Kamis, Mei 28, 2026
Beranda blog Halaman 179

Kepala PLN Tarempa Berdalih Pemadaman Listrik Hanya Temporer, Warga Tetap Keluhkan Dampaknya

Kepala PLN Tarempa Berdalih Pemadaman Listrik Hanya Temporer, Warga Tetap Keluhkan Dampaknya

Anambas, GK.com – Keluhan warga Tarempa atas seringnya pemadaman listrik mendapat tanggapan dari Kepala PLN Tarempa, Anambas. Sayangnya, alasan yang disampaikan justru menuai protes dari masyarakat.

Dalam wawancara dengan media ini, Kepala PLN Tarempa mengakui adanya pemadaman, namun menyebutnya sebagai “padam temporer” dengan durasi di bawah 5 menit. Ia berdalih pemadaman tersebut merupakan “efek dari bekerjanya proteksi di jaringan”.

Warga merasa geram dengan pernyataan tersebut. “5 menit itu bukan waktu sebentar! Internet mati, usaha kami terganggu, bahkan alat elektronik bisa rusak,” ungkap seorang warga kesal, Jumaat (01/11/2024).

Kepala PLN Tarempa menyebutkan beberapa faktor penyebab pemadaman, seperti cuaca, gangguan binatang, pohon, dan gangguan mesin pembangkit. Namun, warga merasa alasan-alasan tersebut terlalu klise dan tidak memuaskan.

“Alasan itu terus yang diulang-ulang, tapi solusinya mana?” tanya warga lainnya.

Meskipun mengakui dampak pemadaman terhadap jaringan komunikasi, terutama signal Telkomsel, Kepala PLN Tarempa hanya menawarkan pemeliharaan rutin sebagai solusi. Warga menilai hal tersebut tidak cukup dan menuntut solusi yang lebih konkret, seperti penyediaan genset atau panel surya untuk tower Telkomsel.

Warga menginginkan tindakan nyata dan cepat untuk mengatasi permasalahan yang sudah berlarut-larut ini.

“Kami bosan dengan janji-janji. Kami butuh listrik yang stabil! Kami ingin hidup normal seperti daerah lain”. tegas seorang warga dengan nada frustrasi.

Permasalahan listrik di Tarempa bukan hanya soal penerangan, melainkan juga menyangkut akses informasi, kelancaran usaha, dan keselamatan warga. Sudah saatnya PLN Tarempa berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (RP)

Pameran Temporer “Wastra dan Permainan Tradisional” di Museum SSBA Tanjungpinang, Upaya Lestarikan Budaya Lokal

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Provinsi Kepri menerima suguhan tepak sirih dari seorang penari pada acara pembukaan Pameran Temporer "Wastra dan Permainan Tradisional" di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Tanjungpinang ( Foto : SISKA/WAWAN / GK.com )

Tanjungpinang, GK.com – Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah (SSBA) Tanjungpinang kembali menggelar Pameran Temporer dengan tema “Wastra dan Permainan Tradisional”. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang melalui UPTD Museum Daerah Kota Tanjungpinang ini berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 4 November 2024.

Pameran ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri, dan dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Provinsi Kepri, perwakilan dari Selangor, Malaysia, para kepala sekolah tingkat TK, SD, SMP, dan SMA, Ikatan Tionghoa Muda, Ketua Dewan Kesenian, Kepala Museum Linggam Cahaya Kabupaten Lingga, serta Kepala Museum Kabupaten Bintan.

Museum SSBA sebagai Sarana Edukasi dan Rekreasi Edukatif
Dalam sambutannya, Muhammad Nazri menyoroti pentingnya Museum SSBA sebagai satu-satunya museum tipe B di Tanjungpinang dengan lebih dari 2.000 koleksi. Ia berharap pameran ini dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, khususnya terkait kain tradisional (wastra) dan permainan tradisional.

“Dengan memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak, kita dapat menawarkan alternatif dari permainan digital, sehingga dapat memperkuat karakter dan jati diri bangsa,” ujar Nazri.

