Tanjungpinang, GK.com – Tingkat kecelakaan dan aksi balap liar di Kota Tanjungpinang kini perlahan sudah mulai menurun.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Ipda Gayuh Pambudhi Utomo, saat ditemui Awak Media ini di Ruangannya mengatakan, selama bulan Ramadhan dan Lebaran kemarin, di Kota Tanjungpinang bersih kecelakaan lalu lintas.
“Dari Bulan Januari hingga Maret kemarin kenaikannya cukup signifikan, bahkan ada 4 orang yang meninggal dunia, namun ketika di bulan Ramadhan hingga selesai Lebaran kasus kecelakaan lalu lintas bersih, baru-baru ini mulai kembali ada, tetapi tidak sebanyak di awal Tahun 2021,” ujar Gayuh.
Gayuh menuturkan tidak hanya kecelakaan tunggal, tapi juga ada kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara lain.
“Kecelakaan tunggal biasa terjadi karena faktor cuaca atau kondisi kendaraannya sendiri, namun untuk kecelakaan yang melibatkan lawan, sering terjadi karena dua-dua pengendara ini lalai,” tuturnya.
Dijelaskan Gayuh, untuk aksi balap liar, Satlantas Tanjungpinang telah mengantisipasinya terlebih dahulu sebelum aksi balapan dimulai.
“Ada trend yang selalu terjadi di kalangan anak muda di bulan Ramadhan, yakni sehabis sahur biasanya mereka melakukan aksi balap liar di seputaran Jalan Basuki Rahmat dan Dompak, namun untuk di tahun ini menurun, sebab kami sehabis sahur melaksanakan piket menertibkan para Pembalap Liar ini. Jadi sebelum mereka memulai balapan, kami sudah membubarkannya terlebih dulu,” ungkap Gayuh.
Gayuh menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika berkendara, karena jika terjadi kecelakaan, tak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain.
“Ini sudah memasuki musim hujan, mohon dicek kondisi motor dulu sebelum bepergian, serta selalu berhati-hati, karena semua orang bisa ngebut, tapi tak semuanya bisa sampai ditujuan dengan selamat, sayangi keluarga dirumah”. tutupnya. (FR).
Editor : Febri

