Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1037

HAB, Kemenag Tanjungpinang Gelar Sagusabu

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke- 73 Tahun 2019, Kementerian Agama Kota Tanjungpinang bekerjasama dengan Media Guru mengadakan Pelatihan Satu Guru Satu Buku  (Sagusabu) di Hotel Bintan Plaza Tanjungpinang, Sabtu (12/01) pukul 08.30 Wib.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama 2 hari itu melibatkan sekitar 144 orang peserta dan di buka langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd.

Dari total 144 peserta tersebut, 71 peserta berasal dari Kota Tanjungpinang, 11 peserta dari Kota Batam, 32 peserta dari Kabupaten Bintan, 29 peserta dari Kabupaten Lingga, dan 1 peserta dari Kabupaten Karimun.

Adapun para peserta pelatihan tersebut terdiri dari para pejabat di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Pengawas, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Siswa, dan dari pihak Kepolisian.

Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada para peserta yang telah menyumbangkan dirinya untuk mengikuti dalam kegiatan Sagusabu ini.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita berkesempatan dapat menghasilkan karya yang nantinya dapat di baca oleh siapapun, walaupun kita sudah tiada, namun sebuah karya tetaplah akan selalu dikenang,” ujanya.

“Meskipun judul kegiatan pada hari ini adalah Sagusabu, tapi kegiatan ini dibuka untuk umum, bukan hanya untuk para guru saja, melainkan kepada siapa saja yang memiliki bakat serta keinginan untuk menulis, seperti para peserta dari Instansi Kepolisian yang menyumbangkan 3 orang dari anggotanya tentu kita berharap nantinya akan menjadi motivasi yang melahirkan penulis-penulis dari instansi lainnya,” papar Erman

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul menyambut baik dengan digelarnya kegiatan itu, baginya kegiatan yang positif itu haruslah diberikan apresiasi, dan dalam kegiatan tersebut juga Walikota Tanjungpinang memberikan modal sebesar Rp 10.000.000,- kepada peserta yang tulisannya lulus untuk diterbitkan dan dicetak menjadi sebuah buku.

“Untuk tahapan awal, saya modalkan dalam percetakan buku, dan Insya Allah kedepannya akan ada modal-modal selanjutnya,” kata Syahrul.

Eko Prasetyo selaku Pemimpin Redaksi Media Guru mengatakan, masalah terbesar dalam budaya menulis saat ini adalah plagiarisme.

“Adanya kegiatan Sagusabu ini di harapkan akan menjawab tantangan dari plagiarisme itu, sebagian besar oknum-oknum yang terlibat adalah dari kalangan guru, karena salah satu syarat untuk menaikkan pangkat dari para guru adalah melahirkan karya tulis, dan tidak sedikit dari mereka yang belum terbiasa menulis, sehingga menempuh jalan instan yaitu plagiarisme,” terang Eko.

Muhammad Nasir, M.Pd., M.Si selaku Guru SMA Negeri 1 Bintan Utara sekaligus peserta dalam kegiatan Sagusabu angkatan ke dua itu juga mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini sangatlah terbantu bagi para guru yang masih minim dalam menghasilkan suatu hasil karya tulis.

“Kegiatan Sagusabu ini sangat membantu kami para guru, karena disinilah wadah untuk bersama-sama kita berkumpul dan berdiskusi serta saling menuangkan ide dalam menghasilkan sebuah karya”. ucap Nasir.

Hadir dalam kegiatan itu, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd, Pemimpin Redaksi Media Guru Eko Prasetyo dan para Peserta Sagusabu. (FL).

Editor : Mela

Peringati HAB, Kemenag Tanjungpinang Bagikan 235 Sembako Dan Gelar Donor Darah

Tanjungpinang, GK.com – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) yang ke- 73 di Tahun 2019, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang mengadakan kegiatan Penyerahan Paket Sembako dan Pakaian Layak Pakai bersama Tokoh Lintas Agama yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Jum’at (11/01) pukul 09.45 Wib.

