Selasa, Mei 5, 2026
Beranda blog Halaman 1039

Dispar Karimun Fokus Bangun Destinasi Wisata Pantai Pelawan

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, H. Zamri, S.Sos.,M.Si

Karimun, GK.com – Dalam menunjang pariwisata di Kabupaten Karimun, Dinas Pariwisata memfokuskan dalam membangun destinasi wisata di kawasan pantai, salah satunya di Pantai Pelawan, yang terletak di Desa Pangke Barat,  Kecamatan Meral Barat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, H.  Zamri,  S.Sos.,M.Si mengatakan,  di tahun 2018 Dinas Pariwisata mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar 1,5 miliar, dari nominal angka tersebut sejauh ini sudah terbangun 15 unit tempat peristirahatan atau yang kerap disapa Gazebo, panggung hiburan, dan Musholla yang terdapat di Pantai Pelawan.

“Pada tahun 2019 mendatang, Dana Alokasi Khusus yang nantinya kita dapatkan wacananya akan kita pergunakan untuk pembangunan tempat penjualan, tempat parkir, pembenahan jalan masuk dan keluar, serta tempat pembilasan air bersih yang berada di kawasan pantai tersebut,” terang Zamri saat di temui Gerbangkepri.com di ruang kerjanya, Rabu (19/12) pagi.

Dijelaskan Zamri, selain di kawasan Pantai Pelawan,  Kabupaten Karimun juga terdapat beberapa destinasi wisata lainnya, seperti Pantai Pongkar, Pantai Ketam,  pemandian air panas di Kecamatan Buru dan beberapa pantai lainnya.

“Saat ini Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun masih tetap mentargetkan 100 ribu wisatawan asing yang akan datang ke Kabupaten Karimun,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Zamri menjelaskan, ada beberapa event atau rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun dalam menarik perhatian bagi para wisatawan yang berkunjung ke Karimun yakni,  Dangkong Dance Festival, Barongsai,  Sampan Layar,  Motorcross, dan Jelajah Wisata.

“Untuk objek wisata yang telah kita bangun selama ini adalah untuk meningkatkan kualitas pariwisata yang ada bagi masyarakat Kabupaten Karimun maupun para wisatawan asing dari berbagai manca Negara yang berkunjung ke sini,” ucap Zamri.

“Dengan dibangunnya destinasi wisata pantai,  di harapkan nantinya kepada masyarakat dapat menjaga keindahan pantai serta lebih meningkatkan kualitas destinasi wisata yang ada di Kabupaten Karimun, guna memperbanyak kunjungan bagi para turis yang akan datang ke pulau kita”. tutup Zamri. (KR).

Editor : Ani

 

Faried : Demi Meningkatkan Kesejahteraan Pegawai, Perlu di Laksanakannya Evaluasi Jabatan

Tanjungpinang, GK.com – Pelaksanaan Rapat Koordisasi dan Sosialisasi Penyusunan Peta Jabatan, Nilai Jabatan dan Kelas Jabatan Fungsional tahun 2018 di gelar oleh Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Rabu (19/12), pukul 09.00 Wib di Hotel Conforta, Tanjungpinang.

Dalam kegiatan yang di buka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si itu di laksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 19-20 Desember 2018.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si mengatakan, hasil dari evaluasi jabatan berupa nilai dan kelas jabatan ini dapat digunakan dalam program Kepegawaian seperti penyusunan formasi, sistem karir, kinerja dan pemberian tunjangan serta sistem penggajian.

“Bagi seluruh peserta yang mengikuti acara ini agar dapat lebih serius mendengarkan penyampaian materi dan informasi yang diberikan langsung dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional XII Pekanbaru,” kata Riono.

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Plt. Kabag Ortal) Abdul Faried Diah, S.Sos. mengatakan, dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai perlu dilaksanakannya evaluasi jabatan yang mempunyai hakikat menimbang dan memberi bobot pada pekerjaan sebagai tolak ukur atau kriteria yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.