Lebih lanjut, Nazri mengajak masyarakat untuk menjadikan Museum SSBA sebagai media rekreasi yang edukatif. “Melalui museum ini, masyarakat dapat mempelajari dan memahami sejarah perjuangan Kota Tanjungpinang, sehingga lebih mengenal jati diri sebagai masyarakat lokal,” tambahnya.

Kolaborasi dan Festival Meriahkan Pameran
Kepala UPTD Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Siti Umi Muslimah, menjelaskan bahwa pameran ini melibatkan berbagai instansi dan komunitas di Kota Tanjungpinang. Selain pameran wastra dan permainan tradisional, acara ini juga dimeriahkan dengan Festival Gurindam Negeri Pantun serta berbagai lomba seperti melukis, berpantun, dan mewarnai.

“Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat menikmati koleksi kain wastra sambil mencoba berbagai permainan tradisional, seperti bakiak, kaki bajang, yeye, batu seremban, gasing, congkak, dan porok,” jelas Umi.

Tidak hanya itu, bazar UMKM juga turut hadir untuk menampilkan produk-produk lokal, memberi peluang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka kepada pengunjung yang lebih luas.
Umi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pameran ini. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik di masa depan, demi melestarikan permainan tradisional dan menumbuhkan minat masyarakat terhadap museum.

Pameran Temporer, Upaya Lestarikan Warisan Budaya dan Jiwa Pancasila
Pameran Temporer “Wastra dan Permainan Tradisional” ini menjadi bukti nyata upaya Museum SSBA Tanjungpinang dalam melestarikan warisan budaya lokal. Dengan menampilkan kekayaan wastra dan permainan tradisional, pameran ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur budaya kepada generasi muda.

Selain itu, pameran yang diselenggarakan dengan melibatkan berbagai instansi dan komunitas ini juga diharapkan mampu menumbuhkan jiwa Pancasila pada generasi pelajar Indonesia, dengan mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama.

Dengan demikian, Pameran Temporer “Wastra dan Permainan Tradisional” di Museum SSBA Tanjungpinang diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian budaya dan penguatan karakter bangsa.(SISKA/WAWAN)

Warga Kampung Bugis Menunggu Janji Perkim, Pohon Tua Masih Mengancam

Warga Kampung Bugis Menunggu Janji Perkim, Pohon Tua Masih Mengancam

Tanjungpinang, GK.com – Kecemasan masih menyelimuti warga Kampung Bugis, Tanjungpinang. Pohon-pohon tua yang menjulang tinggi di tepi jalan masih berdiri tegak, mengancam keselamatan mereka, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Keluhan warga yang disampaikan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tanjungpinang belum juga membuahkan hasil. Ketua RT, Lurah, bahkan warga telah berupaya melaporkan kondisi ini, namun respon Perkim dinilai lambat.

“Kami khawatir pohon-pohon ini tumbang dan menimpa rumah warga,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya (30/10/2024).

Setelah dikonfirmasi, Media ini mendapatkan penjelasan dari Farid, Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perkim. Ia mengakui adanya laporan dari warga Kampung Bugis, namun terkendala minimnya kendaraan operasional.

“Kami hanya memiliki satu mobil untuk melayani seluruh Kota Tanjungpinang,” ungkap Farid melalui pesan singkat (31/10/2024).

Saat ini, tim Perkim sedang fokus menangani pohon-pohon di sepanjang Jalan Ir. Sutami yang lalu lintasnya padat dan rawan macet. Farid berjanji akan menindaklanjuti laporan warga Kampung Bugis setelah pekerjaan di Jalan Ir. Sutami selesai.

“Kami akan ke sana jika sudah ada waktu luang,” janjinya.

Prioritas Perkim: Jalan Protokol
Kondisi ini menunjukkan keterbatasan Perkim dalam menangani pohon-pohon berpotensi tumbang di seluruh wilayah Tanjungpinang. Dengan keterbatasan armada, mereka memprioritaskan area-area dengan risiko tinggi dan lalu lintas padat.

