Karimun, GK.com – Dalam rangka menghadapi arus Angkutan Lebaran 2026, berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan pelayanan penyeberangan berjalan aman, tertib, dan lancar. Fokus utama diarahkan pada peningkatan standar keselamatan serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Supervisi Kepala Lintasan ASDP Tanjung Balai Karimun, Huseri menyampaikan pihaknya telah menambah perlengkapan keselamatan bagi penumpang sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan pengguna jasa selama periode mudik dan arus balik.
“Untuk armada, saat ini tidak ada penambahan kapal. Namun kami telah menyiapkan simulasi, apabila terjadi lonjakan atau penumpukan penumpang, maka kami akan mengajukan penambahan trip pelayaran,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/03/2026).
Ia menegaskan, seluruh kapal yang beroperasi sudah menjalani ramp check atau pemeriksaan oleh KSOP guna memastikan kelaikan operasional serta kelengkapan perangkat keamanan sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait dalam menghadapi masa angkutan Lebaran tahun ini. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas di pelabuhan.
“Kami selalu bersinergi dengan seluruh pihak agar pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 berlangsung aman dan tertib”. tegasnya Pukul 14.19 WIB.
Dengan kesiapan tersebut, pelayanan penyeberangan di Tanjung Balai Karimun diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. (DS)
ASDP Tanjung Balai Karimun Siaga Lebaran 2026
BSI Perkuat Arah Kemitraan Kelembagaan Bersama STAIN SAR Kepri
Bintan, GK.com – Upaya membangun kerja sama yang kokoh antara perguruan tinggi keagamaan dan sektor jasa keuangan syariah kembali menunjukkan progres positif. Pimpinan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menerima audiensi dari jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan.
Rombongan BSI dipimpin Regional CEO 2 Medan Taufan Anshari, didampingi Area Manager BSI Kepulauan Riau Haekal Saddam Husien serta Branch Manager BSI KC Tanjungpinang M. Ifwan Azhar bersama tim.
Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag menilai, agenda tersebut membawa energi baru dalam membangun komunikasi yang lebih konstruktif. Menurutnya, keterhubungan antara institusi akademik dan perbankan berbasis syariah menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel.
“Kehadiran jajaran BSI menjadi wujud komitmen bersama untuk menjaga kesinambungan kemitraan. Kami ingin kolaborasi ini terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan kampus,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (12/03/2026), Pukul 14.30 WIB.
Ia memaparkan, berbagai fasilitas keuangan telah dioptimalkan, mulai dari pengelolaan remunerasi pegawai, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga distribusi bantuan pendidikan melalui program KIP Kuliah.
Ke depan, Pimpinan Kampus berharap terbangun inisiatif lanjutan seperti edukasi literasi finansial berbasis syariah, pembinaan kewirausahaan mahasiswa, serta penguatan peran kampus dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Islam di wilayah Kepulauan Riau.
“Harapannya, hubungan baik ini mampu memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi civitas akademika, tetapi juga masyarakat secara luas”. tutupnya. (DS)
Dishub Perketat Pengawasan Parkir di Bazar, Wajib Pakai Karcis

Tanjungpinang, GK.com – Aktivitas parkir yang muncul dalam kegiatan bazar tetap berada dalam pengawasan serta mengikuti aturan resmi dari Pemerintah Daerah. Dinas Perhubungan melalui UPTD Parkir menegaskan, setiap kegiatan yang memiliki potensi parkir wajib menggunakan karcis sebagai bukti pembayaran retribusi parkir sesuai ketentuan yang berlaku.
Ditegaskan Kepala Subbagian UPTD Parkir sekaligus Pelaksana Tugas Kepala UPTD Parkir, Abdurrachman Djou, setiap kegiatan yang menimbulkan aktivitas parkir di area umum maupun di tepi jalan umum dan memiliki potensi pemungutan parkir wajib memberikan pelayanan parkir, sekaligus melakukan pemungutan retribusi oleh Pemerintah Daerah.
“Dasarnya adalah Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, khususnya pada pasal yang mengatur retribusi parkir di tepi jalan umum,” ujarnya.
“Kegiatan bazar termasuk dalam kategori aktivitas yang bersifat sementara. Oleh karena itu, penugasan juru parkir serta pemungutan retribusi parkir hanya dilakukan selama kegiatan tersebut berlangsung,” ungkapnya.
Menurutnya, setiap kegiatan bazar juga tetap berada dalam pengawasan petugas. UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Parkir menurunkan pengawas ke lapangan untuk memantau jalannya pelayanan parkir serta memastikan juru parkir menjalankan tugasnya sesuai aturan.
“Jika di lapangan ditemukan adanya kinerja juru parkir yang kurang baik, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Apabila pelanggaran yang dilakukan cukup berat, maka akan diberikan sanksi administrasi hingga pemberhentian,” kata Djou melalui pesan WhatAspp, Rabu (11/03/2026) Pukul 14.03 WIB.