Dikatkan Faried, pada dasarnya kegiatan evaluasi jabatan adalah untuk membandingkan berat atau ringannya suatu pekerjaan pada setiap jabatan yang di emban.

“Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk membuat nilai kelas jabatan ke harga jabatan tersebut bertambah, sehingga hasil tunjangan dan kinerja bagi para pegawai juga diharapkan bertambah sebagaimana yang telah ditentukan,” ujar Faried.

“Hasil dari nilai itu nantinya akan di bagi menjadi beberapa kelas jabatan sesuai berapa harga jabatan yang sudah di pilih tersebut,” terang Faried.

“Saya berharap dengan membuat nilai hasil kerja jabatan ini nantinya kita dapat merasakan penghasilan sesuai dengan beban kerja dan tugas-tugas yang dilakukan, yaitu mendapatkan hasil yang sesuai dengan semestinya”. tutup Faried. (LM).

Editor : Ani

Menghasilkan Bahasa Indonesia yang Tepat dan Benar, Kantor Bahasa Kepri Adakan Penyuluhan

Tanjungpinang, GK.com – Kantor Bahasa Kepulauan Riau mengadakan kegiatan Penyuluhan Bahasa Indonesia Badan Publik untuk Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Instansi Pemerintah Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, di Hotel Comforta, Rabu (19/12) sekitar pukul 09.00 Wib.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, Raja Ariza yang membuka resmi kegiatan tersebut mengatakan, dalam kegiatan yang digelar ini manfaatnya cukup besar bagi humas dan protokoler  instansi pemerintah.

“Humas itu tugasnya memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan-kebijakan yang di berikan dari masing-masing pimpinan instansi,” ujarnya.

“Dalam memberikan pemahaman terhadap masyarakat haruslah menggunakan bahasa yang benar dan mudah di pahami, jadi di sinilah kesempatan bagi para Humas dan Protokoler untuk memantapkan pengetahuan mengenai penggunaan bahasa yang benar dan tepat,” terang Raja Ariza.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Kantor Bahasa Kepri ini atas sosialisasi dan penyuluhan yang telah diberikan, karena dalam berbahasa tidaklah mudah, merangkai kata, serta pengucapannya juga harus baik,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19-20 Desember ini diikuti oleh Humas dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Kepri, dan juga berfungsi sebagai pembinaan bahasa agar mempermudah pihak terkait dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Zuryetti Muzar S.E selaku Kepala Kantor Bahasa Kepulauan Riau menjelaskan, bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Negara seperti yang sudah tertuang dalam Pasal 36 UUD 1945 yang bersumber dari bahasa yang di ikrarkan dalam sumpah pemuda sebagai bahasa persatuan.

“Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan minat dan sikap positif penggunaan bahasa Indonesia oleh Badan Publik, Media Massa, Pengusaha, Tenaga Pendidikan dan masyarakat,” ucapnya.

“Disini kami mengajarkan tentang penggunaan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulisan, serta tata cara penyampaian yang benar”. kata Zuryetti.

Disamping itu, tambah Zuryetti, materi ini juga berguna untuk membuat pidato dan naskah kedinasan yang harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik.

“Jadi, saya berharap agar peserta benar-benar mengikuti kegiatan ini hingga akhir”. harap Zuryetti.

Hadir dalam kegiatan itu Asisten I Sekdaprov Kepri Raja Ariza, Kepala Kantor Bahasa Kepri Zuryetti Muzar S.E, serta Humas dan SKPD Provinsi. (FL).

Editor : Ani

Peresmian Pangkalan TNI Terintegritas Dimeriahkan dengan Demonstrasi Pembebasan Sandra

Natuna, GK.com – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Pangkalan Satuan TNI terintegritas, Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Selasa (18/12) pagi.

Acara yang dilaksanakan dengan di tandai upacara militer yang diikuti oleh ratusan anggota gabungan dari TNI di seluruh matra tersebut di pimpin Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, sebagai pemimpin upacara.