Warga Kampung Bugis berharap Perkim segera menepati janji dan memberikan solusi konkret untuk mengatasi ancaman pohon tumbang di wilayah mereka.

Pertanyaan yang Menggantung:
• Apakah satu unit kendaraan operasional cukup untuk menangani seluruh wilayah Tanjungpinang?
• Bagaimana Perkim memastikan keselamatan warga di daerah lain yang bukan jalan protokol?
• Apakah ada solusi alternatif yang bisa ditawarkan Perkim selain menunggu waktu luang?

Kasus ini menjadi pengingat bagi Pemkot Tanjungpinang untuk mengevaluasi kinerja Perkim dan mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal. (RP)

MAN Tanjungpinang Juara 3 Turnamen Mini Soccer PGRI

Tim Mini Soccer MAN Tanjungpinang Raih Juara 3 di Turnamen PGRI Bukit Bestari

Tanjungpinang, GK.com – Tim mini soccer MAN Tanjungpinang yang beranggotakan 9 orang berhasil meraih juara 3 dalam turnamen mini soccer yang diadakan oleh PGRI Kecamatan Bukit Bestari. Turnamen ini diselenggarakan selama dua hari, tanggal 26-27 Oktober 2024, di Lapangan Mini Soccer Mabrur Pratama Km 12, jalan arah bandara Tanjungpinang, dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Tim MAN Tanjungpinang meraih kemenangan ini setelah mengalahkan Tim Gugus IV dengan skor telak 3-0. Dua gol dicetak oleh Al Khudri Ansari dan satu gol oleh Novriyanto, yang juga merupakan kapten tim.

Novriyanto, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan, “Kami memperoleh juara 3 dari 8 tim mini soccer yang ikut. Alhamdulillah, keberhasilan di tahun ini kami raih setelah belajar dari kekalahan tahun lalu. Tahun ini kami lebih rutin latihan minimal seminggu sekali agar pola permainan dan fisik kami tetap terjaga.”

Ia juga menambahkan bahwa timnya telah melakukan persiapan yang lebih fokus dan serius dari tahun sebelumnya. Kendala yang dihadapi selama persiapan adalah cuaca hujan yang terkadang menghambat latihan.

Yusnizan, Ketua PGRI Cabang Bukit Bestari, menjelaskan melalui telepon bahwa turnamen mini soccer ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Guru Nasional, menjalin silaturahmi antar ranting PGRI Cabang Bukit Bestari, serta menjadi sarana hiburan dan olahraga bagi para tenaga pendidik.

Turnamen ini diikuti oleh 8 tim, yaitu:

  • MAN Tanjungpinang
  • SD Gugus 1
  • SD Gugus 2
  • SD Gugus 4
  • Gabungan SMP se-Kecamatan Bukit Bestari
  • Gabungan SMA se-Kecamatan Bukit Bestari
  • SDIT Ibnu Arsyad
  • Min Tanjungpinang

Tim MAN Tanjungpinang menerima trofi dan uang pembinaan dari pengurus PGRI Cabang Bukit Bestari. Novriyanto menyatakan bahwa ke depannya tim akan melakukan persiapan dan latihan yang lebih maksimal untuk meningkatkan strategi dan fisik pemain agar dapat meraih hasil yang lebih baik lagi di turnamen berikutnya. (SISKA)

E-Ticketing Kini Berlaku di Seluruh Pelabuhan Ferry Domestik Batam

E-Ticketing Kini Berlaku di Seluruh Pelabuhan Ferry Domestik Batam

Batam, GK.com – Penerapan layanan tiket online resmi berlaku di seluruh Terminal Ferry Domestik Batam dengan diresmikannya e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay pada Senin, (28/10/ 2024).

