Jumat, Mei 29, 2026
BerandaKepulauan RiauAnambasUsia 80 Tahun, Razali Tetap Semangat Dalam Mengkais Rezki

Usia 80 Tahun, Razali Tetap Semangat Dalam Mengkais Rezki

Anambas, GK.com – Memasuki usia senja, banyak orang yang menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah. Namun tidak dengan Razali, seorang kakek berusia 80 tahun warga Kampung Melayu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang tetap semangat berjualan manisan.

Kebutuhan ekonomi di KKA yang terbilang cukup tinggi, membuat Dirinya harus membanting tulang dengan cara berkeliling menjual dagangannya berjalan kaki di siang hari dari rumah ke rumah sejauh kurang lebih 6 kilometer setiap hari.

Kepada Media ini Dirinya menceritakan, karena tidak memiliki sepeda ataupun kendaraan lain yang bisa digunakan untuk berkeliling berjualan dagangannya tersebut, maka demi mendapatkan rezki yang halal, Ia memilih untuk menjajajkan dagangannya dengan berjalan kaki.

“Saya mulai berkeliling dari habis Sholat Dzuhur, lalu pulang kerumah tunggu semua dagangan saya habis terjual, soalnya sayang jika masih ada sisa, jadi harus habis,” ujarnya, Kamis (8/4).

Razali juga menuturkan bahwa Ia dulu pernah bekerja di Tanjungpinang sebagai tukang sapu jalanan dan hanya mendapatkan gaji yang kecil.

“Dulu saya pernah bekerja di Tanjungpinang, saya menyapu jalan dari Kampung Bugis, lalu ke Batu 2, hingga ke Sukaberenang dengan berjalan kaki, dan itupun gajinya masih kecil. Waktu itu gaji saya hanya 70 Ribu perbulan, tetapi karena di Tanjungpinang biaya hidup masih agak murah, jadi hanya cukup untuk makan saja,” ucapnya.

Saat itu, Razali juga menjelaskan perharinya Ia hanya membawa 15 bungkus manisan dan memperoleh sekitar Rp. 150.000,- jika dagangannya itu laku terjual semua.

“Jumlah uang segitu untuk di Tarempa tidak cukup, biaya hidup disini besar, ditambah lagi di rumah ada istri, cucu dan cicit, yang harus saya tanggung kebutuhannya setiap hari. Penghasilan segitu juga termasuk modal buat jualan yang harus saya siapkan setiap harinya,” terangnya.

Dirinya berharap jika ada rezeki, Ia ingin membuat etalase didepan rumahnya, sehingga Dirinya tidak perlu lagi berkeliling jauh untuk menjajakan dagangannya.

“Kalai jualan dirumah saya bisa menjual minuman seperti es dan lain-lain, dan juga saya tidak perlu lagi berkeliling jauh untuk menawarkan dagangan saya”. harapnya. (FR).

Editor : Dina

Berita Terkait

Berita Populer