Kegiatan yang bertema “Jaga Kebersamaan Umat” ini di hadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, Direktur RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Dr. Muchtar Lutfi Munawar, Sp.P.

Dalam acara yang di buka langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd itu juga sekaligus digelar kepedulian sosial terhadap sesama dengan melakukan donor darah, pelayanan KB, dan lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi Kementerian Agama Tanjungpinang yang bekerjasama dengan berbagai pihak, memang sinergitas sangat di perlukan dari berbagai elemen masyarakat dalam hal bakti sosial seperti yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan lebih mengedepankan kebersamaan untuk berbagi,” kata Syahrul.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Drs. H. Erman Zaruddin, M. M.Pd mengatakan bahwa pembagian sembako  saat ini lebih di utamakan untuk masyarakat di Kecamatan Tanjungpinang Kota, dan di suatu tempat yang di sebut kelurahan sadar kerukunan yaitu di  Kelurahan Senggarang, dan beberapa tempat lainnya.

“Untuk pembagian paket sembako ini disesuaikan dengan hari jadi Kota Tanjungpinang yang ke- 235, jadi kami rancang dalam memberikan sembako sebanyak 235 ini sesuai umur Kota Tanjungpinang,” ujar Erman.

“Alhamdulillah, karena semangat dalam Bakti Sosial ini sangat tinggi, paket sembako mencapai 253 selesai kita laksanakan, itu berarti melebihi target dari apa yang sudah kita tentukan,” ucap Erman.

Kegiatan Donor Darah dari PMI

“Selain pembagian sembako ini, dalam kesempatan yang sama kita lakukan juga kegiatan donor darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang di dukung oleh Polres Tanjungpinang, yang dalam hal ini telah menurunkan sekitar 15 orang dari anggotanya untuk ikut dalam aksi donor darah ini, sekaligus kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang,” terang Erman.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan sangat mendukung kegiatan positif ini, dengan ikut berkontribusi dalam penyelenggaraan Keluarga Berencana (KB).

“Peringatan Hari Amal Bakti oleh Kementerian Agama ini turut kami isi dengan melakukan pelayanan KB, pemasangan implan, suntik, dan lainnya untuk membentuk Keluarga Berencana pada masyarakat sekitar,” jelas Rustam. (FL).

 

 

Tanjungpinang Pemecah Rekor Nunggak Pembayaran BPJS Kesehatan Hingga 7 Milliar

Tanjungpinang. GK.com – Iuran pembayaran bagi para peserta Mandiri di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mulai dari tahun 2014 hingga diawal tahun 2019 ini tercatat menunggak hingga Rp 12 milliar.

Jumlah tunggakan tersebut berasal dari 5 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kepri, yakni Kota Tanjungpinang, Bintan, Anambas, Lingga dan Natuna.

Untuk jumlah tunggakan iuran bagi para peserta BPJS Kesehatan terbesar banyak terdapat di Kota Tanjungpinang, yaitu mencapai hingga Rp 7 miliar, dan hal tersebut merupakan angka yang sangat luar biasa dibandingkan angka tunggakan di daerah lain.

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Agusrianto di damping oleh Humas BPJS Kesehatan Melda saat ditemui media ini menjelaskan bahwa, peserta JKN-KIS atau Mandiri yang tidak membayar sampai di awal bulan Januari ini mencapai 50%, hal inilah yang menyebabkan jumlah tunggakan iuran tersebut jadi meningkat.

“Kami telah berupaya untuk menagih iuran peserta Mandiri melalui pemberitahuan pesan singkat (SMS), serta menghubungi melalui via telepon, bahkan langsung mendatangi kerumahnya guna untuk meminimalisirkan tunggakan iuran tersebut,” katanya kepada awak media ini di Ruang Tamu kantor BPJS Kesehatan, Jum’at (11/01), pukul 10.30 Wib.

