.

Adapun pengajuan tersebut sudah disampaikan baik dengan melalu surat resmi, maupun komunikasi dan koordinasi langsung melalui Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI mupun Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI.

“Kita juga mengarahkan Pemerintah Kabupaten dan Kota agar secara intensif berkoordinasi dengan para pelaku usaha atau distributor di tingkat lokal untuk dapat memasok minyak goreng curah dan menjaga kelancaran distribusinya,” tambahnya.

Untuk itu, Gubernur Kepri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bijak dalam berbelanja, khususnya minyak goreng, jangan  panic buying dengan cara memborong atau membeli dalam jumlah yang banyak, karena hal ini bisa berdampak terhadap kekurangan dan kelangkaan stok di pasaran.

“Masyarakat jangan pabic. Kita akan terus berupaya agar stok tetap terjaga dan HET khusus untuk minyak goreng curah dapat terbentuk dipasaran”. tutupnya. (*).

Editor : Ron

Resmi di Gelar, Target Raih Tiga Besar

MTQ Kabupaten Lingga Resmi di Laksanakan (Ist)
MTQ Kabupaten Lingga Resmi di Laksanakan (Ist)

Lingga, GK.com – Staf Ahli Bidang Kesra dan ESDM Kepri Mahadi Rahman mewakili Gubernur Kepulauan Riau resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- IX tingkat Kabupaten Lingga Tahun 2022.

Acara yang ditandai dengan pemukulan beduk secara serentak pada Minggu (20/03/2022) malam itu diikuti sebanyak 394 Kafilah dari 13 Kecamatan yang akan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mewakili Kabupaten Lingga di MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang bakal berlangsung di Kabupaten Anambas mendatang, bagi peserta yang nantinya meraih juara.

Tidak hanya kegiatan siar agama, pada pelaksanaan MTQ ini juga turut di warnai dengan hadirnya stand-stand UMKM dari masing-masing Kecamatan.

Bupati Lingga, Muhammad Nizar dalam pidatonya mengatakan, terlaksananya kegiatan MTQ ke- IX Tahun 2022 ini tentunya berkat kerjasama dari semua pihak yang terlibat, yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

“Dan untuk ini, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Lingga mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Baca juga :

“Kita ketahui bersama, Covid yang melanda di Negara kita tentunya membuat perekonomian  secara tidak langsung ikut terimbas. Namun demikian, Alhamdulillah hal ini tidak menyurut semangat untuk berpartisipasi demi mensukseskan kegiatan keagamaan pada Tahun ini,” kata Nizar.

Tahun 2020, MTQ ke- VIII yang berlangsung di Kecamatan Senayang sempat berjalan baik, sebelum Covid-19 masuk ke Kabupaten Lingga di Tahun 2021. Pelaksanaan STQ ke- IX tingkat Kabupaten yang berlangsung di Kecamatan Lingga hanya berjalan sederhana, ini dikarenakan tingginya kasus Covid-19.

Dengan singkatnya waktu pelaksanaan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 19 s/d 26 Maret mendatang, Nizar berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik buat para peserta, maupun masyarakat Kabupaten Lingga, terkhusus di sekitar Kecamatan Singkep Pesisir.

“Dari UMKM dan kegiatan keagamaan dengan lomba-lomba yang ada, mohon dihadiri. Kita mendengar saja, sudah dapat pahala. Apalagi mengikuti kegiatan sampai selesai, Insya Allah berkahlah tempat kita,” tutur Nizar.

MTQ sendiri merupakan kegiatan keagamaan yang dijadikan sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda dengan Al- Qur’an. Dapat menjadi motivasi generasi muda untuk terus mengamal dan memahami kandungan Al- Qur’an agar dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana kehidupan beragama.

“Pelaksanaan MTQ ini sebagai sarana mencari bibit Hafizh dan Hafizah serta Qori dan Qoriah dengan bakat-bakat terbaik untuk mewakili Kabupaten Lingga di tingkat Provinsi Kepri nanti. Insya Allah, minimal 3 besar dapat kita raih, karena ada beberapa cabang yang tidak bisa diikutsertakan di Provinsi. Berdasarkan pengalaman-pengalaman keikutsertaan sebelumnya, Batam dan Karimun adalah saingan berat pada MTQ Provinsi,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kesra dan ESDM Kepri Mahadi Rahman, SQ, M.P menyampaikan apresiasinya untuk para Kafilah-Kafilah Kabupaten Lingga dalam kontribusi membangun nama baik Kepulauan Riau dibidang Al- Qur’an. Kita ketahui, Lingga cukup juga disegani di bidang Al- Qur’an.

Meski lahir dari Pulau-Pulau, namun Qori-Qoriah Kabupaten Lingga bisa menyumbang nilai untuk Provinsi, salah satunya pada pelaksanaan STQH Nasional Tahun lalu. Dia berharap, pembinaan dan seleksi di bidang Al- Qur’an ini dapat terus digiatkan di Kabupaten Lingga.

“Kabupaten Lingga tidak bias dipandang sebelah mata. Meski pesisir, namun Lingga telah melahirkan Qori ke Nasional maupun Internasional”. pungkasnya.

Acara MTQ tesebut dilaksanakan di Kecamatan Singkep Pesisir. (Man).

Editor : Ron

Mengenal Dan Mengenang Sejarah Dalam Kenduri Kampong

Bupati Karimun saat menghadiri Kenduri Kampong (Ist)
Bupati Karimun saat menghadiri Kenduri Kampong (Ist)

Karimun, GK.com – Menghadiri kegiatan Kenduri Kampong Kecamatan Meral Tahun 2022 di Gedung Serbaguna Kelurahan Sungai Pasir pada Minggu (20/03/2022), Bupati Karimun Dr H Aunur Rafiq S. Sos M.Si mengajak pemuda mengenal dan mengenang sejarah.

Bertemakan ‘Marwahkan Diri Melayukan Negeri’ Kenduri Kampong ini di laksanakan juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah

Diinisiasi oleh pemuda, dalam acara tersebut menghadiri narasumber Drs Raja Sirwansyah yang bercerita tentang sejarah berdirinya Kabupaten Karimun.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun Aunur Rafiq menuturkan, “Bangsa yang besar adalah Bangsa yang mengenal sejarah. Jika kita mau maju, maka pemudanya harus mengenal dan mengenang sejarah pendiri Kabupaten Karimun ini,” ucapnya.

“Terima kasih atas inisiasi para pemuda yang menyelenggarakan Kenduri Kampong yang sangat kental akan tradisi melayu. Kegiatan ini bukan hanya sebatas kumpul-kumpul belaka, melainkan juga menjadi ajang dalam melestarikan tradisi melayu,” katanya.

“Melalui kenduri kampong ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pendiri-pendiri Karimun, Insya llah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan di Karimun kedepannya”. tutur Aunur Rafiq.

Pada kesempatan itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq juga melakukan ziarah makam para amir Karimun di Masjid Raya Al-Mubaraq. Turut hadir juga Ketua DPRD Karimun pada momen itu. (Red/Ist).

Editor : Milla