Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda blog Halaman 989

Puskesmas Sei Panas Prioritaskan Pelayanan Terbaik Buat Pasien

?

Batam, GK.com – Meski tidak mengalami kekurangan pada tenaga medis, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sei Panas, Kota Batam tetap mengajukan permintaan penambahan untuk tenaga medis kepada Dinas Kesehatan Batam.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Sei Panas, dr. Anggrainie Nawang Wulan saat ditemui oleh media ini,Sabtu (20/7) sekitar pukul 10.50 Wib, di Puskesmas tersebut.

“Disini tidak ada kekurangan, secara komposisi kita sudah memiliki banyak Dokter, diantaranya Dokter Umum dengan jumlah yang ada 9, Dokter Gigi ada 2, Apotekernya 1 dan Asisten Apotekernya 1. Namun disini kami kekurangan Tenaga Analis, maka dari itu kami meminta kepada Dinas Kesehatan agar kedepannya kita bisa dibantukan buat tambahan tenaga tersebut, untuk saat ini, sementara kami dibantukan oleh Tenaga Analis yang dulu pernah bekerja disini,” ujar Anggrainie.

“Ada banyak pengajuanuntukTahunberikutnya yang kita ajukan, jika dipenuhi,tentunya kami akan sangat senang sekali, karena akan terbantukan tentunya, akan tetapi jika belum bisa dipenuhi, ya tentu kita harus bersabar, karena yang lain jugakan masih ada kekurangan, tidak mungkin untuk kami memaksakannya,” tuturnya.

Disampaikan Anggrainie, saat ini pihak Puskesmas akan tetap terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang datang berobat di Puskesmas Sei Panas ini, karena nyawa tetap harus jadi prioritas pertama.

“Jika tidak ada ketidakpuasan atas pelayanan yang telahkamiberikan, pasien boleh memberikan pengaduan ke nomor pengadua nyang telah kami cantumkan, keluhan tersebut nantinya akan langsung tertuju ke saya,” tegas Anggrainie.

“Setiap ada pengaduan dari masyarakat atas pelayanan yang kurang memuaskan, langsung saya tinjau dan memastikan kebenarannya, jadi secara institusi kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” tutup Anggrainie. (RG).

Editor : Febri

Bupati Karimun Melepas Keberangkatan 173 JCH Menuju Emberkasih Batam

Karimun, GK.com – Bupati Karimun, Dr. H. Aunur Rafiq, M,Si melepas keberangkatan para Jamaah Calon Haji (JCH) yang akan diberangkatkan dari Kabupaten Karimun menuju ke Emberkasih Batam di Halaman Rumah Dinasnya, Sabtu (20/07) sekitar pukul 08.00 Wib.

Adapun jumlah JCH dari wilayah Kabupaten Karimun sebelumya terdiri dari 174 Jamaah, kini berubah menjadi 173 Jamaah, dikarenakan satu orang meninggal dunia sebelum diberangkatkan menunaikan Ibadah Haji.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq mengatakan bahwa, “saat ini JCH yang dilepaskan berjumlah 163 Jamaah, yaitu dari Keloter 27 sebagai gelombang ke dua yang akan diberangkatkan dari Kabupaten Karimun menuju Emberkasih Batam,” ucapnya.

Dikatakannya, setelah dikumpulkan di Emberkasih Batam pada Tanggal 21 Juni, para JCH Kabupaten/Kota se- Provinsi Kepri selepas menunaikan Sholat Subuh akan diadakannya pelepasan kembali oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kemudian di Tanggal 30 Juli mendatang, baru para JCH tersebut kembali diberangkatkan menuju Mekkah.

“Bagi para JCH dari wilayah Kabupaten Karimun, saya ucapkan selamat menunaikan rukun islam ke lima, semoga kembalinya ke Tanah Air, Ibu/Bapak semua bisa menjadi Haji/Hajjah mabrur,” ucap Rafiq.

“Jangan lupa jaga kesehatan Bapak/Ibu saat di Mekkah, saya titip doa kepada JCH semua, agar mendoakan Kabupaten Karimun menjadi Kabupaten Baldatun Thoybatun wa Robbun Ghofur, agar Karimun selalu dijauhkan dari segala bahaya, musibah dan mala petaka”. tutup Rafiq. (KR/RI).