Sebelum tiba di Pangkalan Satuan TNI terintegritas Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, Panglima Hadi bertolak dari Bandara Raden Sadjad (RSA), Natuna menuju Bandara Raden Sadjad (RSA) dengan menggunakan Helikopter.

Dalam amanatnya, Panglima Hadi mengatakan, pembangunan Pangkalan Satuan TNI Terintegritas itu merupakan sebagai satu kekuatan TNI dalam menangkal berbagai ancaman dari pihak luar.

“Pangkalan ini dibangun atas berbagai dasar penilaian, diantaranya situasi politik di Laut Cina Selatan yang menunjukkan peningkatan ketegangan, meskipun Indonesia bukanlah Negara yang turut mengklaim dalam komplik perebutan wilayah tersebut,” katanya.

“Oleh karena itu, TNI sebagai penjaga kedaulatan dan keutamaan  NKRI sangatlah berkepentingan terlibat langsung dalam pengamanan perbatasan tersebut”, ujar Hadi.

Dikatakan Hadi, Provinsi Kepulauan Riau khususnya Natuna dinilai memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup luar biasa, sehingga perlu untuk di jaga kedaulatannya.

“Wilayah Kepulauan Riau, khususnya perairan Natuna, menyimpan kekayaan sumber daya alam yang melimpah yang harus dijaga, diamankan, sekaligus dikelola dan dilestarikan,” ucapnya.

“Satuan TNI Terintegrasi merupakan wujud nyata dari realisasi gagasan membangun pertahanan negara yang disinkronisasikan melalui pembangunan nasional, khususnya di wilayah perbatasan,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Hadi menjelaskan, satuan TNI dalam menghadapi berbagai macam ancaman dan tantangan tersebut, harus membutuhkan kemampuan interoperabilitas antara matra darat, laut dan udara.

“Kedepannya Satuan TNI Terintegrasi direncanakan akan menjadi bagian dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan yang akan segera dibentuk”, imbuhnya.

“Saat ini Satuan Terintegrasi TNI masih berupa embrio yang terdiri dari satuan-satuan TNI AD yaitu Batalyon Komposit diperkuat oleh Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Artileri Pertahanan Udara, dan Baterai Artileri Medan,” jelasnya.

“Sementara dari TNI AL selain Pangkalan TNI AL, juga terdapat Kompi Komposit Marinir dan berbagai fasilitas pelabuhan, untuk mendukung operasional kapal perang TNI AL yang beroperasi di sekitar perairan Natuna,” paparnya.

“Sedangkan Pangkalan Angkatan Udara TNI AU dilengkapi berbagai fasilitas, seperti hanggar integratif dan hanggar skadron UAV untuk mendukung operasional pesawat udara TNI, pangkalan itu juga dilengkapi dengan mess dan rumah sakit integratif untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh prajurit TNI yang ada di Natuna,” tambahnya.

“Satuan TNI Terintegrasi di Natuna masih akan terus berkembang sesuai peningkatan eskalasi ancaman, dalam perencanaan ke depan mungkin untuk menyempurnakan Satuan TNI Terintegrasi menjadi organisasi permanen dan terintegrasi dalam satu komando, serta dilengkapi dengan sistem kendali operasi berbasis kemampuan,” pungkasnya.

Usai melaksanakan upacara, acara di lanjuti dan dimeriahkan dengan Demontrasi Pembebasan Sandra oleh pasukan elite TNI AL Detasmen Jalamangkara (Denjaka) dan Flay Past pesawat tempur F16 dari Skadron 3 Iswahyudi, Magetan.

Hadir pada kesempatan tersebut Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi, Bupati Natuna Hamid Rizal dan Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra, serta sejumlah Perwira Tinggi TNI lainnya. (Sai).

