Tanjungpinang, GK.com – Sejumlah pengendara mengeluhkan lampu lalu lintas yang mati sejak berapa hari, di Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang.
Dari pantaun gerbangkepri.com, Jumat (05/09/2025), terlihat, para pengendara sepeda motor maupun mobil saling antri untuk melintas di Jalan tersebut dengan selamat, namun tak sedikit juga pengendara yang hampir bertabrakan karena tidak sabaran untuk melintas.
Iwan, salah seorang pengendara yang beraktivitas di area tersebut mengaku, lampu ini mati sudah sejak 4 hari yang lalu.
“Kalau tidak salah saya, lampu ini tidak berfungsi saat cuaca buruk kemarin,” ujarnya.
Selain itu, iwan menyampaikan sangat menyayangkan tempat ini tidak ada petugas 1 orang pun yang mengatur lalu lintas, karena kita ketahui daerah ini sangat padat kendaraan yang melewatinya.
“Kemarin, 1 hari yang lalu, hampir terjadi bertabrakan, beruntung salah satu ada yang mengalah untuk melintas,“ ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang Savran Shadiq, kepada awak Media ini saat di konfirmasi membenarkan bahwa, lampu tersebut mati sejak beberapa hari yang lalu.
“Lampu merah ini tidak berfungsi dikarenakan ada kabel yang korslet akibat disambar petir saat cuaca buruk kemarin,“ terang Savran.
Saat ini, pihaknya masih berupaya untuk memperbaiki lampu merah yang padat dengan kendaraan itu.
“Kami sedang menunggu alat yang sedang di pesan untuk mengaktifkan lampu merah tersebut. Memang saat ini kami belum ada menempatkan petugas kami disitu untuk berjaga, kami juga menghimbau bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor atau mobil mohon untuk berhati – hati”. tutur Savran melalui Telepon Seluler, Jumat (05/09/2025) sekitar Pukul 14.00 WIB. (DS)
Pengendara Resah, Lampu Lalu Lintas di Jalan Basuki Rahmat Mati
Dian Ihkwan: Jangan Tunggu Ada Korban, Baru Pemda Sibok Nak Turun

Karimun, GK.com – Kondisi pohon-pohon dianggap membahayakan pengguna jalan yang melintas di area sepanjang jalan Raja Oesman khususnya dibagian depan Danau RSUD, DPC Pemuda Demokrat Indonesia Kabupaten Karimun beserta masyarakat RT 4 / RW 5 Telaga Baru Sei Lakam Timur meminta Pemerintah Karimun melalui Dinas terkait, dalam hal ini DLH Karimun untuk segera dan serius menanggapi keluhan masyarakat mengenai pohon-pohon yang rimbun, hingga dahan dan rantingnya dibeberapa pohon bahkan menjuntai hingga kurang dari 2 meter dari badan jalan.
“Jangan menunggu ada korban, baru Pemda sibok nak turun rapikan pohon-pohon tersebut, tolong persoalan ini dianggap serius, dan menjadi perhatian khusus oleh Dinas terkait di bulan September 2025 ini,” tegas Ketua DPC Pemuda Demokrat Indonesia cabang Karimun, Dian Ihkwan.
“Kita sudah beberapa kali melaporkan keadaan ini ke pihak-pihak terkait untuk segera dilaksanakan pembersihan. Dan juga sudah selalu dijanjikan sejak 6 bulan yang lalu, bahwa pohon-pohon tersebut akan segera dirapikan, bahkan sudah masuk list daerah yang akan dirapikan, tapi sampai sekarang tidak terealisasi,” ungkap Dian Ihkwan.
“Sesekali memang terlihat petugas membersihkan rumput liar dan pohon2 hama yang tumbuh dipinggir danau, tetapi anehnya, kok pohon-pohon hias besar tidak kunjung disentuh dan dirapikan oleh petugas sampai sekarang,” katanya, Kamis (04/09/2025) sekitar Pukul 11.30 WIB.
