Kepri, GK.com — Realisasi investasi di Kepri menunjukkan tren positif dengan capaian lebih dari Rp 52 triliun. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad pada kegiatan Musrenbang di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Kota Tanjungpinang.
“Realisasi investasi kita sudah melampaui target, dari sekitar Rp 48 triliun menjadi lebih dari Rp 52 triliun,” kata Ansar.
Ditegaskan Ansar bahwa, capaian tersebut harus diiringi dengan upaya menjaga iklim investasi yang kondusif.
“Semua hambatan investasi harus kita hilangkan, dan kita harus memberikan pelayanan yang Cepat, Tepat, dan Pasti,” tegasnya disela-sela kegiatan kepada gerbangkepri.com, Senin (06/04/2026) Pukul 12.37 WIB.
Ia juga menekankan pentingnya peran daerah sebagai tuan rumah bagi investor.
“Kita harus menjadi tuan rumah yang baik dan menjadikan investor sebagai tamu terhormat, namun tetap memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi daerah.
“Investasi adalah kunci dalam membuka peluang kerja, membangun rantai pasok, dan menciptakan ekosistem ekonomi baru,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah juga fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya lulusan SMK.
“Ke depan, lulusan SMK tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga sertifikasi kompetensi yang diakui secara Internasional,” tegas Ansar lagi.
Ia menyebutkan bahwa kerja sama dengan lembaga sertifikasi Luar Negeri sedang dipertimbangkan untuk mendukung hal tersebut.
Di sisi lain, program beasiswa juga terus dilanjutkan dengan sistem yang lebih transparan.
“Beasiswa sudah dibuka secara online, tanpa titipan, dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar,” tutur Ansar.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Pemerintah harus tetap optimis dalam kondisi apapun, kita tidak boleh mengeluh, tetapi harus terus bekerja keras dan maksimal”. imbuhnya.
Turut hadir pada momen itu, Tri Dewi Virgiyanti selaku Staf Ahli Bidang Pemerataan Pembangunan Regional Kementerian PPN/Bappenas. (KF)
Editor: Milla