Editor : Milla

Memacu Siswa Dalam Mendapatkan Prestasi, SMPN 30 Batam Ciptakan Kelas Unggulan

Batam, GK.com –  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 30 Batam berlangsung selama 3 hari, yaitu terhitung dari Tanggal 15-17 Juli 2019. Dalam kegiatan itu berjalan dengan tertib, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku di Sekolah tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Suci Rahayu, S.Pd saat ditemui oleh Media ini di Sekolah tersebut, Sabtu (20/7) sekitar pukul 09.30 Wib mengatakan, “program ini sudah dijadwalkan, mulai dari pembelajaran materinya, pengenalan lingkungan sekolah, termasuk pengenalan kepada para guru-guru disini, dan ini semua di urus oleh bagian Kesiswaan, lalu diarahkan ke bagian Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk mendampingi Siswa/Siswi baru di Sekolah ini,” tuturnya.

Alhamdulillah, selama MPLS ini berjalan dengan lancar dan tertib, para siswa baru juga masih beradaptasi di lingkungan Sekolah ini, dan tidak ada hal-hal yang menggangu selama MPLS,” kata Suci.

Pada kesempatan itu, Suci juga menyampaikan jika di Sekolah tersebut ada program Kelas unggulan, yang tujuannya agar para Siswa/Siswi bisa terpacu untuk terus bersaing dalam mendapatkan nilai yang memuaskan di bidang Akademik, dan untuk Non-Akademik, yaitu kegiatan Ekstrakulikuler.

“Kelas unggulan ini kita mulai dari Tahun 2018 lalu, untuk Tahun ini, kami menambah satu Kelas lagi. Jadi saat ini ada dua Kelas unggulan yang Sekolah ini punya,” terangnya.

“Kelas unggulan ini kita ciptakan bukan untuk membedakan Siswa/Siswi di Sekolah ini, hal ini tak lain hanya untuk membuat semangat bagi para Siswa kita untuk berpacu dan lebih giat lagi dalam belajar ke depannya, untuk menunjang nilai Ujian Nasional (UN) kedepannya sesuai seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Suci menjelaskan, untuk Non-Akademik yang Sekolah kita miliki adalah kegiatan Ekstrakulikuler, seperti Futsal, Tari, Voli, dan lain-lain. (RG).

Editor : Milla

Tidak Sekedar Fasilitas, Mutu Pendidikan Serta BKK Tersedia Di SMKN 2 Batam Dengan Baik

?

Batam, GK.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Batam berjalan dengan lancar dari gelombang pertama hingga gelombang ke tiga, dan tidak menutup kemungkinan akan diaadakan penambahan untuk gelombang ke empat dalam waktu dekat ini.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua PPDB Tahun 2019, Kamaludin, M.Pd, saat ditemui di Sekolah tersebut, Jumat (19/7) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Saat ini kita memiliki jumlah Siswa/Siswi yang sudah terdaftar di Tahun 2019 pada PPBD ini kurang lebih 520 murid, sementara untuk Rombongan Belajar (Rombel) yang telah terisi ada 15 Kelas yang terbagi dalam 5 jurusan, yaitu jurusan Pariwisata ada 4 Rombel, jurusan Akomodasi Perhotelan 4 Rombel, jurusan Tata Boga 4 Rombel, jurusan Tata Busana 2 Rombel, serta jurusan Tata Kecantikan yang baru kita buka Tahun ini ada 1 Rombel,” terang Kamal, sapaan akrabnya.

Pada kesempatan itu, Kamal juga menjelaskan bahwa saat ini terkait fasilitas yang ada di SMK tersebut telah terpenuhi dengan baik, serta menuturkan untuk kedepannya bagi para siswa yang akan mengadakan magang juga tidak akan mengalami kesulitan.

Alhamdulillah untuk fasilitas Sekolah yang kita miliki saat ini juga sudah terpenuhi dengan baik, termasuk untuk para siswa yang kedepannya bakal magang juga semuanya telah dipersiapkan dengan baik oleh pihak Sekolah, alias tidak perlu mencari-cari tempat lagi, bahkan setelah tamat dari sini juga Insya Allah pihak sekolah akan coba membantukan agar para siswa yang tamatan dari Sekolah ini bisa bekerja, tentunya hal ini sesuai dengan skil yang dimiliki dari masing-masing siswa kita,” tuturnya.

“Inilah bedanya SMA dengan SMK, kalau di SMK ini ada namanya Bursa Kerja Khusus (BKK). Jadi untuk BKK ini kami menangani salah satunya untuk mendapatkan pekerjaan bagi para siswa kita yang setelah tamat ingin bekerja, bahkan ada yang unik disini, ada diantara siswa kita yang langsung dipanggil kerja karena saat ia magang di tempat praktiknya menunjukkan kinerja yang bagus, walaupun ijazahnya belum keluar,” jelas Kamal.

