Tanjungpinang, GK.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tanjungpinang (BPBD) terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. Hingga kini, sebanyak 1.518 ton air bersih telah didistribusikan ke berbagai wilayah di Kota Tanjungpinang.
Staf Analis Bencana BPBD, Jarot Endratno mengatakan, distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki, pick up L300, dan Hilux yang secara bergantian mengambil air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tanjungpinang sesuai prosedur yang berlaku.
“Dalam satu kali pengiriman, total kapasitas armada kami mencapai sekitar 9 ton air. Kami juga mendapat dukungan mobil tangki dari BPBD Provinsi dan Dinas Sosial untuk mempercepat penyaluran ke masyarakat,” ujar Jarot melalui sambungan telepon, Sabtu (14/02/2026) Pukul 13.32 WIB.
Ia menambahkan, BPBD menyiagakan cadangan air sebanyak 24 ton di Kantor untuk kebutuhan darurat. Namun untuk kebutuhan rutin yang tidak mendesak, pengambilan air tetap dilakukan melalui PDAM guna menjaga ketersediaan stok.
“Ke depan, kami mendorong pembaruan kerja sama atau MoU dengan PDAM agar hidran di titik-titik terdekat dengan permukiman warga bisa dimanfaatkan kembali. Dengan begitu, distribusi air bisa lebih efektif dan cepat”. harapnya.
Sementara itu, debit air di Sungai Pulai dilaporkan mulai menurun dan terus dipantau oleh tim BPBD. Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih diimbau segera melapor melalui RT setempat agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur. (KF)

