Beranda Kesehatan Puskesmas Sei Panas Prioritaskan Pelayanan Terbaik Buat Pasien

Puskesmas Sei Panas Prioritaskan Pelayanan Terbaik Buat Pasien

522
0
?

Batam, GK.com – Meski tidak mengalami kekurangan pada tenaga medis, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sei Panas, Kota Batam tetap mengajukan permintaan penambahan untuk tenaga medis kepada Dinas Kesehatan Batam.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Sei Panas, dr. Anggrainie Nawang Wulan saat ditemui oleh media ini,Sabtu (20/7) sekitar pukul 10.50 Wib, di Puskesmas tersebut.

“Disini tidak ada kekurangan, secara komposisi kita sudah memiliki banyak Dokter, diantaranya Dokter Umum dengan jumlah yang ada 9, Dokter Gigi ada 2, Apotekernya 1 dan Asisten Apotekernya 1. Namun disini kami kekurangan Tenaga Analis, maka dari itu kami meminta kepada Dinas Kesehatan agar kedepannya kita bisa dibantukan buat tambahan tenaga tersebut, untuk saat ini, sementara kami dibantukan oleh Tenaga Analis yang dulu pernah bekerja disini,” ujar Anggrainie.

“Ada banyak pengajuanuntukTahunberikutnya yang kita ajukan, jika dipenuhi,tentunya kami akan sangat senang sekali, karena akan terbantukan tentunya, akan tetapi jika belum bisa dipenuhi, ya tentu kita harus bersabar, karena yang lain jugakan masih ada kekurangan, tidak mungkin untuk kami memaksakannya,” tuturnya.

Disampaikan Anggrainie, saat ini pihak Puskesmas akan tetap terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang datang berobat di Puskesmas Sei Panas ini, karena nyawa tetap harus jadi prioritas pertama.

“Jika tidak ada ketidakpuasan atas pelayanan yang telahkamiberikan, pasien boleh memberikan pengaduan ke nomor pengadua nyang telah kami cantumkan, keluhan tersebut nantinya akan langsung tertuju ke saya,” tegas Anggrainie.

“Setiap ada pengaduan dari masyarakat atas pelayanan yang kurang memuaskan, langsung saya tinjau dan memastikan kebenarannya, jadi secara institusi kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” tutup Anggrainie. (RG).

Editor : Febri