Beranda Kepulauan Riau Tanjungpinang Rahma : Tanpa Kartu Pelanggan, Tidak Akan Bisa Membeli Gas LPG 3...

Rahma : Tanpa Kartu Pelanggan, Tidak Akan Bisa Membeli Gas LPG 3 Kg Subsidi

244
0
Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP saat menyerahkan kartu pelanggan gas LPG 3 kg kepada masyarakat. (Ist).

Tanjungpinang, GK.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang, melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang kembali menyerahkan kartu pelanggan Gas LPG 3 Kg Subsidi untuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan Pelaku Usaha Mikro di Wilayah Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Senin (25/1). 

Kartu pelanggan tersebut diserahkan oleh Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S. IP secara simbolis di 3 lokasi pangkalan, yaitu Pangkalan Rosy Jalan Kartika, Pangkalan Asdin Jalan Menteng II dan Pangkalan Yana Supriatna Gg. Gatra Jalan Arif Rahman Hakim. 

Dikesempatan itu, Rahma mengatakan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang akan melaksanakan regulasi terkait Gas LPG 3 kg bersubsidi dan akan segera berlaku di seluruh pangkalan yang ada di Kota Tanjungpinang. 

“Dengan adanya kartu ini (kartu pelanggan), maka masyarakat yang terdaftar tidak perlu lagi antre dan keliling mencari Gas LPG 3 kg, Pemerintah menjamin ketersediaan Gas LPG 3 kg subsidi melalui pihak pangkalan yang terdekat dari rumah, dengan harga Rp 18.000,” ucap Rahma. 

Baca Juga :

Lebih lanjut Rahma menjelaskan bahwa, yang berhak membeli Gas LPG 3 kg subsidi hanyalah warga yang namanya terdaftar di pangkalan dan memegang kartu pelanggan. Jika namanya tidak terdaftar, dan kategori orang mampu, maka tidak berhak membeli Gas 3 kg subsidi.

“Jika ada RTS atau Pelaku Usaha Mikro yang nama atau usahanya belum terdaftar di pangkalan, silakan segera hubungi Ketua RT setempat dan lanjutkan ke Kelurahan, nanti kartu pelanggan ini akan segera dicetak,” ujar Rahma. 

Rahma berharap bagi warga yang mampu dalam segi ekonomi, agar tidak lagi menggunakan gas 3 Kg subsidi dan bisa beralih ke gas LPG 5,5 kg non subsidi (warna pink), jangan ambil yang bukan menjadi haknya, karena gas LPG 3 Kg subsidi ini sudah jelas tertulis, hanya untuk masyarakat miskin. 

“Namun jika masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan gas tabung berwarna hijau, maka bisa ditukarkan. dengan dua tabung hijau, bisa ditukarkan dengan 1 tabung gas 5,5 kg berwarna pink,” jelas Rahma. 

Ia mengungkapkan bahwa, relugasi ini sudah berlaku di seluruh pangkalan yang ada, maka bisa dipastikan bagi warga yang tidak memiliki kartu pelanggan tidak akan bisa lagi membeli gas LPG 3 Kg subsidi. 

“Adapun jatah setiap Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang memiliki kartu kendali hanya diperbolehkan membeli gas LPG 3 Kg subsidi sebanyak 4 tabung setiap bulan, sedangkan bagi pelaku usaha mikro diberikan jatah sebanyak 9 tabung setiap bulannya, namun apabila ada 1 warga yang merupakan RTS dan juga pelaku UKM, maka dapat memperoleh 13 tabung”. tutup Rahma. 

Saat turun ke lokasi pangkalan, Walikota didampingi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Samsudi, S.Sos, MH, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Drs. H. Atmadinata, M.Pd, Kasat Pol PP Dr. H. Ahmad Yani, Kabag Ekonomi Hermawan, Kabag Prokompim Elvi Arianti, Camat Bukit Bestari Lia Adhayatni, SH, MH dan Lurah Tanjung Ayun Sakti Ishak, S.IP. (Red/Hms).

Editor : Febri