Batam, GK.com – Setelah melakukan pertemuan internal dengan Tim Epidemiologi dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, diketahui dari total 227 siswa yang terdampak pada insiden MBG MAN 2 Batam, sebagian besar hanya mengalami gejala ringan.
Dijelaskan oleh Dr. Nazia Helni selaku Plt Kepala Puskesmas Tanjung Buntung, tidak ada siswa yang perlu dirawat inap di Rumah Sakit dalam peristiwa MBG ini. Mayoritas hanya mengalami keluhan ringan, dan kondisi mereka sudah membaik signifikan pada hari ketiga. informasi perkembangan kasus ini juga telah disampaikan kepada pihak Sekolah dan orang tua siswa.
BACA JUGA: 👇👇👇
Sebagai langkah pencegahan, Puskesmas memperketat pengawasan rutin terhadap dapur atau penyedia makanan skala kecil yang terlibat dalam program MBG.
“Pengawasan kami lakukan sesuai arahan Dinas Kesehatan, dan semua langkah mengacu pada petunjuk mereka,” ujar Nazia Helni saat dihubungi melalui Telepon seluler, Kamis (27/11/2025), Pukul 18.00 WIB.
Puskesmas juga menegaskan koordinasi aktif dengan Dinas Kesehatan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau setiap kali ada laporan kejadian. Setiap laporan kasus masuk, kami langsung turun ke lapangan, Komunikasi intensif juga dilakukan melalui Sekolah dan Instansi terkait.
“Hasil resmi pemeriksaan sampel makanan masih dalam proses oleh BPOM, dan akan diumumkan oleh Dinas Kesehatan, bukan Pukesmas”. tegas Nazia. (DS)