Dikatakan Agusrianto, saat ini tingkat kesadaran bagi masyarakat kita dalam membayar tunggakan-tunggakan yang ada cukup sedikit, berbagai alasan yang kami terima dari masyarakat saat menagih pembayaran tersebut, salah satunya dengan memberikan jawaban tidak memiliki uang untuk membayar iuran itu.

“Itulah yang membuat salah satunya BPJS Kesehatan mengnonaktifkan sementara kartu BPJS Kesehatan teresut,” jelasnya.

“Saya berharap semoga kedepannya masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya membayar iuran tersebut, serta kedepannya target kepesertaan BPJS Kesehatan dapat tercapai, dan sinergitas antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah setempat dapat terus berkerjasama dalam menangani masyarakat yang kurang sadar dalam membayar iuran tersebut”. tutup Agus. (RZ).

 

 

Darsono : Seluruh Instansi Pemerintahan Wajib Berperan Dalam RAN P4GN

Tanjungpinang, GK.com – Berbicara terkait bahayanya narkoba yang kerap mengancam bagi siapa saja, baik itu pada lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai kalangan, maupun di instansi pemerintahan memang tidak akan ada sirnanya.

Perlunya dilakukan peringatan senantiasa bagi setiap kalangan bahkan pencegahan-pencegahan seperti yang tertulis dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (RAN P4GN) yang meminta kepada semua lembaga Pemerintahan untuk ikut berperan serta dalam pemberantasannya.

Dikatakan AKBP Darsono selaku Kepala Badan Narkotika Nasiona (BNN) Kota Tanjungpinang saat ditemui media ini di Ruang kerjanya, Rabu (09/01) sekitar pukul 09.50 Wib, bahwa semua lembaga memang seharusnya ikut dalam pencegahan narkoba dan RAN P4GN tanpa terkecuali.

“Namanya saja sudah Rencana Aksi Nasional, jadi pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab dari BNN saja, melainkan juga tanggung jawab bagi seluruh lembaga Pemerintahan, semua harus turut melakukan sosialisasi, regulasi, tes urin, dan lainnya, minimal mereka melakukan itu di lingkungannya sendiri,” katanya.

“Dalam hal ini media juga diharapkan ikut berperan dalam mencegah peredaran narkoba dengan cara mensosialisasikan mengenai bahaya-bahaya narkoba atau himbauan-himbauan tentang peberantasan narkoba,” harapnya.

Dijelaskan Darsono, jika pencegahan-pencegahan narkoba itu tidak dilakukan dari sekarang, di khawatirkan kedepannya negara ini akan semakin rusak akibat dipengaruhi narkoba.

“Kita semua pasti ingin negara ini bersih dari yang namanya narkoba, jadi semua lembaga bahkan masyarakat bisa saling bekerja sama dalam memberantas narkoba”. tutup Darsono. (FL).

Editor : Mila

Menghasilkan Mutu Pendidikan Yang Baik, Disdik Bintan Terus Berupaya Meningkatkan Setiap Program

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Tamsir, S.Si,M.Si

Bintan, GK.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan baik dari segi di tenaga pengajar maupun dalam hal memberikan materi kepada setiap siswa/siswi di lingkungan Kabupaten Bintan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bintan, Tamsir, S.Si,M.Si mengatakan bahwa selaku Kadisdik dirinya akan terus berupaya menyusun serta memberikan program-program pendidikan yang nantinya mampu membawa mutu pendidikan khususnya yang di Kabupaten Bintan ini kedepannya menjadi lebih baik.

“Sejauh ini beberapa inovasi salah satunya Education Public Service (EPS) atau layanan publik yang di sediakan oleh pemerintah telah kita lakukan,” kata Tamsir.

