Minggu, April 12, 2026
BerandaKepulauan RiauBatamSkandal Rokok H&D di Batam: Masyarakat Bertanya, Bea Cukai Menjawab Berbelit-belit!

Skandal Rokok H&D di Batam: Masyarakat Bertanya, Bea Cukai Menjawab Berbelit-belit!

Batam, GK.com – Melalui Humasnya Jery, Bea Cukai Batam menegaskan, PT. ADHI MUKTI PERSADA Batam-Indonesia selaku Perusahaan yang memproduksi rokok H&D menyetorkan pembayaran pajak cukai rokok ke rekening Negara.

“Penerimaan cukai langsung ke rekening kas Negara. Kalau kepemilikan barang harus lewat penelitian lebih lanjut,” tegas Jery Humas Bea Cukai Batam menjawab pertanyaan Redaksi ini melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/11/2025) Pukul 14.09 WIB.

BACA JUGA: 👇👇👇

“Dari data perusahaan memang memproduksi beberapa jenis, ada juga isi 20. Merk terdaftar tahun 2025,” tambah Jery menjawab pertanyaan Redaksi ini Pukul 14. 11 WIB.

Ditanyakan terkait bagaimana dengan lebel pita cukai yang tertera di rokok H&D dari sejak tahun 2023 yang sudah tertera, Bea Cukai Batam menjawab “diaplikasi terbacanya seperti itu, ada kemungkinan itu pembaharuan juga,” jawab Jery berupaya meyakinkan Redaksi gerbangkepri.com sekitar Pukul 18.02 WIB.

“Semua pembayaran tidak ada melalui BC Batam. Sebelumnya berizin diperbarui atau penambahan varian,” jawab Jery lagi 18.08 WIB.
Lebih lanjut Redaksi ini bertanya terkait dimana keberadaan alamat pabrik produksi rokok H&D, Bea Cukai Batam masih enggan menjawabnya.

Bowo, salah satu masyarakat Batam menuturkan, “Harusnya kalau rokok HD tersebut legal dan punya pabriknya, kenapa Bea Cukai Batam tidak mau menjelaskan dimana alamat keberadaannya, ini kan aneh ya!,“ tanya Bowo, Kamis (27/11/2025) Pukul 19.00 WIB.

“Setidaknya kalau masyarakat Batam tahu dimana keberadaan pabrik tersebut kan lumayan, siapa tahu bisa masukkan lamaran kerja disana. Ya sekedar jadi tukang gulung-gulung rokok atau jadi tukang sapunya saja di pabrik tersebut jadi lah. Harap maklum lah, Batam kan lagi banyak pengangguran, jadi kalau ada pengusaha yang menciptakan lapangan pekerjaan, tentu itu berita bagus untuk para pengangguran”. ujar Bowo. (QQ)




Berita Terkait

Berita Populer