Jumat, Mei 8, 2026
Beranda blog Halaman 1025

Berikan Perlindungan Terbaik Bagi Para GTT, BPJS Ketenagakerjaan Kasih Santunan Kepada Ahli Waris

Karimun, GK.com – Dalam rangka peresmian Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Karimun, Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyerahkan secara simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan Guru Tidak Tetap (GTT), di Halaman SMAN 5 Karimun, Sabtu (9/3) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang, Rini Suryani saat dijumpai oleh media ini mengatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 2.700 orang guru honorer di Kepri yang sudah terdaftar ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepri.

“Selain penyerahan secara simbolis kartu peserta, kita juga memberikan bantuan berupa santunan jaminan kematian kepada para guru honor di SMKN 1 Karimun yang meninggal dan saat ini telah di terima langsung oleh ahli warisnya sebesar Rp. 24.000.000,” ungkap Rini.

“Kita berharap melalui pelayanan dari BPJS Ketenagakerjaan ini nantinya dapat terus meningkat dan kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik serta terus mengcover para peserta jika terjadi resiko kerja baik itu kecelakaan kerja, maupun kematian,” tutur Rini.

Ditempat yang sama, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun mengatakan bahwa ia turut memberikan apresiasinya kepada Kepala BPJS Ketenagakerjaan atas kerja kerasnya dalam mewujudkan kesejahteraan bagi para pekerja dan semoga BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berkembang dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, khususnya bagi para guru honorer yang terdapat di Provinsi Kepri.

“Saya berharap dengan terdaftarnya para GTT ini ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan dapat lebih tenang dalam bekerja dan dapat terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM)  yang berkualitas tinggi di Provinsi Kepri khususnya bagi para pendidik,” ucap Nurdin.

Sementara itu, Ahli Waris Lifia, dari keluarga Jery Utama yaitu salah satu GTT di Staf Tata Usaha SMKN 1 Karimun yang meninggal, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan santunan jaminan kematian yang diberikan kepada keluarganya.

“Terimakasih banyak atas bantuan ini, semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan saya bersama anak saya, mungkin tanpa bantuan ini kami akan mengalami kekurangan kebutuhan karena tidak tau mencari nafkah melalui apa,” ujarnya.

“Semoga BPJS Ketenagakerjaan kedepannya dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pekerja khususnya buat para guru honorer”. tutup Lifia. (KR).

Editor : Milla

 

Peresmian SMAN 5 Karimun, Gubernur Kepri Beri Apresiasi Disdik Kepri

Karimun, GK.com – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 yang terletak di Jalan Kp. Harapan, Kabupaten Karimun diresmikan, Sabtu (9/3) sekitar pukul 11.00 Wib oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Kadisdik Kepri  saat menyambut Gubernur Kepri tiba di lokasi SMAN 5 Karimun.

 

Dalam peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirene, pemotongon pita, serta penandatangan prasasti oleh Gubernur Provinsi Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si  didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Drs. Muhammad Dali MM, Sekda Provinsi Kepri Dr. H. TS Arif Fadillah, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim, M.Si,  Anggota DPRD Provinsi Kepri Dr. Jusrizal, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Drs. Edy Sofyan, M.Si.

Kadisdik Kepri saat menyanyinyan lagu Indonesia Raya.

 

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri  atas terbangunnya sekolah berlahan seluas 18.030 M2 tersebut, yang dikerjakan pada Tahun Anggaran (TA) 2018 oleh Dinas Pendidikan Kepri.

Dikatakan Nurdin, untuk tahun 2019 ini Presiden Indonesia sudah mencanangkan  program prioritas di Indonesia adalah Pendidikan, semoga kesejahteraan di dunia pendidikan, pengetahuan dan infrasturktur akan semakin menunjang kedepannya, karena ini adalah hal yang penting.

Penekanan tombol sirine oleh Gubernur Kepri, Kadisdik Kepri, Sekda Kepri, Wakil Bupati Karimun, dan Anggota DPRD Provinsi Kepri.

 

“Harapan kita semua dengan terbangunnya gedung sekolah baru ini semoga kedepannya anak-anak kita yang berada di Karimun ini akan lebih berprestasi dalam bidang pendidikan, serta dengan banyaknya jumlah guru yang usianya terbilang muda, kompetisi kemampuannya juga harus ditingkatkan,” harap Nurdin.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS Arif Fadillah dalam pidatonya menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen melakukan percepatan pembangunan disegala bidang, termasuk pembangunan infrastruktur  untuk Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Karimun yang telah terbangun beberapa proyek strategis.

