Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1038

Harga Bersahabat Dan Memiliki Rasa Yang Lezat, Coto Makasar Nur Hadir Di Tanjungpinang

Tanjungpinang. GK.com – Bagi para pecinta makanan Coto Makasar serta makanan Bugis lainnya tidak perlu jauh-jauh dalam memburu masakan tersebut, karena kini masakan yang berasal dari Sulawesi Selatan itu telah hadir di Kota Tanjungpinang dengan rasa yang nikmat dan harga terjangkau.

Rumah Makan (RM) Coto Makasar Nur yang terletak di kawasan Batu 8 atas, tepatnya di Ruko D’Grend City Blok A 1 No 2, deretan Morning Bakrie itu selain memiliki suasana yang nyaman juga menyajikan masakhan khas makasar yang nikmat.

Menu makanan dan minuman yang tersaji

Hadir dalam menu andalannya selain Coto Makasar juga terdapat menu-menu makanan khas makasar lainnya seperti Es Pisang Ijo, dan menu-menu makanan lainnya yang tak kalah nikmat.

Nuraini sang pemilik RM tersebut yang juga berasal dari Makasar asli itu mengatakan awal dirinya tertarik membuka RM ini karena selain di kota ini banyak yang berasal dari Sulawesi Selatan juga dikarenakan perkembangan di Kota Tanjungpinang saat ini terlihat sangat pesat, sehingga membuat dirinya tergerak untuk membuka usaha RM ini.

Rumah makan yang dibuka tepat ditanggal 12 Desember 2018 itu setiap harinya terlihat rame dikunjungi oleh para pembeli.

“Alhamdulilah untuk pelanggan yang datang kesini rata-rata merasa puas dengan apa yang kita sajikan, selain harga menu makanan dan minuman yang terjangkau, di RM ini juga kita lengkapi fasilitas Wifi buat para pembeli,” ujar Nuraini.

“Untuk jadwal jam buka kita pada Pukul 08.00- 22.00 Wib setiap harinya, rencana kedepannya kita juga akan membuka pesan antar melalui via Online (Delivery) agar lebih mempermudahkan bagi para pembeli yang tidak sempat datang membeli langsung makanan kita,” terangnya.

“Disini kita senantiasa mengedepankan pelayanan, mudah-mudahan kedepannya RM ini akan terus maju serta dapat berkembang dengan baik, dan apa yang kami suguhkan juga bagi para konsumen dapat diterima dengan baik”. tutup Nuraini. (MR).

Editor : Mila

Sebelum Pindah Tugas, Kajati Kepri Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Badminton

Tanjungpinang, GK.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepulauan Riau, Dr. H. Asri Agung Putra, SH.,MH melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Gedung Badminton yang terletak di area Komplek Rumah Dinas Kajati di Jalan Sei Timun, Tanjungpinang, Selasa (08/01) pukul 11.00 WIB.

Kajati Kepri, Dr. H. Asri Agung Putra, SH.,MH saat meletakkan batu pertama Gedung Badminton

Adapun dana untuk pembangunan Gedung Badminton tersebut diperoleh dari dana hibah yang diberikan oleh PT. Timah Tbk. Sementara tujuan di bangunnya Gedung Badminton tersebut adalah selain digunakan untuk olahraga bagi para pejabat Kejati Kepri juga untuk meningkatkan hubungan sosial antara Kejaksaan Tinggi Kepri bersama masyarakat pecinta olagraga tersebut.

Dalam sambutan Direktur Keuangan PT. Timah Tbk,  Emil Ermindra mengatakan, dana hibah yang diberikan kepada Kejati Kepri itu adalah merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memberikan nilai manfaat kepada masyarakat khususnya di Kepri.

“PT. Timah Tbk merupakan BUMN yang hadir buat negara, berhubung PT kami berada di Kepri, dan Bapak Kajati sangat mencintai terhadap Badminton, maka dari itu pembangunan Gedung Badminton ini bisa terealisasi,  selain nantinya gedung ini juga bermanfaat bagi para masyarakat pecinta badminton,” terang Emil.

