Beranda Hukrim Solahuddin : Seharusnya Saksi Ahli Didatangkan Untuk Memberikan Keterangan Yang Diketahui, Bukan...

Solahuddin : Seharusnya Saksi Ahli Didatangkan Untuk Memberikan Keterangan Yang Diketahui, Bukan Untuk Mengarahkan

53
0

Batam, GK.com – Penasehat Hukum (PH) saksi korban Ludijanto Taslim selaku Direktur Utama PT Taindo Citratama, Solahuddin menilai terdapat beberapa kesalahan dalam sidang kasus penggelapan aset Perusahaan PT. Taindo Citratama yang dilakukan oleh terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng.

Kepada Media ini, usai mengikuti jalannya persidangan, Senin (28/10) sekitar pukul 15.00 Wib, Solahuddin mengatakan bahwa, sebelumnya pada awal keterangan saksi Ahli Perdata, tertera jelas, dinyatakan dalam Pasal 374 yaitu, mengalihkan kekayaan Perusahaan tanpa RUPS, serta dalam Pasal 372, menguasai hak tanpa sengaja, sementara barang tersebut juga terdapat hak orang lain.

“Inilah yang menjadi rumus permasalahan PT. Taindo Citratama yang harus dibahas, biar tidak mengarah kemana-mana,” ucap Solahuddin.

Dikatakan Solahuddin, didalam suatu persidangan,  baik Hakim, Jaksa, maupun PH terdakwa seharusnya tidak boleh mengarahkan saksi, Saksi Ahli didatangkan untuk memberikan keterangan yang diketahui, sesuai keahliannya.

“Seharusnya pada saat itu, Majelis Hakim harus sigap untuk menyatakan tidak boleh mengarahkan saksi dan memberhentikan persidangan, kewajiban saksi memberikan keterangan,” ungkap Solahuddin.

Dijelaskan Solahuddin,  dalam Pasal 374 mengalihkan aset Perusahaan tanpa RUPS, menurut saksi Ahli si terdakwa tidak terbukti, namun dalam pasal 372 terbukti, karena terdapat tindakan menguasai hak tanpa hak, karena  sebagian barang tersebut ada hak orang lain.

“Aset perusahaan ini milik 2 orang pemegang saham,  Ludijanto Taslim dan Tahir Ferdian, namun Tahir Ferdian ingin menguasainya sendiri”. pungkas Solahuddin. (KR).

Editor : Milla