“Guna mencapai pembangunan yang maksimal, dalam hal ini kita harus bekerja keras dan saling bahu-membahu,” ujar Arif.

Gubernur Kepri di dampingi Kadisdik Kepri, Sekda Kepri, dan Wabup Karimun saat menandatangai prasasti.

 

“Salah satu terbangunnya proyek strategis dan sudah siap di opersionalkan yakni SMAN 5 Karimun ini, untuk beberapa proyek strategis lainnya akan dilakukan peresmian  pada kesempatan lainnya dan beberapa proyek lainnya juga akan dilanjutkan pembangunannya  pada tahun ini,” tutur Arif.

Dijelaskan Arif, dalam pembangunan SMAN 5 Karimun ini rencananya akan dilakukan secara 3 tahapan yang nantinya akan di sediakan diantaranya 18 Ruang Belajar, Masjid, Lapangan Futsal, Lapangan Basket, Kantin Sehat, Laboratorium, Auditorium, Ruang Kepala Sekolah dan Majelis Guru.

“Dalam pembangunan Tahap I ini kita sudah membangun 9 Ruang Kelas Belajar, Pagar Keliling, dan Batu Miring. Sementara untuk pembangunan di Tahap II dengan anggaran 4,8 Milyar nantinya kita akan bangun kembali 9 Ruang Kelas Baru di Tahun ini, dan selanjutnya pembangunan Tahap III di Tahun berikutnya yang akan kita anggarkan,” terang Arif.

“Pada Tahun ajaran baru di 2019 ini, SMAN 5 Karimun akan menerima siswa dan siswi baru dengan daya tampung sebanyak 360 orang,” kata Arif.

Penandatangan perpanjangan kontrak perjanjian kerja pendidik dan tenaga pendidik diwakili oleh Kadisdik Kepri.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Muhammad Dali mengatakan, “prospek sekolah ini akan menerima murid ditahun ajaran 2019/2020, yaitu tepatnya di bulan Juli, kemudian di tahun 2019 ini akan dibangun lagi 9 Ruang Kelas Baru (RKB),” ucapnya.

“Tentunya harapan kita semua dengan adanya sekolah baru ini akan menjadi tempat dimana anak-anak yang bersekolah disini nantinya dapat memajukan Negara kita, serta mewujudkan bangsa yang cerdas”. tutup Dali.

Hadir juga dalam peresmian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjejep Yudiana, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tanjungpinang Rini Suryani, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Kepri Aries Fhariandi, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Kepri Nilwan, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepri Ayub dan lebih kurang 500 Guru. (Red).

Editor : Milla

 

Bintan Gelar Festival Jong Race Utara

Bintan, GK.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan menggelar Lomba Festival Jong Race Utara di Pantai Keter, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Jum’at (8/3) pagi. Permainan tradisional rakyat khas melayu tersebut, menjadi suatu agenda yang rutin dilakukan setiap tahunnya oleh Dinas Pariwisata Bintan.

Konon Festival Jong berasal dari sebuah kegiatan ritual orang-orang dari etnis Tionghoa yang sering memberikan sesaji ke tengah lautan. Dalam sesaji tersebut terdapat sebuah kue bernama Jong Kong, sesaji tersebut lalu dibawa dengan sebuah perahu kecil hingga hanyut ke laut tak terlihat lagi.

Perahu mini tanpa awak kapal dengan panjang 1,5 meter dan layar mencapai 2 meter tersebut justru menarik perhatian masyarakat Melayu Bintan yang melihatnya. Kemudian oleh orang Melayu, perahu lalu dijadikan sebagai permainan yang menyenangkan.

Nama permainannya diambil dari ritual Jong Kong yang dilakukan oleh etnis Tionghoa tersebut sehingga menjadi ajang perlombaan besar bagi masyarakat Melayu Bintan atau dikenal dengan festival Jong.

“Festival Jong Race akan menjadi agenda pariwisata sehingga mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drh Kartini saat pelepasan Jong Race.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival Jong Race Pantai Keter Tembeling Tanjung, Muhammad Nur, mengatakan bahwa Festival Jong Race tersebut diikuti oleh ratusan peserta Jong yang berasal dari berbagai daerah.

” Festival tradisional ini sangatlah menarik dan hanya dapat ditemui di kawasan Riau Kepulauan saja”. tutupnya. (MCB/Red).