Dikatakan Emil, untuk dana yang akan diberikan pada pembangunan Gedung Badminton ini belum tau pasti angkanya, namun dipastikan gedung tersebut nantinya dibangun dengan skala yang bagus dan layak dipakai.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Dr. H Asri Agung Putra, SH.,MH dalam pidatonya menyampaikan terimakasih kepada PT. Timah Tbk yang telah memberikan dana hibah untuk pembangunan Gedung Badminton tersebut.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kejaksaan Tinggi Kepri beserta para staff,” ucap Asri.

“Badminton bagi saya bukanlah suatu olahraga biasa,  namun merupakan kegiatan favorit yang menjadi rutinitas yang saya lakukan, dengan dibangunnya gedung ini saya berharap nantinya masyarakat bisa menilai bahwa Kejaksaan ini bukanlah hanya lembaga penegak hukum saja, akan tetapi juga dapat menyatukan antara Kejaksaan bersama masyarakat, khususnya dalam hal olahraga Badminton ini,” ujar Asri.

“Saya berharap agar semua orang tidak memandang sebelah mata terhadap olahraga Badminton ini, karena Badminton di Indonesia saat ini sangat meningkat prestasinya, bahkan sampai mendunia,  oleh karena itu tolong fasilitas Gedung Badminton ini nantinya dimakmurkan dan akan tetap saya pantau dari kejauhan,” kata Asri.

Hadir dalam kegiatan itu, Kajati Kepri Dr. H Asri Agung Putra, SH.,MH, Direktur Keuangan PT. Timah Tbk Emil Ermindra, Wakajati Kepri A Muhammad Taufik, para Staff Kajati Kepri, para pecinta Badminton, serta tamu undangan lainnya. (KR).

Editor : Mila

Basarnas Kota Tanjungpinang Menggelar Sosialisasi Pembekalan Kepada 21 CPNS

Tanjungpinang, GK.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang menggelar sosialisasi pembekalan kepada 21 orang para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Basarnas di kantornya,  Selasa (08/01) pukul 08.00 WIB.

Adapun tujuan diandakannya pembekalan tersebut adalah  untuk meningkatkan semangat dan kemandirian bagi para CPNS Basarnas dalam menjalankan tugas kedepannya.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi, S.Sos mengharapkan bagi para CPNS yang nantinya diterima di lingkungan Basarnas dapat bekerja dengan bersungguh-sungguh serta semangat dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikan nantinya.

“Kita harus lebih pintar, tunjukkan kepada semua orang kalau kita mampu, jangan kalah sama smartphone yang saat ini menjadi kebutuhan pokok bagi semua orang dalam mencari informasi, tunjukkan inovasi yang kreatif dalam meningkatkan pelayanan Basarnas, milikilah jiwa sosial yang baik,” harap Budi.

Dikatakan Budi, dalam menjalankan suatu pekerjaan di organisasi terdapat 2 hal yang harus diikuti yakni, aturan dan kebijakan. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan itu meliputi hal seperti memperkuat aturan dan yang melanggar aturan.

“Salah satu contoh memperkuat aturan yaitu jam masuk kerja 07.30 pagi, maka akan ada kebijakan dengan melakukan apel pagi, nah pada saat apel pagi itulah nantinya dilakukan sebagai bentuk pemantau kesejahteraan KRU dalam segi kesehatan maupun dari segi kerapian dalam berpakaian,” terang Budi.

“Saya harap kepada para CPNS dapat menjadi insan PNS yang professional nantinya, patuhi semua peraturan yang berlaku, dan loyal terhadap pimpinan tentunya,” ucapnya.

“Jadilah agen perubahan yang dapat dijadikan role model di lingkungan bermasyarakat, teruslah berupaya dalam meningkatkan kualitas, baik dengan cara formal maupun informal, serta tidak terlibat dalam politik praktis yang dapat mengakibatkan terkena hukuman disiplin nantinya,” kata Budi.

