Beranda Kepulauan Riau Karimun Jeritan Warga Karimun, “Tolong Pak Perhatikan Rakyat”

Jeritan Warga Karimun, “Tolong Pak Perhatikan Rakyat”

370
0

Karimun, GK.com – Kesulitan untuk mendapatkan LPG (Liquefied Petroleum Gas) Subsidi berukuran 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten Karimun masih berlangsung, bahkan terlihat pada beberapa agen LPG warga saling berdesak – desakan, serta ada yang sempat adu mulut demi mendapatkan sebuah tabung Gas Subsidi tersebut.

Kepada Awak Media ini, Nur salah seorang Ibu rumah tangga warga Desa Pangke, mengaku kewalahan dan dibuat susah terhadap kelangkaan Gas Subsidi 3 Kg saat ini.

“Saya sudah mutar – mutar jauh dari Pangke sampai ke Kolong, tapi tetap juga tidak mendapatkan Gas LPG ini, jadi sulit bagi saya untuk memasak karena Gas yang susah didapatkan seperti sekarang ini,” ujar Nur, Kamis (08/04).

“Hari ini saya baru menemukan Gas LPG, tapi saya sempat beradu mulut dengan warga lainnnya yang juga mengantre untuk membeli Gas. Saya sudah mengantri lama, tiba – tiba ada warga lain yang baru datang malah dikasi duluan, inikan nggak adil namanya,” ketusnya.

Saat itu, warga lainnya juga sangat mengkhawatirkan kalau kelangkaan Gas Melon di Karimun akan terus berlanjut hingga Bulan Suci Ramadhan 1442 H nanti.

Dikesempatan berbeda, Tina salah seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Karimun juga turut menyampaikan kekecewaannya, yang mana semenjak terjadinya kelangkaan Gas LPG ini, Dirinya terpaksa menghentikan penjualannya untuk sementara waktu.

“Produksi jualan sementara kita hentikan, kami ini hanya pedagang kecil dengan meraup keuntungan juga tak seberapa. Kita berharap agar Pemerintah bisa sedikit peka dengan teriakan rakyat kecil,” keluhnya.

“Bisa bertahan buat makan sehari-saja saat ini sudah bersyukur. Tolong pak, perhatikan kami yang tak mampu ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Plh. Bupati Karimun Dr Muhd. Firmansyah M.Si ketika dikonfirmasi Awak Media ini terkait permasalah tersebut Dirinya mengatakan bahwa, saat ini Drinya telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk menambahkan kouta Gas yang sebelumnya 3 ribu ton menjadi 5 ribu ton.

“Kita akan melakukan pertemuan kembali kepada pihak Pertamina untuk memastikan adanya penambahan kuota untuk Gas 3 kilogram agar bisa mencukupi di Bulan Suci Ramadhan”. tutup Firmansyah. (Jey).

Editor : Dina