Kamis, Juli 30, 2026
Beranda blog Halaman 21

Anthony Hudson Antusias Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Pertemuan antara Timnas Thailand dan Timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2027 dipastikan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan oleh penggemar sepak bola Asia Tenggara. Pelatih kepala Thailand, Anthony Hudson mengaku sudah tidak sabar untuk menghadapi duel sarat gengsi melawan skuad Garuda dalam turnamen mendatang.

Menurut Hudson, pertandingan antar Negara anggota ASEAN selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Hal ini terjadi karena kedua tim sama-sama menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan menilai bahwa Indonesia kini telah menjadi salah satu kekuatan utama yang patut diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.

Pelatih asal Australia tersebut juga menyebutkan bahwa laga melawan Indonesia akan menjadi tontonan yang menarik bagi para pendukung kedua Negara. Rivalitas panjang yang telah terjalin selama bertahun-tahun membuat pertemuan ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh perjuangan sejak peluit awal berbunyi.

Di sisi lain, dikutip dari Kompas.com, Timnas Indonesia sendiri terus menunjukkan peningkatan kualitas permainan yang signifikan dalam serangkaian turnamen internasional. Kehadiran banyak pemain berbakat usia muda yang dipadukan dengan para pemain berpengalaman membuat skuad Merah Putih dinilai semakin mampu bersaing secara setara dengan tim-tim kuat di kawasan Asia.

Sejauh ini, pertemuan antara Indonesia dan Thailand selalu menghadirkan pertandingan yang penuh dengan tensi tinggi. Kedua Negara memiliki sejarah persaingan yang panjang, baik di tingkat tim senior maupun kelompok usia muda. Oleh sebab itu, duel mereka di Piala Asia 2027 diprediksi akan kembali menjadi sorotan utama masyarakat sepak bola di wilayah ASEAN.

Piala Asia 2027 nantinya akan menjadi ajang yang sangat penting bagi kedua tim untuk membuktikan kualitas dan kemampuan mereka di kanc. (DW/*)

Editor: Milla

Vincent Kompany Tertekan Usai Bayern Gagal ke Final Liga Champions

Munich, GK.com – Kekalahan Bayern Munich dari Paris Saint-Germain pada babak semifinal Liga Champions kembali memunculkan sorotan tajam terhadap pelatih Vincent Kompany. Sejumlah keputusan taktis yang diambil pelatih asal Belgia itu dinilai menjadi salah satu penyebab kegagalan raksasa Bundesliga tersebut melangkah ke partai puncak musim ini.

Bayern terpaksa harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini setelah kalah berdasarkan skor agregat dari PSG dalam duel yang berlangsung sangat ketat. Padahal, lini serang Die Roten dikenal memiliki performa yang sangat produktif sepanjang musim. Kendati demikian, strategi yang diterapkan Kompany pada sejumlah laga krusial justru menuai banyak pertanyaan dari berbagai pihak.

Legenda sepak bola Jerman, Didi Hamann menjadi salah satu tokoh yang menyampaikan kritik tegas terhadap pendekatan permainan yang dipilih Kompany. Menurutnya, Bayern tampak kehilangan keseimbangan saat berada di bawah tekanan dari PSG, terutama dalam hal pengambilan keputusan di momen-momen penentu jalannya pertandingan.

Di sisi lain, penampilan sejumlah pemain Bayern tetap mendapatkan apresiasi tinggi. Michael Olise kembali dinilai sebagai salah satu penggawa paling menonjol berkat kreativitas dan kontribusi besar yang ia berikan di sektor serang. Pemain sayap muda ini memang konsisten tampil mengesankan sejak awal musim bersama Bayern Munich.

Meski gagal melaju ke babak final Liga Champions, Bayern Munich masih memiliki peluang untuk menutup musim dengan hasil yang positif melalui kompetisi di tingkat dalam negeri. Kendati demikian, tekanan terhadap Vincent Kompany diprediksi akan terus meningkat, terutama jika klub tidak mampu memenuhi target-target besar yang telah ditetapkan untuk musim ini. (DW/*)

Editor: Milla

Imigrasi Batam Klarifikasi Dugaan Pemerasan di TPI Sekupang

Tanpak petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam saat sedang melaksanakan tugas. (Foto Imigrasi Batam)

Batam, GK.com – Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan pemerasan oleh oknum petugas Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sekupang, Jumat (08/05/2026) sekitar Pukul 10.58 WIB melalui pesan WhatsApp, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Imigrasi Batam telah menerima laporan dari Warga Negara Singapura tersebut melalui kanal resmi pengaduan dan segera menindaklanjuti laporan dimaksud secara cepat dan profesional;

2. Sebagai bagian dari tindak lanjut, Imigrasi Batam juga telah melaksanakan mediasi bersama pihak terkait guna memperoleh penjelasan dan kronologi secara utuh dari kedua belah pihak;

3. Dari hasil mediasi tersebut, telah diperoleh kesepahaman bersama terkait permasalahan yang terjadi. Petugas dan Warga Negara Singapura yang bersangkutan juga telah saling memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi dalam proses pemeriksaan keimigrasian;

4. Terkait uang sebesar Rp 500.000,- yang menjadi perhatian dalam pemberitaan, dapat dijelaskan bahwa dana tersebut bukan merupakan pungutan liar. Permasalahan bermula dari kesalahpahaman terkait penggunaan Visa on Arrival (VoA), sehingga yang bersangkutan diminta melakukan pembayaran VoA sesuai ketentuan yang berlaku. Pembayaran tersebut dilakukan secara resmi melalui loket Bank BRI, untuk kemudian disetorkan ke kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP);

5. Imigrasi Batam tetap mengambil langkah tegas dan objektif dalam penyelesaian tindak lanjut aduan tersebut. Saat ini, petugas yang dimaksud telah dibebastugaskan dari jabatannya untuk selanjutnya menjalani proses pendalaman dan pemeriksaan internal guna memastikan seluruh proses berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Imigrasi Batam menegaskan komitmen untuk terus menjaga integritas pelayanan serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Imigrasi Batam juga menghimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, maupun praktik yang tidak sesuai ketentuan dalam pelayanan Keimigrasian melalui kanal resmi pengaduan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. (*)

Editor: Milla

Hindari 5 Makanan Ini, Jika Tidak Mau Ginjal Anda Rusak!

