Selasa, Juni 23, 2026
Beranda blog Halaman 498

Tidak Melalui Operasi, Fitri Ramadani Kembali ke Rumahnya

Fitri Ramdani saat tiba di Rumahnya. (Ist)
Fitri Ramdani saat tiba di Rumahnya. (Ist)

Karimun, GK.com – Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Fitri Ramadani (16) siswi yang tidak sengaja tertelan jarum pentul kini telah sembuh dan sudah kembali kediamannya yang berada di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

Melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Dandim 0317/TBK, LetkolInf Agus Rediyanto menegaskan kalau Fitri Ramdani telah dinyatakan sembuh.

Baca juga :

“Berdasarkan analisa dan hasil radiologi atau rontgen di dalam usus Fitri Ramadani sudah tidak lagi ditemukan benda asing atau jarum pentol yang sempat bersarang di dalam tubuhnya. Serta tidak lagi diwajibkan untuk melakukan kontrol,” terang Agus Rediyanto, Minggu (11/12/2021) sekitar pukul 17.00 Wib.

Lebih lanjut Agus Rediyanto menjelaskan bahwa, “untuk mengeluarkan jarum yang bersarang di saluran pencernaannya tidak melalui operasi, melainkan melalui observasi atau keluar melalui Buang Air Besar (BAB) yang di bantu melalui konsumsi  obat dari Dokter,” jelasnya melalui pesann Whatsaap sekitar pukul 16.30 Wib, Sabtu (11/12/2021).

“Alhamdulillah hari ini Fitri Ramadani dan orang tuanya telah di berangkatkan melalui jalur laut dari Batam menuju Tanjung Balai Karimun tadi sore sekitar pukul 15.15 Wib. Dan telah sampai di kediamannya sekitar pukul 17.00 Wib dengan di dampingi Sertu Rudi (Bakes Kodim 0317/TBK)”. pungkasnya. (IWD).

Editor : Milla

Provinsi Kepri Terima Penghargaan ADP

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menerima penghargaan ADP
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menerima penghargaan ADP

Jakarta, GK.com – Provinsi Kepulauan Riau menerima anugerah sebagai Provinsi terbaik se- Indonesia dalam hal kemerdekaan atau kebebasan Pers tahun 2021 oleh Dewan Pers pada Malam Anugerah Dewan Pers (ADP) 2021  yang dilaksanakan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta pada Kamis (09/12/2021).

Dibalut batik kuning emas dan calana hitam, dengan bangga Ansar Ahmad menerima anugerah tertinggi dari Dewan Pers tersebut untuk Provinsi Kepri.

“Terimakasih kepada Dewan Pers yang telah menganugerahkan ini kepada Pemerintah Provinsi Kepri. Anugerah ini tentunya kami dedikasikan uituk seluruh masyarakat Kepri, terutama insan Pers yang bertugas diseluruh pelosok Kepri,” ucap Ansar Ahmad.

Saat itu, tidak lupa secara khusus Ansar Ahmad juga menyapa seluruh insan Pers yang bertugas di  daerah perbatasan, baik di Natuna, Anambas dan lainnya.

Dikatakan Ansar, sebagai daerah Kepulauan, Kepri memiliki 2.408 Pulau dan 379 diantaranya berpenghuni. Dengan kondisi ini, sehingga dibutuhkan insan Pers yang benar-benar total dalam bertugas, terutama dalam memberikan informasi yang benar, serta mengedukasi masyarakat, sehingga upaya mencerdaskan Bangsa hingga kepelosok Pulau benar-benar bisa diwujudkan.  

“Secara khusus saya ingin menyapa rekan-rekan Pers yang ada di perbatasan, baik yang adaa di Daerah Natuna, Anambas dan daerah-daerah lainnya yang berbatasan dengan Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia. Pers sebagai pilar demokrasi, Pers sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi yang valid kepada masyarakat. Sehingga upaya Pemerintah dalam mencerdaskan Bangsa, terutama diwilayah Kepri bisa kita wujudkan,” tutur Ansar.

“Keberadaan Pers telah menjadi suatu keniscayaan dalam upaya mencerdaskan anak Bangsa. Kami, Pemerintah Provinsi Kepri akan berkomitmen terus menciptakan  kebebasan Pers di Kepri. Adapun anugerah ini akan menjadi motivasi bagi kami dalam mewujudkan cita-cita dan komitment tersebut,” ujar Ansar.

Sebagai kata penutup dan dalam upaya menjaga budaya resam Melayu, Ansar Ahmad menutup sambutannya dengan dua bait pantun. Pantun spontan yang disampaikan Ansar tersebut mendapat sambutan positif dari audien.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Kepri memang bukan satu-satunya Gubernur yang didaulat maju untuk menerima penghargaan dari Dewan Pers. Karena ada Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Kalimantan Timur yang juga menerima penghargaan serupa.