“Rimbunnya pohon suatu saat akan membahayakan penduduk/pedagang yang berjualan disekitar, karena pada saat angin kuat, pepohonan akan bergoyang keras dan melontarkan ranting/dahannya ke rumah/kios penduduk dan pengguna jalan yang sedang lewat,” ujar Bunda, (salah satu warga/pedagang yang berjualan di Jl Raja Oesman depan Danau RSUD).
“Saat truk ukuran besar dan tinggi lewat, ranting dan sebagian dahan pohon juga patah dan menimpa pengguna jalan, khsusnya pengendara motor dibelakang kendaraan tersebut. Rimbunnya pepohonan didaerah ini juga menyebabkan sampah dedaunan yang sangat banyak dan merusak pemandangan jalan, bshkan ikut mengganggu aktifitas pedagang disini, karena turut berkali-kali menyapu Halaman tempat usahanya akibat banyaknya sampah dedaunan yang gugur”. jelas Bunda.
Hingga berita ini ditayangkan, awak Media ini sudah 2 kali mendatangi Kantor Dinas DLH Karimun untuk di mintai keterangannya, namun pejabat yang bersangkutan tidak ada di tempat. (RP)
IGRA Adakan Senam Dan Gosok Gigi Bersama
Tanjungpinang, GK.com – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan Senam dan Gosok Gigi Bersama yang diikuti seluruh RA se- Kota Tanjungpinang. Acara yang berlangsung di Pelataran Ramayana pada Kamis (28/08/2025) ini disambut meriah dengan antusiasme tinggi dari anak-anak dan orang tua.
Ketua IGRA Kota Tanjungpinang, Hasnah, S.Pd.AUD menjelaskan bahwa, kegiatan ini bertujuan menanamkan pola hidup sehat sejak dini kepada anak-anak.
“Melalui senam, anak dapat meningkatkan kesehatan fisik, keterampilan motorik kasar, serta stamina. Sedangkan gosok gigi bersama bertujuan membiasakan anak menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik, minimal dua kali sehari,” ungkapnya di TK RA Yabunayya, Kamis (4/09/2025) sekitar Pukul 14.00 WIB.
Acara ini turut didukung oleh Tenaga Medis dari Puskesmas Pancur, dengan partisipasi para dokter gigi yang memberikan edukasi kesehatan mulut. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang yang diwakili oleh Kasi Kemenag, Pajri Mubarok, S.H., serta dihadiri para pengawas RA dari Kemenag Kota Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, respon anak-anak luar biasa. Mereka sangat senang dan bersemangat. Sejak Pukul 07.30 WIB, hampir semua anak sudah hadir bersama orang tua mereka di Pelataran Ramayana,” ujar Hasnah.
Selain senam dan gosok gigi, IGRA Kota Tanjungpinang juga rutin menggelar berbagai program pembinaan lainnya, seperti Manasik Haji untuk RA, TK, dan Kelompok Bermain, Zikir Anak Sholeh, serta Pawai Karnaval yang dilaksanakan bersama lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.
Sebagai lembaga di bawah naungan Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, IGRA terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan dan Tenaga Medis dari Puskesmas untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, serta memberi manfaat nyata bagi anak-anak. (KF)
Basarnas Tanjungpinang Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem
Tanjungpinang, GK.com – Memasuki bulan September yang kerap ditandai dengan cuaca ekstrem, Basarnas Tanjungpinang meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi potensi kecelakaan laut di wilayah kerja yang mencakup sebagian besar perairan Provinsi Kepulauan Riau.
Dikatakan oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, S.AP., M.Si, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca.
“Kami siaga 24 jam penuh dengan personel dan alut (alat utama) yang tersebar di Tanjungpinang, Bintan, Tanjung Balai Karimun, Lingga, hingga Batam. Semua standby agar bisa merespons cepat jika terjadi keadaan darurat di perairan,” tegasnya.
Selain kesiapan personel dan armada seperti kapal, RIB, dan RBB, Basarnas Tanjungpinang juga mengintensifkan pelatihan rutin untuk menjaga kemampuan, serta keterampilan personel. Pihaknya pun menjalin koordinasi dengan TNI, