Dompak, GK.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri menggelar Sidang Paripurna beragendakan “Penyampaian Visi dan Misi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Periode 2021-2024”, Senin (12/10) pagi.
Berbeda dari periode sebelumnya yang hanya memiliki 2 Paslon, pada Pemilihan Gubernur Kepri Tahun 2020 menghasilkan 3 pasangan, diantaranya pasangan nomor urut 1 ada Soerya Respationo – Iman Sutiawan (Sinergi), nomor urut 2 Isdianto – Suryani (Insani) dan nomor urut 3 pasangan Ansar – Marlin (Aman).

Ketiganya ditempat yang sama menyampaikan Visi dan Misi pencalonan di hadapan DPRD Provinsi Kepri dan para tamu undangan lainnya yang hadir di Ruang Rapat Sidang Utama Balairung Raja Khalid, Dompak.

Sesuai dengan nomor urut yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, pasangan nomor urut 1 Soerya Respationo – Iman Sutiawan (Sinergi) yang diusung dari Partai PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan PKB dengan total 15 kursi di DPRD Kepri mendapat giliran pertama menyampaikan Visi – Misi nya.
Pasangan tersebut mengusung Visi “Terwujudnya Provinsi Kepulauan Riau yang Maju, Mandiri, Sejahtera, Berakhlak, Berlandaskan Asas Kebersamaan, dan Gotong-Royong”.

Sedangkan untuk Misi nya, pasangan Sinergi menyampaikan tujuh Misi strategi, yaitu pertama, peningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompetensi. Kedua, mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang produktif. Ketiga, meningkatkan kinerja ASN yang bersih, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik. Keempat, memperkuat sinergitas antara Pemerintah Daerah. Kelima, pembangunan wilayah hinterland dan sektor pariwisata, serta pelestarian budaya. Keenam, mewujudkan supremasi hukum, penegakan hak azasi manusia, dan ketertiban umum. Ketujuh, memperkuat semangat gotong-royong.
Selanjutnya, Paslon nomor urut 2 Isdianto – Suryani (Insani) yang mendapatkan dukungan politik dari Partai Hanura, PKS, dan Partai Demokrat dengan 13 kursi DPRD Kepri tersebut mengusung visi “Terwujudnya Provinsi Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Maju, Gemilang, Religius, dan Unggul di Bidang Maritim”.

Adapun poin dalam Misi Insani adalah yang pertama, meningkatkan kualitas layanan pendidikan formal dan non formal baik daerah perkotaan, perdesaan, kepulauan, maupun daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Wujudnya antara lain, menjamin akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas di semua level dari mulai tingkat PAUD (pendidikan anak usia dini), taman kanak-kanak, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, pondok pesantren, dan perguruan tinggi.
Kemudian, menjamin anak usia sekolah dari keluarga miskin ataupun rentan miskin mendapat pendidikan yang layak.
Mendorong modernisasi sarana pendidikan termasuk menyiapkan digitalisasi sekolah untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.
Mendorong Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sejak usia dini di semua wilayah untuk memberdayakan generasi emas, sebagai upaya membangun SDM unggul dan berakhlak mulia.
Kedua, meningkatkan kualitas SDM pemuda dengan kegiatan olah raga, terutama pembinaan melalui kompetensi dan menjamin akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan, baik ditingkat lokal, Nasional maupun Internasional dengan memperhatikan aspek pengembangan potensi lokal.

Ketiga, memajukan kebudayaan melalui pelestarian budaya Melayu untuk menegaskan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu. Wujudnya, mengembangkan seni budaya kekinian berbasis budaya lokal dan budaya Nusantara dan mendorong rumah cagar budaya menjadi pusat kebudayaan dan menjadikan tempat berkumpulnya pegiat dan penikmat seni.
Kemudian, mendorong kerjasama komunitas seni lokal dengan promotor festival bertaraf internasional untuk menghasilkan kolaborasi pertunjukan seni tingkat dunia di Kepri.
Mengintegrasikan sekolah pariwisata dengan industri pariwisata dan budaya untuk mewujudkan Kepri sebagai destinasi wisata dan budaya.
Sementara itu, untuk pasangan Ansar – Marlin (Aman) pada nomor urut 3 yang diusung dari Partai Golkar, Nasdem, PPP, dan PAN dengan total perrolehan kursi DPRD Kepri sebanyak 17 kursi yaitu memiliki Visi “Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya”.
Lima misi yang menjadi prioritan AMAN adalah yang Pertama, percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat.
Kedua, mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan takwa. Ketiga, melaksanakan tata kelola Pemerintahan yang bersih, terbuka, berorientasi pelayanan, dan berwawasan lingkungan.
Keempat, mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya Nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kelima, mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur antar pulau, guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir.
“Dengan penyampaian Visi – Misi tiga Pasangan Calon (Paslon) ini, maka masyarakat bisa menjadikannya sebagai dasar untuk menjatuhkan pilihan pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” ujar Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.
“Kita tahu masing-masing kandidat belum punya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Maka dari itu, kita akan mengakomodir 20 persen Visi – Misi masing-masing Paslon yang akan dibawa dalam penyusunan APBD Kepri Tahun Anggaran (TA) 2021,” ungkap Jumaga.
Menurut Jumaga, panggung yang diberikan DPRD bukan sebagai ajang untuk kampanye, tetapi hanya sebatas menyampaikan Visi – Misi.
“Karena dalam situasi pandemi, kami juga memperketat dengan protokol kesehatan. Maka dari itu, terbatas jumlah yang bisa masuk ke dalam ruangan ini”. tutup Jumaga. (*).
Editor : Milla