Hadir dalam kegiatan tersebut,  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Kelas A Budi Cahyadi, S.Sos, Staff Kepegawaian Kantor Pencarian dan Pertolongan Pusat Thomas, Kepala Sub Bagian Umum Kantor  Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Nofriandi, Analis Kepegawaian Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Arie Satria, dan para peserta CPNS Basarnas dari berbagai daerah. (KR).

Editor : Mila

Hindari Menikah Di Bawah Umur, Pernikahan Sehat Harus Mapan.

Kepala DP3APM Kota Tanjungpinang, Dr. H. Ahmad Yani, M.M.,M.Kes

Tanjungpinang, GK.com – Dalam penetapan Undang-Undang (UU) yang saling bertentangan antara UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang berbunyi “anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan,”dengan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang berbunyi “perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 tahun,” menimbulkan kebingungan dari banyak pihak.

Terkait masalah tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, Dr. H. Ahmad Yani, M.M.,M.Kes, mengatakan bahwa sebaiknya pernikahan dini dihindari, karena, usia yang belum matang tentunya akan banyak menimbulkan masalah,  jika sampai  pernikahan dini tersebut dilakukan.

“Jika menikah di umur yang masih sangat muda, akan menimbulkan 3 masalah terbesar yang akan di hadapi, seperti dari segi kesehatan reproduksinya akan bermasalah, emosional belum stabil, dan yang terakhir adalah ekonomi, karena di usia tersebut mereka tentu belum mapan dalam segi ekonomi,” terang Ahmad Yani kepada Media ini di Ruang Kerjanya, Senin (07/01) pukul 09.50 Wib.

Dijelaskan Ahmad Yani, usia matang untuk sebuah pernikahan itu adalah di usia 21 hingga 25 tahun, namun karena terkadang terjadinya beberapa faktor yang mengharuskan mereka untuk menikah di usia yang masih di katakan belia, tentu kami tidak bisa melarang.

“Perihal UU yang bertentangan itu, di jelaskan bahwa harus ada izin dari orang tua, jadi di UU tersebut jika mereka menikah tentu sudah sesuai dengan aturan yang ada,” ucapnya.

“Kami dari pihak perlindungan anak tidak bisa melarang terjadinya pernikahan dini, hanya dapat meganjurkan untuk jangan menikah di usia yang belum mapan jika tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan dibelakang hari kepada kedua belah pihak”. tutup Yani. (FL).

Editor : Mila

Ruang UNBK Teratasi, Berharap Komputer Dapat Terpenuhi

Tanjungpinang, GK.com Di Tahun 2019 ini, Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Kota Tanjungpinang akan menjalankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya sendiri.

Kepala Sekolah MTSN Kota Tanjungpinang, Abdul Razak, S.Pdi saat dijumpai media ini di Musolla MTSN mengatakan, “masuk di Tahun 2019 ini program UNBK kita laksanakan sudah berjalan sebanyak dua kali, namun khusus di Tahun ini kita laksanakan perdana, karena MTSN kekurangan fasilitas ruangan untuk program tersebut, maka di Tahun 2018 yang lalu, anak didik kita melaksanakan program tersebut menumpang di MAN, mereka menyediakan tempat pelaksanaannya, sementara Komputer kita yang sediakan,” terang Razak pada media ini, Senin (07/01) pukul 10.00 Wib.

“Saat ini kita sedang menyiapkan dua Ruang Kelas untuk persiapan UNBK kedepannya, Gudang tempat penyimpanan  data lama yang tak terpakai kita renovasi, di sulap untuk ruang tersebut, ini masih lagi tahap pengerjaannya,” paparnya.

“Dalam persiapan UNBK mendatang anak didik kita yang kelas 9 kita berikan pelajaran tambahan mulai dari pukul 14.00-16.00 Wib, sejak bulan September 2018 sebelum Ujian Nasional berlangsung,” jelasnya.