“Senin depan kita sudah mulai fokus mengadakan belajar-mengajar, semoga kedepannya kita berharap kepada semua anak didik kita yang ada di Sekolahan ini bisa mengikuti proses pembelajaran selanjutnya dengan baik, dan setelah keluar dari Sekolah ini bisa mendapatkan ilmu sesuai seperti yang mereka harapkan”. tutup  Kamal. (RG).

Editor : Milla

Harga Cabai Tak Kunjung Turun, Dagangan Menumpuk, Pedagang Pun Lesu

Tanjungpinang, GK.com – Sejak mengalami kenaikan harga di beberapa waktu lalu, bahkan hingga tembus diangka Rp. 100.000,- lebih per kilo nya, para pedagang cabai yang setiap harinya berjualan cabai di Kota Tanjungpinanng mengeluhkan akan hal tersebut. Pasalnya, sejak terjadinya kenaikan tersebut, terlihat kurangnya laku dari penjualan sayuran yang banyak di gemari oleh pecinta makanan pedas itu.

Berdasarkan pantauan Media ini saat turun ke salah satu Pasar yang berada di Kota Tanjungpinang, terlihat menumpuknya cabai merah yang di jajakan oleh para pedagang. Menurut informasi yang di dapati saat awak Media ini turun ke Pasar, hal itu dikarenakan banyaknya warga Kota Tanjungpinang yang saat ini enggan membeli cabai tersebut dengan jumlah yang banyak.

Terlihat tumpukan cabai yang kurang laku.

 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang, DR. Ahmad Yani, S.Sos., MM, M.Kes menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa, penyebab kenaikan harga tersebut selain dikarenakan oleh terjadinya kenaikan pada harga Tiket Pesawat juga factor lain berasal dari produsen.

“Memang harga dari produsennya mahal, belum lagi biaya kargonya, harga dari produsennya saja sudah Rp.  60.000,- per kilogramnya, sementara harga kargo mencapai Rp. 30.000,- bahkan lebih,” ucap Ahmad Yani saat ditemui Media ini, Jum’at (19/7) sekitar pukul 10.00 Wib, di Kantor Wali Kota, Senggarang.

“Para pedagang memang banyak yang mengeluhkan terkait kenaikan harga cabai yang tidak kunjung turun, banyak barang dagangannya tidak laku, bahkan menumpuk karena masyarakat hanya membeli sedikit-sedikit,” jelas Ahmad Yani.

“Cume ape mau dikatakan lagi, sejauh ini kita sudah berupaya semaksimal mungkin dalam menjaga nilai jual barang dilapangan agar masyarakat tidak menjerit,” tambah Ahmad Yani.

Dikatakan Ahmad Yani, faktor penyebab mahalnya harga cabai lainnya juga salah satunya bisa dari faktor cuaca yang tidak stabil,

“Saat ini faktor alam dan cuaca juga sangat berpengaruh bagi petani cabai, sehingga bisa saja mengalami gagal panen”. tutup Ahmad Yani. (AA).

Editor : Milla

Realisasikan Janji Saat Kampanye, Rahma Optimalkan Lampu PJU Pada Tahun 2020 Mendatang

Tanjungpinang, GK.com – Demi memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tanjungpinang, khususnya untuk penerangan di malam hari, Pemerintah akan mengoptimalkan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Tahun 2020 mendatang. Hal ini langsung dikatakan oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP guna merealisasikan janjinya saat kampanye pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Dikatakan Rahma, saat ini, air dan listrik merupakan kebutuhan pokok utama bagi masyarakat Tanjungpinang, termasuk juga penerangan Jalan yang harus ia tuntaskan.

“Kalau yang menyangkut dengan listik, terutama PJU, kita akan terus berkordinasi dengan Dinas terkait, salah satunya dengan terus fokus dalam pemeliharaan serta pengadaan lampu Jalan,” ujar Rahma, Kamis (18/7) sekitar pukul 12.00 Wib, di Halaman Kantor Camat Tanjungpinang Timur.

Dikatakan Rahma, saat ini diperlukan adanya sinergitas serta pemahaman yang sama antara Pemerintah bersama Eksekutif dan Legislatif, karena sampai sekarang jumlah keseluruhan lampu Jalan yang ada di Kota Tanjungpinang yang ada saat ini sudah mencapai sekitar 4.000.

“Setiap tahunnya, sebanyak 30% lampu yang ada di Tanjungpinang mati, tentu ini yang akan kita sikapi, Insya Allah semoga di Tahun 2020 mendatang persoalan masalah lampu Penerangan Jalan Umum akan segera kami selesaikan”. pungkas Rahma. (MI).

Editor : Milla