Hanya saja, Kepulauan Riau adalah  penerima anugerah kebebasan Pers di urutan pertama, kemudian di susul Jawa Barat penerima anugerah pada urutan kedua, dan Kalimantan Timur berada di urutan ketiga. (*).

Editor : Nur

Polsek Kuba Terjunkan Personil, BMKG Menghimbau Kepada Masyarakat Untuk Senantisa Waspada Terhadap Cuaca

Personil Polsek Kuba saat berada di lokasi banjir. (Ist)
Personil Polsek Kuba saat berada di lokasi banjir. (Ist)

Karimun, GK.com – Dalam rangka mengantisipasi bencana alam yang di akibatkan tingginya curah hujan, Polisi Sektor (Polsek) Kundur Utara Barat (Kuba), Kamis (09/12/2021) menerjunkan personil nya secara bergantian guna melaksanakan patroli di daerah yang dianggap rawan terjadinya bencana alam.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuba, Iptu Sasmintoro, SH,MH saat itu, Patroli difokuskan di wilayah rawan bencana, khususnya pada bencana banjir. Tidak hanya itu, personil Kepolisian juga melakukan monitor secara berkala dalam memberikan himbauan serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Hal ini dilakukan dengan maksud apabila terjadi musibah banjir dapat diketahui sedini mungkin, sehingga bisa diambil langkah-langkah antisipasi penanganannya,” jelas Iptu Sasmintoro.

Dilokasi berbeda, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun melalui Prakirawan Cuaca,  M. Tito Praditaputra saat di konfirmasi awak Media ini, pihaknya juga turut menghimbau masyarakat khususnya daerah pesisir agar tetap waspada.

“Saat ini air pasang masih cukup tinggi, diperkirakan terjadi sampai tanggal 13 Desember 2021, apabila air pasang cukup tinggi disertai hujan lebat, maka dapat mengakibatkan banjir”. ungkap Tito Praditaputra sekitar Pukul 13.30 Wib. (IWD).

Editor : Ron

Siswa SMPN 8 Tanjungpinang Berhasil Meraih Peringkat ke- 4 Paralimpik Papua 2021

Nurul Faezah Aishah dan Kepala SMPN 8 Tanjungpinang
Nurul Faezah Aishah dan Kepala SMPN 8 Tanjungpinang

Tanjungpinang, GK.com – Salah satu siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Tanjungpinang, ikut serta dalam perlombaan Paralimpik tingkat Nasional di Papua, dengan pertandingan olahraga terutama untuk atlet yang mengalami cacat fisik, mental dan sensorial.

Nurul Faezah Aishah yang saat itu meraih peringkat ke- 4 di pertandingan menembak pada ajang Paralimpik Papua Tahun 2021, dengan kalah 3 tembakan dari peringkat ke- 3.

Kepada awak Media ini, Kepala SMPN 8 Tanjungpinang, Yusdalipa menuturkan, “meski berada di peringkat ke- 4, namun kami cukup bangga dan bersyukur atas pencapaian prestasi siswa kami yang telah mengikuti pertandingan pada ajang tingkat Nasional tersebut, meski Nurul mengalami keterbatasan pada fisik, namun Ia tetap percaya dir,” tuturnya, Rabu (08/12/2021) di Ruang Kerjanya sekitar Pukul 13.00 Wib.

“Atas pencapaian yang telah diraih Nurul, dan bertepatan dengan Hari Disabilitas kemarin, pihak Sekolah memberikan apresiasi kepada Nurul dengan mengajaknya jalan-jalan, serta memberikannya hadiah”. tegas Yusdalipa. (FS).

Editor : Ron

Para Buruh Menggelar Unjuk Rasa di Gedung DPRD Karimun

Ketua DPRD Karimun saat menemui para buruh
Ketua DPRD Karimun saat menemui para buruh

Karimun, GK.com – Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (SP- KEP) Karimun dan Forum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPSI) mengelar unjuk rasa damai di Halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun.

Dalam orasinya, para buruh menyampaikan terkait Trilogi tuntutan buruh diantarnya, pencabutan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dan PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, berlakukan keputusan MK yang menyatakn Omnibus Law – UU Cipta Kerja cacat Formil dan Inkonstitusional, segera mencabut SK UMP/UMK Tahun 2021, dan nilai UMK Tahun 2022 sebesar 5%  – 10%.

Dengan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian, orasi berjalan kondusif dan di pantau langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano SIK, SH, serta di sambut baik oleh Ketua DPRD Karimun M. Yusuf Sirat dengan di dampingi oleh sejumlah anggota DPRD  Karimun lainnya.

Saat di temui awak Media, Ketua FSPSI, Hanis Jasni mengatakan bahwa pihaknya meminta 4 poin yang telah disampaikan tadi bisa di teruskan ke Provinsi Kepri maupun Pusat.

“Negara kita ini kan Negara Pancasila yang ada perikemanusiaan dan perikeadilan, apakah adil 1% itu untuk buruh yang katanya telah menambah pendapatan Daerah. Kami meminta juga kenaikan upah di Tahun 2022,” sebut Hasni Jasni, Rabu (08/12/2021) sekitar pukul 10.30 Wib di Halaman Gedung DPRD Karimun.

