Beranda Advetorial Kadisdik Kepri : Perubahan Sistem PPDB Berpihak Kepada Masyarakat

Kadisdik Kepri : Perubahan Sistem PPDB Berpihak Kepada Masyarakat

225
0

Dompak, GK.com – Dalam menjalankan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020-2021, kini mengalami sedikit perubahan sistem, yang mana hal ini disebabkan akibat pandemi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Dali mengatakan, “kami berharap para orang tua siswa hendaknya dapat menerima perubahan sistem yang berlaku saat ini, dan semua jalur yang disediakan berpihak kepada masyarakat,” ucap Dali.

Jika terjadi kendala dalam pelaksanaan, Dali meminta agar para orang tua langsung menghubungi panitia yang telah ditunjuk atau menyampaikan langsung melalui website dinaspendidikan.kepriprov.go.id.

“Sudah ada contact person yang diterakan dalam informasi pendaftaran, hal ini mengingat kondisi Covid-19 yang mengharuskan kita menghindari kerumunan, maka untuk pengaduan dilakukan secara online, baik melalui nomor panitia ataupun website Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau,” terangnya.

Kepala Seksi (Kasi) bidang Peserta Didik, Arif Salman

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) bidang Peserta Didik, Arif Salman menjelaskan bahwa dalam menyukseskan PPDB tingkat SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Kepri menghimbau kepada Calon Peserta Didik untuk dapat melihat tata cara PPDB Kepri di media sosial Youtube.

“Semua proses pendaftaran dan aturan main PPDB 2020 kami terangkan dengan sangat jelas melalui Youtube, mulai dari tata cara hingga tips-tips agar lancar dalam proses pendaftaran,” ungkap Arif Salman saat ditemui di Ruangannya, Rabu (1/7) sore.

“Saya berani jamin, hampir 90% warga Tanjungpinang sudah mengetahui tentang Youtube, khususnya yang tamat SMP,” ungkapnya.

Untuk PPDB Kepri, Arif mengatakan bahwa pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 29 Juni hingga 3 Juli 2020 secara online dan offline, dengan rincian jalur Zonasi 50%, Afirmasi 15%, Perpindahan tugas orang tua 5%, dan Prestasi 30%.

“Wilayah Batam, Karimun, Bintan, Tanjungpinang saja yang kita berlakukan jalur PPDB Online, sementara itu, khusus Lingga, Anambas dan Natuna tidak,” terangnya.

“Bagi Kabupaten yang tidak melaksanakan PPDB online, masih tergantung pada kebijakan Sekolah masing-masing, bisa saja melalui Whatsapp, SMS atau Website Sekolah, karena di Bintan ada juga satu SMA yang tidak online, yaitu SMA 1 Gunung Kijang”. tutupnya. (Mis).

Editor : Febri