Ilustrasi makanan yang wajib kamu hindari. (Foto google)

Sejumlah makanan tertentu yang kita konsumsi memiliki peran yang sangat krusial dalam kesehatan tubuh, apalagi jika secara terus menerus di komsumsi, maka akan berpengaruh kepada ginjal.

Ginjal tidak akan efektif dalam menyaring racun di dalam tubuh, apabila mengalami penurunan. Akibatnya, racun akan terus menumpuk dan bisa berakibat fatal.

Berikut 5 makanan yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan ginjal, di lansir dari Times of India.

1. Keripik dan jenis olahan chiki.
2. Sosis.
3. Makanan tinggi garam.
4. Soda dan minuman manis.
5. Makanan tinggi fosfor.

Penulis: Diran
Editor: Milla


Ketua DPRD Ikut Serta Dalam Bincang-Bincang Kunker Pemkab Paser Bersama Pemko Batam

Foto Diskominfo Batam/Ade Rahmatullah

Batam, GK.com – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin ikut hadir dalam menyambut Kunjungan Kerja Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser bersama Pemerintah Kota Batam.

Dalam pertemuan yang disambut Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam pada Kamis (07/05/2026) itu menjadi ajang memperkuat sinergi antar daerah, sekaligus bertukar pengalaman terkait tata kelola Pemerintahan, investasi, pelayanan perizinan, serta strategi percepatan pembangunan daerah.

“Pertemuan ini membahas berbagai upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, birokrasi yang responsif, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Firmansyah.

“Kompetisi antar daerah saat ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana Pemerintah mampu menghadirkan birokrasi yang lincah, pelayanan perizinan yang efektif, serta ekosistem investasi yang memberikan rasa aman dan kepastian bagi pelaku usaha. Pemerintah Daerah saat ini dituntut bergerak cepat, adaptif, dan mampu membangun kolaborasi yang kuat di tengah dinamika pembangunan dan persaingan investasi yang semakin kompetitif,” ungkap Firmansyah.

“Batam terus tumbuh sebagai kawasan strategis industri dan investasi nasional karena didukung stabilitas daerah, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta sinergi yang kuat antara Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Dukungan terhadap pembangunan di Batam tidak hanya datang dari Forkopimda tingkat kota saja, melainkan juga mendapat dukungan penuh dari Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau”. papar Firmansyah.

Pada kesempatan tersebut, rombongan Forkopimda Kabupaten Paser menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Kota Batam yang dinilai berkembang pesat sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi nasional.

Saat ini, Kota Batam menjadi rujukan daerah dalam pengembangan investasi dan percepatan pembangunan. Kemajuan infrastruktur, iklim usaha, serta percepatan pembangunan di Batam disebut menjadi salah satu referensi positif dalam pengembangan daerah. (RF/RD)

Editor: Milla

Fantastik! Berikut Rincian Nilai Uang, Fasilitas Hiburan Dan Barang Mewah yang Diterima Mantan Pejabat DJBC

Djaka Budi Utama (Foto Faisal Rahman)

Jakarta, GK.com – Nama Djaka Budi Utama mencuat setelah KPK mengumumkan atas penangkapan bos Blueray Cargo, John Field. Dalam dahwaan Jaksa, nama Djaka Budi Utama disebut terlibat dalam rangkaian pertemuan antara pejabat DJBC dengan pengusaha kargo sebelum dugaan pengondisian jalur impor barang terjadi.

Dalam dakwaan jaksa KPK tersebut juga dipaparkan, pertemuan antara para pengusaha kargo dengan pejabat-pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yaitu Djaka Budi Utama, Rizal Fadillah, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan Sianipar itu dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, sekitar Bulan Juli 2025 lalu.

Setelah pertemuan pada periode Juli 2025 hingga Januari 2026, John Field diketahui memberikan uang sejumlah Rp 61.301.939.000,- dalam bentuk dolar Singapura kepada pejabat DJBC.

Selain itu, dari dakwaan tercatat, ada juga fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp 1.845.000.000,- yang diberikan kepada sejumlah pejabat.

Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, Rizal disebut menerima sejumlah uang Rp 2.000.000.000,- hampir di setiap penyerahan uang, dan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono menerima Rp 1.000.000.000,-. Kemudian, Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan menerima uang Rp 450.000.000,- hingga Rp 600.000.000,- a.l. fasilitas hiburan senilai Rp 1.450.000.000,- dan jam tangan Tag Heuer senilai Rp 65.000.000,-.

Terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret nama petinggi di Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Bea dan Cukai itu, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo pada Kamis, (07/05/2026) menuturkan jika DJBC menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Untuk menghormati dan menjaga independensi proses tersebut, kami tidak bisa berkomentar mengenai substansi perkara, karena perkara ini sudah masuk ke tahap persidangan”. tegas Budi Prasetiyo. (YN/*)

Editor: Milla