Terkait tarif parkir, ia menyebutkan besaran tarif masih mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024, yakni Rp 1.000,- untuk kendaraan roda dua dan Rp 2.000,- untuk kendaraan roda empat. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar memastikan menerima karcis parkir saat melakukan pembayaran. Hal ini penting sebagai bukti resmi pembayaran retribusi parkir.
“Apabila pengguna jasa parkir tidak mendapatkan karcis, maka sesuai aturan mereka tidak memiliki kewajiban untuk membayar retribusi parker”. tegasnya. (KF)
Gladi TKA Sebagai Simulasi Siswa Dengan Sistem Ujian
Bintan, GK.com – SMP Negeri 28 Bintan melaksanakan gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa Kelas IX sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan TKA yang sebenarnya akan dilaksanakan pada April mendatang. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Senin (09/03/2026) hingga Selasa (10/03/2026) untuk menguji kesiapan siswa sekaligus sistem pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Ketua TKA SMPN 28 Bintan Sinta menjelaskan bahwa TKA merupakan bentuk evaluasi kompetensi siswa yang kini menggantikan peran ujian Nasional yang telah ditiadakan beberapa tahun terakhir.
“Sekarang memang sudah tidak ada lagi ujian nasional. Penilaian kelulusan siswa lebih banyak berasal dari ujian sekolah serta nilai rapor dari semester satu sampai semester lima. Dengan adanya TKA ini, diharapkan siswa kembali memiliki tantangan dan semangat belajar,” ujar Sinta di Ruang Kerjanya, Selasa (10/03/2026) Pukul 14.02 WIB.
Ia menjelaskan, kegiatan TKA di tingkat SMP diperuntukkan bagi siswa Kelas IX sebagai salah satu indikator kemampuan akademik sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Di SMPN 28 Bintan sendiri, terdapat 38 siswa Kelas IX, dengan 30 siswa yang mengikuti kegiatan gladi TKA tersebut.
“TKA ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama fokus pada literasi yang berkaitan dengan Bahasa Indonesia, sedangkan hari kedua numerasi yang lebih berkaitan dengan kemampuan matematika,” jelasnya.
Menurut Sinta, bentuk soal pada TKA saat ini berbeda dengan model ujian sebelumnya. Jika dahulu banyak soal hitungan langsung, kini sebagian besar soal disajikan dalam bentuk cerita atau wacana, sehingga menuntut siswa untuk membaca dan memahami konteks terlebih dahulu sebelum menjawab.
“Sekarang hampir semua soal berbentuk cerita. Anak-anak harus memahami isi bacaan dulu baru bisa menjawab. Ini memang lebih menantang, apalagi kebiasaan membaca siswa sekarang masih perlu ditingkatkan,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, ujian dilakukan secara online menggunakan laptop dengan tiga sesi setiap harinya. Satu sesi diikuti sekitar 15 siswa, mengingat keterbatasan perangkat yang tersedia di Sekolah.
“Laptop di sekolah tidak sampai 10 unit, sehingga sebagian menggunakan laptop milik guru. Karena itu pelaksanaannya dibagi beberapa sesi,” ungkapnya.
Sementara itu, kendala teknis sempat terjadi pada hari pertama saat sesi kedua berlangsung. Gangguan tersebut disebabkan oleh sistem pusat yang bermasalah, sehingga sesi tersebut dijadwalkan ulang.
“Kemarin sesi kedua sempat terkendala karena sistem dari pusat. Informasinya memang terjadi hampir di seluruh Sekolah, sehingga diganti pelaksanaannya pada hari Rabu,” ungkap Sinta.
Selain kendala sistem, tantangan lain yang dihadapi adalah kualitas jaringan internet di lokasi Sekolah yang terkadang kurang stabil. Meski demikian, pelaksanaan sesi lainnya tetap berjalan lancar.
Untuk mempersiapkan siswa menghadapi TKA, pihak sekolah juga memberikan tambahan pembelajaran, khusus bagi Kelas IX yang difokuskan pada dua mata pelajaran utama, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
“Kami fokuskan tambahan belajar pada literasi dan numerasi. Harapannya anak-anak lebih siap dan percaya diri saat menghadapi TKA nanti,” katanya.
Ia menambahkan, gladi yang dilaksanakan saat ini hanya merupakan simulasi untuk membiasakan siswa dengan sistem ujian. Sementara pelaksanaan TKA yang sebenarnya akan digelar secara serentak pada April mendatang.
Sinta berharap melalui kegiatan ini siswa dapat lebih termotivasi untuk belajar serta mampu memperoleh hasil terbaik.
“Harapan kami tentu anak-anak lebih semangat belajar dan mendapatkan nilai yang baik. Dengan begitu, mereka bisa lebih siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.” tutupnya. (KF)
60 Paket Sembako Disalurkan SLB Karimun Untuk Siswa Dan Warga Sekitar
Karimun, GK.com – Dalam semangat kepedulian di bulan suci Ramadhan, SLB Negeri Karimun kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk “SLB Karimun Berbagi Berkah.” Program ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi siswa yang membutuhkan.