Lebih lanjut Hasni Jasni menyampaikan, “Kami juga meminta realisasikan apa yang telah di putuskan MK bahwa, UU Omnibus  Law itu cacat. Kalau sudah cacat mau bagaimana lagi ? Dan kaum buruh ini jangan di marjinal kan lagi dari tahun ke tahun, zaman ke zaman,” tegasnya.

Di waktu yang sama, Ketua DPRD Karimun, M. Yusuf Sirat menjelaskan bahwa pihaknya akan menindak lanjuti, serta meneruskan permintaan buruh terkait adanya kebijakan dari UU Cipta Kerja.

“Secara umum telah kita terima, dan juga aspira bersifat lokal. Dimana mereka meminta memprioritaskan serikat pekerja tambang. Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karimun berasal dari pertambangan,” sebut Yusuf  Sirat sekitar Pukul 11.30 Wib.

“Terkait upah kerja itu bersifat putusan, dan penilai juga memiliki nilai landasan untuk menetapkan upah tersebut. Tentunya disini akan melibatkan semua pihak, termasuk buruh, untuk itu tidak bisa kita ubah. Namun ada celah di SK Gubernur tadi pada Perusahaan yang menerapkan upah sebesar 3.300.000,- untuk pekerja di bawah Satu Tahun, selebihnya tergantung kebijakan Daerah masing-masing dalam memberikan tambahan”. tutur Yusuf  Sirat. (IWD).

Editor : Milla

Kondisi Bangunan Kantor Lurah Lubuk Semut Memprihatinkan

Kondisi Kantor Lurah Lubuk Semut yang memprihatinkan
Kondisi Kantor Lurah Lubuk Semut yang memprihatinkan

Karimun, GK.com – Bangunan Kantor Lurah Lubuk Semut Kecamatan Karimun saat ini sangat memperhatinkan, hal ini bisa terlihat saat awak Media gerbangkepri.com berkunjung ke Kantor Kelurahan tersebut. Tanpak bagian pada langit-langit pelafon di Kantor tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.

Berdasarkan pemantauan awak Media ini, kerusakan terjadi tidak hanya pada bagian depan Halaman Kantor Lurah saja, melainkan juga ditemui pada bagian Ruang Tunggu, bahkan juga di dalam Ruang Kerja Lurah.

Menurut Lurah Lubuk Semut, Fatwa Lukmana S.STP saat di konfirmasi oleh awak Media ini menjelaskan, kerusakan Kantor tersebut terjadi sejak Tahun 2019 silam. Keadaan ini sudah dilaporkan ke pihak Kecamatan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrembang), namun sampai saat ini belum terealisasikan.

“Mengenai kondisi fisik pembangunan Kantor selama ini saya lihatkan saja, bukan apa, karena keterbatasan anggaran yang kita dapatkan, untuk per tahunnya aja sebesar Rp 50.000.000,-, itu pun masih kurang,” keluh Lukman, Rabu (08/12/2021) di Ruang Kerjanya.

“Terhitung dari bulan Juni 2021 sampai saat ini, dana operasional Kantor aja masih kurang. Dan terkadang tak jarang saya dan staf  terpaksa mengatasinya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Karimun, Agung Jati Kusuma, SE saat di konfirmasi oleh awak Media ini melalui sambungan telepon seluler terkait hal tersebut menjelaskan, “saat ini memang dari 6 Kelurahan dan 3 Desa yang ada di Kecamatan Karimun perlu mendapatkan perhatian khusus, yaitu Kelurahan Sungai Lakam Barat dan Kelurahan Lubuk Semut,” tuturnya.

“terkait hal ini juga sudah kita usulkan melalui musrembang kemaren, namun karena pandemi Covid-19 melanda, sehingga adanya keterbatasan pada anggaran,” ujarnya Agung.

“Selama ini Kantor Kelurahan Sungai Lakam Barat juga masih menyewa Ruko di RW 03,  persisnya di belakang Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun. Trus kondisi fisik bangunan Kantor Lubuk Semut juga rusak, maka harapan kita kedepannya agar dua Kelurahan ini dapat segera bisa terealisasikan dalam perbaikan gedungnya,” katanya.

“Dan untuk Kantor Kelurahan Sungai Lakam Barat kita juga berharap kedepannya agar memiliki gedung sendiri, tidak nyewa lagi. Sedangkan untuk Kantor Kelurahan lainnya saat ini kita nilai masih cukup memadai kondisinya,” terangnya.

“Disini juga kita harapkan perlu adanya perhatian dari pihak Dinas terkait (Baperlitbang), untuk dapat kiranya bisa memprioritaskan dua Kantor Kelurahan kita ini yang memang sudah selayaknya mendapatkan renovasi maupun pengadaan lokasi Kantor”. harapnya. (RP).

Editor : Milla