Beranda Kepulauan Riau Karimun Inpres No 6 Tahun 2020 Akan Diterapkan di Kabupaten Karimun

Inpres No 6 Tahun 2020 Akan Diterapkan di Kabupaten Karimun

598
0

Karimun, Gk.com – Sebuah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) diterbitkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 6 Agustus 2020 lalu, yang didalam intruksi tersebut, Kepala Daerah diminta agar menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan untuk menekan laju penambahan kasus Covid-19 di Indonesia.

Menanggapi Inpres tersebut, Bupati Kabupaten Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, S.Sos., M.Si akan melakukan penyelidikan terkait Inpres tersebut dan segera mengambil tindakan lebih lanjut.

“Kita pelajari, karena ini intruksi langsung, maka harus kita taati,” kata Aunur Rafiq, Kamis (7/8).

Orang nomor satu di Bumi Berazam tersebut mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penaggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun untuk mempelajari dan menelaah intruksi tersebut.

“Jika sudah, maka kita akan langsung menerapkanya di Kabupaten Karimun,” tegasnya.

“Nanti akan dikeluarkan Peraturan Bupati untuk lanjutannya atau dibuat dalam bentuk lain, bentuk sanksinya seperti apa, akan kita terapkan,” lanjutnya.

Disampaikan Bupati Karimun saat itu, sejauh ini selama penanganan Covid-19 pihaknya belum memberikan sanksi baik dalam bentuk fisik maupun denda, menurutnya Pemerintah hanya memberi sanksi secara pisikologis dalam bentuk karantina atau perketat pintu keluar masuk Karimun.

“Dengan belum adanya aturan baku, maka sanksi tersebut hanya secara pisikologis saja, mereka dikarantina di Pelabuhan dan dinaikkan kembali ke Kapal menuju daerah asalnya”. pungkas Aunur Rafiq. (RC/Hms).

Editor : Febri