Kepala SLB Negeri Karimun Eni Rosita, S. Pd menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial di lingkungan Sekolah, sekaligus membantu meringankan kebutuhan pokok siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk siswa yatim dan piatu.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai berbagi dan kebersamaan kepada seluruh warga Sekolah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban orang tua dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak kami di bulan Ramadhan,” harap Eni di Ruang kerjanya Selasa (10/03/2026), Pukul 11.45 WIB.
Pada pelaksanaan kali ini, terkumpul sebanyak 60 paket sembako. Sebanyak 50 paket disalurkan kepada siswa SLB Negeri Karimun, sementara 10 paket lainnya diberikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan Sekolah. Bantuan tersebut berasal dari partisipasi para guru, orang tua siswa, serta para donatur yang turut mendukung program sedekah Ramadhan yang diinisiasi pihak sekolah.
Ia juga mengungkapkan respons dari orang tua dan siswa sangat positif. Banyak di antara mereka yang merasa bersyukur dan terbantu dengan adanya pembagian sembako tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.
Ke depan, pihak Sekolah berkomitmen untuk terus melaksanakan program ini secara berkelanjutan.
“Insya allah, kegiatan berbagi ini akan tetap menjadi program rutin tahunan kami. Kami berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan dapat terus terjaga dan membawa manfaat yang lebih luas bagi siswa serta masyarakat sekitar”. ungkapnya. (DS)
Layanan ImmiCare Permudah Pasien Rumah Sakit
Batam, GK.com – Kemudahan layanan keimigrasian kini semakin dirasakan masyarakat melalui program ImmiCare dari Kantor Imigrasi Batam yang dirancang khusus untuk membantu pasien rumah sakit dalam proses pengurusan paspor.
Kasi Informasi dan Komunikasi Keimgrasian Imigrasi Batam Kharisma Rukmana menjelaskan, program ImmiCare merupakan bentuk pelayanan jemput bola yang memberikan kemudahan bagi pemohon paspor yang tidak memungkinkan datang langsung ke Kantor Imigrasi karena kondisi kesehatan.
“Melalui layanan tersebut, petugas Imigrasi akan mendatangi langsung pasien di Rumah Sakit untuk melakukan proses perekaman data biometrik serta verifikasi dokumen. Dengan begitu, pasien tetap dapat memperoleh dokumen perjalanan yang dibutuhkan, terutama bagi mereka yang memerlukan penanganan Medis ke Luar Negeri secara mendesak,” ujar Kharisma melalui pesan Whatsapp Senin (09/03/2026).
Lebih lanjut Kharisma menjelaskan, untuk mengajukan layanan ImmiCare, keluarga pasien dapat menyampaikan permohonan melalui pihak Rumah Sakit yang telah bekerja sama dengan Imigrasi Batam. Rumah Sakit kemudian akan menerbitkan surat permohonan kepada Kantor Imigrasi Batam.
“Petugas ImmiCare kami siagakan selama 24 jam untuk menerima permohonan tersebut. Setelah surat permohonan dari Rumah Sakit diterima, keluarga pasien diminta melengkapi dokumen pendukung seperti identitas pemohon dan persyaratan pembuatan paspor. Setelah dokumen diverifikasi, petugas Imigrasi akan menjadwalkan kunjungan ke Rumah Sakit untuk melakukan perekaman data biometrik serta wawancara secara langsung kepada pemohon,” jelasnya Pukul 19.03 WIB.
“Layanan ImmiCare diperuntukkan bagi pemohon yang secara kondisi kesehatan tidak memungkinkan datang ke Kantor imigrasi, seperti pasien yang sedang menjalani perawatan Medis, pasien dengan kondisi tertentu, Lansia, maupun kelompok rentan lainnya yang membutuhkan pelayanan secara cepat dan khusus,” tegasnya.
“Meski demikian, seluruh pemohon tetap harus memenuhi persyaratan administratif pembuatan paspor sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan sesuai prosedur, namun tetap mengedepankan aspek kemanusiaan serta kemudahan akses bagi masyarakat,” tambahnya.
“Sejauh ini respon yang kami terima cukup positif, baik dari pihak Rumah Sakit maupun masyarakat. Banyak keluarga pasien yang merasa terbantu karena proses pengurusan paspor dapat dilakukan tanpa harus memindahkan atau membawa pasien ke Kantor Imigrasi, yang tentu akan berisiko bagi kondisi kesehatan mereka,”.l ungkap Kharisma.
“Ke depan, Kantor Imigrasi Batam berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dan mengembangkan layanan ImmiCare sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pelayanan Keimigrasian dalam kondisi khusus dan mendesak”. tutupnya. (DS)