“EPS adalah sistem administrasi dan informasi berbasis Ilmu Teknologi (IT), melalui sistem tersebut nantinya masing-masing sekolah dapat melaporkan sistem pembelajaran yang digunakan, administrasi, termasuk pelaporan dana Bantuan Operasional Sekolah  (BOS),” terang Tamsir.

“Secara umum program yang setiap tahunnya menjadi rutinitas kita lakukan salah satunya adalah, memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak yang baru masuk, terutama untuk anak kelas 1 Sekolah Dasar (SD) dan kelas 7 untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujarnya.

“Program yang ke dua kita lakukan adalah berkaitan tentang transportasi, program ini kita lakukan untuk anak-anak yang berdomisili jauh dari jangkawan sekolah, sehingga tidak ada lagi keluhan anak-anak putus sekolah dikarenakan kesulitan transportasi saat mau pergi sekolah,” papar  Tamsir  kepada media ini saat dijumpai di Ruang Kerjanya,  Rabu (09/01) pukul 10.10 Wib.

Selain itu, lanjut Tamsir menjelaskan, untuk meningkatkan kebutuhan sekolah yang ada di Kabupaten Bintan ini, Disdik Bintan juga memberikan fasillitas seperti Ruang Kelas Baru (RKB), ruang untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sarana komputer sesuai kebutuhan sekolah, serta memperbaiki sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan.

“Harapan saya kedepannya dari program-program yang kita buat ini nantinya dapat di laksanakan dengan baik, serta kita berharap kedepannya dapat memberikan peningkatan di dunia pendidikan,” harap Tamsir.

“Disepanjang tahun 2018 yang lalu, Disdik Bintan memperoleh dua penghargaan dari Pemerintah Pusat, diantaranya dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan berupa Kihajar Award, dan mendapatkan penghargaan sebagai penataan pengolahan pendidikan terbaik se- Indonesia’’. tutup Tamsir. (MR).

Editor : Mila

DPRD Batam Berharap Dishub Gencar Mensosialiasikan Sistem E- Parking

Batam, GK.com – Dinas Perhubungan Kota Batam wacananya akan menerapkan Elektronik Parking (E- Parking) di tahun 2019 ini.

Tahap awal dalam penerapan sistem tersebut, ada sekitar 100 titik yang akan diterapkan, yaitu bermula dari kawasan Batam Kota dan Nagoya. Nantinya dari setiap titik itu akan di jaga 1 orang Juru Parkir, dan saat ini sistem tersebut sedang dilakukan uji coba.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jefry Simanjuntak mengatakan, berkaitan hal tersebut diri nya sangat mengapresiasikan terkait terobosan yang dilakukan oleh Dinas Perubungan (Dishub) Kota Batam dalam menyelenggarakan sistem E- Parking itu.

Dikatakan Jefry, hal positif nantinya yang dapat diambil dari program tersebut adalah, salah satunya jika sudah menggunakan E- Parking, masyarakat bisa mengetahui lahan lokasi parkir yang masih kosong jika ingin memarkirkan kendaraannya, sehingga jika tempat parkir tersebut sudah penuh, masyarakat tak perlu masuk lagi di kawasan tersebut.

“Saya anggap terobosan E- Parking bagus dan sangat membantu masyarakat nantinya dalam segi memakirkan kendaraan, sehingga tak perlu harus keluar masuk mencari tempat parkir,” kata Jefry, Rabu (09/01).

“E- Parking rencananya akan di luncurkan pada Februari mendatang, kita berharap Dishub wajib mempresentasikan cara pemakaian E- Parking kepada DPRD Kota Batam, pasalnya jika sistem tak tersosialisasikan dengan baik, itu sama saja bohong nantinya,” ucap Jefry.

“Selain mempresentasikan kepada DPRD Batam, Dishub juga harusnya gencar mensosialisasikan kepada masyarakat luas, baik itu melalui media, maupun turun secara langsung ke lapangan”. tutup Jefry. (Red/TB.id).

Editor : Milla