 

Wali Kota Batam Membuka STQ ke- 8 Kecamatan Batu Ampar

Batam, GK.com – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi membuka acara Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke- 8 Tingkat Kecamatan Batu Ampar Tahun 2019 di Pintu Gerbang Kelurahan Batu Merah, Jumat (8/3) sekitar pukul 20.40 Wib.

Dalam acara yang dipadati oleh ribuan masyarakat itu  juga di hadiri oleh Wawako Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si. Anggota DPRD Batam Ruslan Fasholeh, tokoh agama Nazri S,Ag., Camat Batu Ampar Drs. Tukijan, Kapolsek Batu Ampar Reza Morandy serta tamu undangan lainnya.

Pada acara STQ yang di ikuti se- Kecamatan Batu Ampar itu di sambut antusias oleh warga sekitar. Karena selain menggelar perlombaan STQ juga diadakannya Stan Bazar dari masing masing Kelurahan, dan turut dimeriahkan sekitar 1.500 peserta pawai dari masing-masing Kelurahan yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam pidatonya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggemari membaca Al Qur’an demi mewujudkan revolusi mental dalam pemanfaatan nilai-nilai islami yang Rahmatan Lil Alamin, guna menuju generasi yang Qur’ani dan Madani.

“Saya berharap dalam penyelenggaraan acara STQ tingkat Kecamatan Batu Ampar ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan,” harap Rudi.

“Pembukaan STQ pada malam ini saya nilai luar biasa, saya ucapkan terimakasih atas antusias yang luar biasa dari masyarakat setempat yang hadir pada malam ini, sehingga pembukaan STQ ini dapat berjalan semarak dan meriah,” kata Rudi.

“Semoga melalui acara ini nantinya dapat membina akhlak bagi anak-anak kita untuk mencintai Al Qur’an dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menaiki perekonomian bagi masyarakat sekitar yang berjualan,” ujar Rudi.

Pada kesempatan itu, Rudi juga memaparkan perencanaan kedepannya untuk membangun dua Masjid megah di Kota Batam yaitu Masjid Agung Batam Center dan daerah Batu Aji yang insyallah akan diselesaikan pada 20 September mendatang.

“Masjid ini nantinya dapat menampung sekitar delapan ribu jamaah yang ingin beribadah di masjid tersebut, serta akan kita fasilitasi lift di dalam masjid tersebut,” tutur Rudi.

“Nantinya Kota Batam ini tidak hanya saya buat sebagai kota pariwisata, melainkan akan saya jadikan kota wisata religi,” terangnya.

“Setelah masjid ini selesai, kedepannya akan di adakan acara pengajian bersama dan mengundang beberapa ulama serta makan siang gratis,” tambah Rudi.

Acara STQ di mulai dengan ditandai oleh pemukulan beduk dari Walikota Batam, di dampingi oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dan Camat Batu Ampar Tukijan. (SI).

Editor : Milla

Wujudkan Kesejahteraan Sosial Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Dinsos Karimun Bentuk E- Warung

Karimun, GK.com – Dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat kurang mampu, Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kabupaten Karimun bentuk E- Warung di tahun 2019.

Adapun tujuan dari dibentuknya E- Warung itu adalah sebagai bentuk layanan Non Tunai dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu untuk mempermudah mendapatkan “Beras Miskin” yang berganti nama menjadi “Beras Sejahtera” yang nantinya dapat diperoleh di warung-warung terdekat yang telah ditetapkan oleh Bank sebagai E- Warung.

Dikatakan oleh Kepala Bidang Pemerdayaan Masyarakat dan PFM Dinas Sosial Kabupaten Karimun,  Tohap Siahaan, Jumat (08/03) siang saat ditemui oleh media ini di Ruang Kerjanya, “untuk ditahun 2019 rencananya Beras Sejahtera yang didapatkan melalui E- Warung ini merupakan bantuan pangan yang tidak dapat diambil secara tunai seperti sebelumnya, namun hanya bisa ditukar dengan  bahan pangan yang telah ditentukan seperti beras dan telur,” jelasnya.

“Nantinya masyarakat kurang mampu  yang telah di data oleh Kementerian Sosial yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan diberikan langsung berupa uang melalui rekening sebesar Rp 110.000,- per bulannya untuk mendapatkan beras tersebut di E- Warung,” terang Tohap.

Dijelaskan Tohap Siahaan, layanan Non Tunai itu akan dilaksanakan sekitar bulan Mei 2019, sementara untuk bantuan sosial berupa beras seberat 10 kg per KK untuk masyarakat kurang mampu dilaksanakan di bulan Januari hingga April.