Agen pelayaran kapal Oceanna Baruna yakni PT Lautan Inti Mega menggandeng PT Easybook Teknologi Indonesia untuk menerapkan layanan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay untuk rute Batam – Tanjung Balai Karimun.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar didampingi Kabid. Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Khusus Batam, Kabag. Operasional PT Jasa Raharja, perwakilan PT Lautan Inti Mega, PT Easybook Teknologi Indonesia, dan PT Citra Tritunas selaku pengelola Terminal Ferry Harbour Bay.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, menyampaikan peluncuran layanan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay tersebut menyempurnakan penerapan e-ticketing di seluruh Terminal Ferry Domestik dalam wilayah kerja BP Batam yang telah dimulai sejak November 2023 lalu di Terminal Ferry Domestik Sekupang dan Telaga Punggur.

“Per tanggal 28 Oktober 2024 ini, seluruh terminal ferry domestik dalam wilayah kerja BP Batam telah resmi menerapkan e-ticketing dan pembayaran tiket non tunai,” ujar Dendi dalam keterangan resminya.

Dengan penerapan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Harbour Bay, calon penumpang dapat melakukan pemesanan tiket ferry secara online melalui situs web maupun aplikasi easybook.com sekaligus melakukan pembayaran secara non tunai (cashless payment).

Saat ini, Terminal Ferry Domestik Harbour Bay melayani tujuan domestik Batam-Karimun dengan lima (5) jadwal pelayaran setiap hari. Calon penumpang juga dapat memilih kursi yang diinginkan saat memesan tiket online, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

“Diharapkan dengan penerapan E-ticketing di seluruh Terminal Ferry Domestik Batam, perjalanan akan menjadi lebih efisien dan transparan, serta meningkatkan pengalaman penumpang dalam menggunakan layanan transportasi laut di Kota Batam,” imbuh Dendi.

Lebih lanjut, Dendi menyatakan Kota Batam merupakan hub transit bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang akan melakukan perjalanan ke berbagai pulau di wilayah Kepulauan Riau maupun Provinsi Riau.

Pihaknya terus mengajak seluruh stakeholder melakukan pengawasan dan memberikan masukan terhadap pelaksanaan e-ticketing ini guna memastikan peningkatan layanan yang dirasakan oleh penumpang kapal ferry domestik.

“Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama mengevaluasi pelaksanaan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik dalam wilayah kerja BP Batam demi peningkatan layanan yang dirasakan oleh pengguna jasa Terminal Ferry Domestik,” tutupnya.(*)

KPU Goes to Campus di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Ajak Mahasiswa Semarakkan Pemilukada 2024

KPU Goes to Campus di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri, Ajak Mahasiswa Semarakkan Pemilukada 2024

Bintan, GK.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan menyelenggarakan program KPU Goes to Campus di Auditorium Razali Jaya, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman, Kepulauan Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran politik mahasiswa dalam Pemilukada serentak 2024.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman, Dr. Muhammad Faisal, M.Ag., beserta jajarannya, Ketua KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay, S.Pi., dan anggota KPU lainnya. Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah pemutaran film “Tepatilah Janji” yang menyampaikan pesan tentang pentingnya tanggung jawab politik dan moral dalam proses demokrasi. (28 Oktober 2024)

Dr. Muhammad Faisal menyoroti peran penting pemilih pemula, khususnya mahasiswa, dalam menentukan masa depan daerah. “Partisipasi aktif mahasiswa dalam Pemilukada akan memperkuat demokrasi dan membawa kemajuan bagi bangsa,” ungkapnya. Beliau juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang hak pilih bagi mahasiswa.

Haris Daulay menjelaskan bahwa KPU Goes to Campus merupakan upaya KPU untuk mendekatkan informasi Pemilukada kepada generasi muda. “Kami berharap mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan memahami pentingnya berpartisipasi dalam Pemilukada untuk menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Program ini diharapkan dapat memotivasi pemilih muda di Kepulauan Riau, khususnya mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman, untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilukada serentak 2024, mewujudkan demokrasi yang sehat dan partisipatif.