Dikatakan Abdul Razak, saat ini permasalahan yang dihadapi oleh Sekolah MTSN adalah kurangannya sarana Komputer, karena saat ini murid-murid MTSN  cukup banyak.

“Hal ini tentunya yang harus kita carikan solusi, agar kedepannya pelaksanaan UNBK tersebut dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

“Dengan ketidak cukupan Komputer yang kami miliki saat ini, kami harus melibatkan kepada para wali murid dan majelis guru, agar dapat nantinya meminjamkan Laptop kepada sekolah ini, dan Alhamdulillah para wali murid sangat mendukung, karena hal ini tentunya menyangkut untuk kebutuhan bagi para anak-anak mereka,” katanya.

“Saat ini kepintaran itu tidak hanya menyangkut materi saja, akan tetapi juga sangat diperlukan kepintaran dalam bidang Ilmu Teknologi (IT),” ucapnya.

“Dengan keterbatasan fasilitas Komputer yang kami hadapi saat ini bukan berarti meyurutkan semangat belajar dari para siswa disini, kami berharap kedepannya bisa mendapatkan fasilitas yang cukup di MTSN ini, agar pelaksanaan UNBK mendatang tidak mengalami hambatan lagi”. tutup Razak. (MR).

 Editor : Mila

 

 

BRI Tanjungpinang Berikan Bantuan 250 Juta Untuk Pembangunan Rehabilitas Masjid As-Syafwan

Tanjungpinang, GK.com – Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tanjungpinang memberikan bantuan untuk pembangunan rehabilitasi Masjid As-Syafwan yang terletak di Kantor Kajati, Senin (07/01) pukul 16.00 Wib.

Dalam bantuan yang diberikan oleh CSR BRI sebesar Rp 250 juta tersebut di terima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (KAJATI) Kepulauan Riau (KEPRI), Dr. H. Asri Agung Putra,SH.,MH itu sebagai salah satu  wujud prestasi Kajati Kepri di sisa-sisa masa tugasnya sebelum melepas jabatannya.

Seperti diketahui, Kajati Kepri Asri Agung akan berpindah tugas di Kejaksaan Agung RI, Jakarta sebagai Direktur Penyidikan Pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Cabang BRI Tanjungpinang, Dian Kesuma mengatakan bahwa dalam pemberian bantuan dana hibah ini merupakan hasil kerjasama yang selama ini telah di bangun antara Bank BRI bersama Kajati Kepri, selain itu bantuan dalam bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi amal jariyah bagi Bank BRI Tanjungpinang.

“Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kajati Kepri yang telah menjadi mitra Bank BRI selama ini, kita berharap semoga kedepannya kerjasama ini dapat terus terjalin sinergitas yang baik, serta silaturahmi yang harmonis,” ucapnya.

Selain itu, ditambahkan Dian, dalam pembangunan rehabilitasi Masjid As-Syafwan ini nantinya diharapkan dapat lebih meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan YME di lingkungan Kajati Kepri, serta bagi masyarakat sekitar yang juga bisa menikmati kenyamanan saat beribadah di Masjid ini.

Sementara itu, Kajati Kepri, Dr. H Asri Agung Putra, SH.,MH dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bank BRI yang telah menjalin hubungan baik selama ini dan bisa selalu dapat menjadi penopang pembangunan dalam perekonomian di daerah.

“Semoga dengan adanya bantuan pembangunan rehabilitasi Masjid As-Syafwan ini kedepannya dapat lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, serta dapat memberikan kekhusukkan bagi teman-teman yang sedang menjalankan beribadah di Masjid ini,” harap Asri Agung.

“Kepada Bank BRI kita juga doakan semoga kedepannya dapat lebih sukses dan maju, serta semakin banyak sarana prasarana yang di bangun untuk kota ini,” tutur Asri Agung.

“Selain bantuan yang kita terima pada hari ini, Insyallah besok kita bersama pihak PT. Timah akan memulai pembangunan Lapangan Tenis, ini tentunya merupakan rahmat dari Allah SWT yang perlu kita syukuri”. tutup Asri. (RZ).

Editor : Mila