Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang HMI Kritik 100 Hari Kinerja Gubernur Dan Wakil Gubernur Kepri

HMI Kritik 100 Hari Kinerja Gubernur Dan Wakil Gubernur Kepri

88
0

Tanjungpinang, GK.com – Delapan orang Mahasiswa yang mewakili Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan menggelar aksi orasi di gerbang pintu masuk Kantor Gubernur Kepri, Dompak, pada Senin (7/6) sekitar pukul 10.30 Wib.

Aksi tersebut dalam rangka mengevaluasi 100 hari kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) yang dinilai masih belum menunjukan peningkatan, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi.
Kepada sejumlah Awak Media, Koordinator Aksi, Zulfikar Rahman menyampaikan pernyataan sikap yang mewakili HMI Cabang Tanjugpinang-Bintan.

“Tuntutan yang kita ambil ini ada 7 (Tujuh) diantaranya, terkait isu-isu pandemi Covid-19, Strategi penanggulangan Covid-19, dan penangan pemulihan ekomoni di Provinsi Kepri,” tutur Zulfikar.

Karena Rombongan aksi yang berjumlah 8 orang itu tidak diperkenankan masuk ke dalam Halaman Kantor Gubernur Kepri oleh Pihak Kepolisian, Zulfikar menegaskan, dalam waktu dekat Dirinya bersama HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan yang beranggotakan sekitar 500 orang akan kembali turun untuk melakukan aksi lanjutan.

“Untuk jumlah yang akan kembali turun dan kapan tanggalnya belum bisa kami pastikan, namun masa yang akan turun pastinya akan lebih banya dari pada hari ini. Sebelum melakukan aksi kembali, kami akan melaksanakan rapat bersama rekan-rekan HMI dan akan mematangkan kajian lagi,” katanya.

Aparat Kepolisian yang saat itu turut mengamankan aksi tersebut sempat melakukan mediasi dengan massa agar aspirasinya bisa disampaikan melalui Staf Ahli Gubernur, Eko Sumbaryadi. Namun, hal itu ditolak oleh mahasiswa.

“Bapak maaf ya pak, kami ingin ketemu dengan Gubernur dan Wakil Gubernur, karena yang harus dilakukan evaluasi itu 7 program unggulan Gubernur Provinsi Kepri, bukan Bapak Eko,” ucap Alfi Riyan Syaputra, salah seorang anggota HMI.

Pada saat itu, Kasat Binmas Polres Tanjungpinang AKP Zabaidah menjelaskan, Mahasiswa berkeinginan menyampaikan orasi di depan Halaman Kantor Gubernur, tetapi tidak diberi izin dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Boleh mereka masuk, tetapi kita siapkan di ruangan atas lantai 3, dengan syarat, mereka harus Rapid Tes, tetapi mereka tidak mau dikarenakan beberapa alasan”. pungkas Zubaidah. (NE).

Editor : Dina