Beranda Serba-Serbi Advetorial Batik Batam Memukau dI Malam Puncak BBFW 2019

Batik Batam Memukau dI Malam Puncak BBFW 2019

284
0

Batam, GK.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam menyelenggarakan Malam Puncak Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2019 dengan tema “The Beauty of Batik Batam” yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Hotel Best Western Panbil, Minggu (17/11).

BBFW 2019 ini sebelumnya telah dilaksanakan di 3 Kabupaten/Kota yang ada di Kepulauan Riau, yaitu di Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Tanjung Balai Karimun, dengan menggandeng desainer dan pengrajin Batik Batam dibawa binaan Dekranasda Kota Batam.

Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi dalam laporannya menjelaskan bahwa, kegiatan ini terlaksana sebagai wujud keseriusan dari Dekranasda Kota Batam dalam mengembangkan Batik Batam.

“Kerja keras para pengurus Dekranasda Kota Batam tentunya dengan didukung oleh Pemerintah Kota Batam, saat ini, Batik Batam telah tampil diberbagai event, baik itu pada tingkat Nasional maupun Internasional yaitu di Malaysia dan Australia,” tuturnya.

“Saya berharap kedepannya, Pemerintah dapat mendukung untuk mencanangkan 1 hari dalam seminggu, di Kota Batam agar seluruh karyawan, baik itu di Pemerintahan, BUMN maupun Hotel–Hotel dapat menggunakan Batik Batam,” harap Marlin.

“Batik Batam tidak hanya sebatas program saja, akan tetapi juga sebagai sosialisasi kami mulai dari dasar, yaitu tingkat RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, bahkan Kabupaten/Kota di Kepri sebagai upaya mengembangkan industri kreatif yang berkualitas dan mengangkat kearifan lokal sebagai jati diri masyarakat Kota Batam” Ujar Marlin

Saat itu, Ketua PKK ini juga didampingi oleh Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam Erlita Sari Amsakar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Batam Hariyanti Jefridin, serta di meriahkan dengan persembahan lagu untuk para undangan dengan menggunakan batik. Turut hadir pula Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achamad dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin dengan menggunakan Batik Batam yang tidak kalah memukau.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sekaligus Ketua BP Kawasan ini menegaskan bahwa, saat ini, Pemerintah sangat mendukung program yang dilakukan Dekranasda Kota Batam itu. Menurutnya, saat ini industri manufacture dan perkapalan sedang lesu di Kota Batam. Dengan adanya program dari Dekranasda ini dapat membuka peluang bagi peningkatan ekonomi masyarakat yang berbasis industri ekonomi kreatif.

Beliau juga berjanji, akan membuat Perda tentang menggunaan Batik Batam. Oleh karena itu, Rudi meminta kepada para pengrajin Batik dan pelaku industri kreatif, untuk dapat bersiap dalam menghadapi pasar baik yang kualitas maupun kuantitas produknya.

“Untuk semua pengrajin Batik harus bersiap–siap, karena nanti akan kita buatkan Perda nya, kepada seluruh ASN, wajib untuk menggunakan Batik Batam dan hal ini juga harus diikuti juga oleh BUMN dan Hotel–Hotel yang ada di Kota Batam,” tegas Rudi.

Ditambahkan Rudi pada kesempatan itu bahwa, Kota Batam ini rumah untuk seluruh masyarakat, sehingga beliau mengajak untuk dapat bersama–sama bergerak dalam membangun Kota Batam dengan skil dan kemampuan yang dimiliki, serta harus peduli dengan lingkungan sekitar.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan hemat menggunakan air, dimana saat ini, 2 hal ini adalah menjadi PR penting yang harus bersama–sama kita selesaikan”. imbuh Rudi.

Kegiatan itu didukung oleh DJ Puja, Waode Collections by Waode Nila Sari dengan Tema “Oceanic Beauty” berkolaborasi dengan Batik Alnel Batik Art by Mahendra Kurniawan, Lawa by Reno Agustriono dengan Tema “Temu” berkolaborasi dengan Batik Puan Lawa by Yayuk Unarti, Kiky Collection by Kiky Wahid dengan tema “Kemilau Senja” berkolaborasi dengan Batik Moleqie berseri by Riza Hartini dan Indra Batik Batam by Indra Sugiyono, Luhung de La Moda by Luhung Esa Pertiwi dengan tema “Sense of City” berkolaborasi dengan Batik Indra Batik by Indra Sugiono, Nova Nursyamsi by Nova Susanti Putri dengan tema “Vitamin Sea” berkolaborasi dengan Batik Suri by Suratno, NR Collection by Natasya Rofalina dengan tema “Tropical Vibes” berkolaborasi Batik Alnel Batik Art by Mahendra Kurniawan dan RR by Ronald Moreno dengan tema “Empire of Marlin”berkolaborasi dengan Batik Jemari Mas by Jumiati.

Pameran Produk Kerajinan dan Makanan khas Batam yang diikuti oleh pengrajin Batik dan IKM Makanan Kota Batam yang terdiri dari Batik Alnel Art by Mahendra Kurniawan, Puan Lawa by Yayuj Unarti, Moleqie Berseri by Riza Hartini, Indra Batik Batam by Indra Sigiyono, Suri Batik by Suratno, Jemari Mas by Jumiati, Batam Selaras by Rinta Nurhayati, Batik Tanjung by Sih Pinaring, Yayasan Pesantren Pendidikan Islam Al-Ukhuwah Batam, Batik Maccening by Satijah, Qinayo by Teguh Puturana, Tanjak by Ahlul Tanjak Nusantara, Kerajinan Eceng Gondok by Isna Puring, Aneka Aksesoris by Jamilah Accessories dan Rajut by Kelompok Rajut dan 12 IKM Makanan.

Dalam kegiatan itu juga dihadiri tamu undangan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam, Asisten di lingkungan Pemko Batam, Perwakilan dari BP Kawasan Batam, Lurah dan Camat se- Kota Batam, Pelaku Usaha Kreatif di Kota Batam, Agen Travel, serta tamu undangan dari Kabupaten/Kota se- Kepri dan masyarakat umum. (Hms/Red).

Editor : Milla