“Saat ini, layanan E- Warung sudah terealisasi di 156 Kabupaten se- Indonesia, dikarenakan program ini bertahap, makanya wilayah Karimun ini baru bisa kita laksanakan, dan saat ini sudah kita surati ke Bulog,” jelas Tohap.

“Kami juga akan mensosialisasikan layanan E-Warung ini di seluruh tingkat Kecamatan, Kelurahan, RW/RT dan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Karimun ini, serta pihak Bank juga harus mensosialisasikan layanan ini, salah satunya dengan membuat perjanjian antara Bank dan E- Warung  apa yang diperbolehkan dan yang dilarang untuk bahan pangan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu nantinya,” tutur Tohap.

Ditambahkan Tohap, saat ini E- Warung wajib  menyediakan stok seperti Beras dan Telur, serta warung tersebut juga harus menjual sesuai harga pasar atau harga yang telah di tetapkan,” tutur Tohap.

“Dengan adanya layanan Non Tunai ini, kami berharap kedepannya masyarakat akan lebih terbantukan dan gizi masyarakat dapat meningkat jauh lebih baik lagi, serta sumber daya manusia (SDM) kita kedepannya akan lebih cemerlang”. tutup Tohap. (KR/GT).

Editor : Milla

Pelantikan 5 Anggota KPPAD Batam di Harapkan Mampu Menurunkan Kekerasan Pada Anak

Batam, GK.com – Walikota Batam melantik anggota Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Batam periode Tahun 2019-2024 di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Jumat (08/03) sekitar pukul 10.06 Wib.

Dalam pelantikan itu, ada 5 orang anggota KPPAD Batam yang dilantik secara bersamaan. Terlaksananya pelantikan dari 5 anggota baru KPPAD Batam ini diharapkan kedepannya dapat meningkatkan serta mengatasi kekerasan terhadap anak yang kerab terjadi di Kota Batam.

Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi dalam pidatonya berharap kedepannya melalui lembaga ini kasus kekerasan yang sering terjadi kepada anak di wilayah Kota Batam bisa diatasi,   tidak hanya sebatas memberikan perlindungan dan mengawasan saja, melainkan mampu memberikan pendampingan secara medis dalam penanganan kasus anak tersebut.

“Dengan banyaknya kasus perceraian yang terjadi di Kota Batam ini, tentunya bisa mengakibatkan dampak negatif kepada anak, seperti gangguan mental dan lain-lain,” ujar Rudi.

“Untuk menekan jumlah angka kekerasan yang timbul pada anak tersebut, marilah kita  bersama-sama menyelesaikan permasalahan ini,” ajak Rudi.

Seperti diketahui, sebagiamana tercantum pada Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002, tugas dari KPPAD yaitu mempunyai kewajiban memberikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang pelanggaran perlindungan anak, serta mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan anak dan tugas-tugas lainnya.

“Saya berharap kedepannya, komisi yang sudah di lantik ini dapat menjalankan tugas serta amanah yang telah diberikan secara optimal, agar kasus kekerasan yang ada di Kota Batam ini, khususnya yang menimpa pada anak, menurun” harap Rudi.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, Abdillah salah satu anggota KPPAD Batam yang baru saja dilantik saat diwawancara media ini disela-sela kegiatan berlangsung mengatakan bahwa, “saya akan menjalankan amanah dan peraturan menurut Undang-undang yang berlaku dengan baik, serta mengawasi, melindungi dan memberikan informasi kepada Bapak Wali Kota terkait perlindungan tersebut.” ucap Abdillah.

Dikatakan  Abdillah, saat ini, para anggota KPPAD yang telah resmi dilantik haruslah mengambil peran penting dalam memberikan perlindungan terhadap anak dengan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat terlibat secara langsung untuk memberikan berkontribusinya dalam membangun dan melindungi jiwa anak, seperti hidup layak anak, tumbuh kembang anak, serta hak anak yang harus dilindungi.

“Saya berharap kedepannya bagi semua anggota KPPAD Batam dapat bersinergi dengan Permintah Daerah serta masyarkat untuk melindungi hak kenyamanan dan keamanan anak, yang mana anak adalah generasi penerus bangsa,” tuturnya.

Diakhir acara tersebut dilakukan pengambilan sumpah bagi para Anggota KPAD, serta penandatanganan Surat Keputusan (SK). Hadir dalam kegiatan itu Walikota Batam H. Muhammad Rudi SE.MM, perwakilan dari Kementerian Agama Batam, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, dan  para tammu undangan lainnya. (SI).

Editor : Milla