Editor : Ani

 

RSI di Resmikan Panglima TNI Hadi Tjahjanto

Natuna, GK.com – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan Rumah Sakit Integrasi (RSI) tingkat III TNI di Lanud Raden Sadjad (RSA) Ranai Natuna, Selasa (18/12).

Dalam peresmian itu diawali dengan penandatanganan prasasti bangunan Rumah Sakit Integrasi dan lanjut dengan pemotongan pita, lalu Panglima TNI Hadi bersama rombongan di dampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meninjau setiap ruangan yang ada di RSI tingkat III Lanud Raden Sadjad, Natuna.

Dalam peninjaun tersebut, satu persatu ruang ditelusuri oleh Panglima TNI sambil melihat peralatan serta fasilitas yang ada. Rumah Sakit Integrasi Tingkat III Lanud RSA, Natuna tersebut di lengkapi dengan berbagai fasilitas layanan kesehatan seperti, Poli Bedah, Poli Katarak, Poli Kitan, Poli Spesialis, Kandungan, Poli THT dan Poli Umum.

Selain itu, Panglima Hadi juga menyerahkan berbagai jenis donasi kepada pasien seperti kaki palsu, kursi roda, kaca mata, alat bantu dengar dan paket khitan.

“Semoga semua ini nantinya dapat bermanfaat untuk TNI maupun masyarakat Natuna,” ujar Panglima Hadi.

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan TNI, Mayjen TNI Ben Yura Rimba mengatakan, sarana yang di miliki oleh Rumkit Integrasi Lanud RSA, Natuna saat ini sudah lengkap. Selain fasilitas, dokter yang di tugaskan juga merupakan dokter spesialis yang sudah berpengalaman.

“Ini Rumah Sakit Integrasi pertama yang ada di Indonesia, seperti yang kita lihat saat ini, semua sarana lengkap dan di dukung oleh para dokter-dokter spesialis yang sudah berpengalaman dalam menangani berbagai penyakit,” terang Mayjen Yura.

Ditambahkan oleh Mayjen Yura, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakah nantinya pihak RSI ini akan menerima dan melayani semua pasien, termasuk pasien rujukan dari RSUD Natuna dan akan melayani pasien BPJS juga.

“Nanti kita akan kordinasikan dengan RSUD Natuna terkait penanganan pasien, kita upayakan semua pasien bisa dilayani di sini, termasuk pasien rujukan dari RSUD Natuna”. tutupnya.

Sehabis meresmikan Rumah Sakit Integrasi TNI, Panglima Hadi mengecek sejumlah sarana di Lanud RSA Natuna dan langsung bertolak ke Selat Lampa dengan menggunakan Helikopter untuk meresmikan Fas Labuh TNI AL. (Sai).

Editor : Ani

Peringati Penanaman Pohon Sedunia, DLHK Kepri Tanami Pohon di Waduk Kolong Enam

Bintan, GK.com – Dalam rangka memperingati penanaman pohon sedunia, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengadakan kegiatan penanaman pohon di Waduk Kolong Enam Kelurahan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (18/12) pukul 08.00 Wib.

Kepala DLHK Provinsi Kepri, Ir. Yerri Suparna saat di temui oleh media ini di sela-sela acara berlangsung mengatakan, “kegiatan penananam ini pertama kalinya dilakukan di Tanjungpinang, selanjutnya kita mengadakan di daerah Bintan yang berlangsung pada saat ini,” kata Yerri.

“Di Kepri, terutama Tanjungpinang dan Bintan, pada umumnya sangatlah susah mendapatkan air, jadi dengan terbentuknya bendungan-bendungan dan dam-dam ini tentulah sangat membantu, apalagi dengan adanya sarana penunjang seperti pepohonan, selain membuat lokasi menjadi teduh, juga berguna menghasilkan resapan-resapan air,” terang Yerri.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini nantinya bisa menciptakan lingkungan yang asri serta meningkatkan kualitas air yang selalu kekurangan menjadi tercukupi”. harap Yerri. (LM).

Editor : Ani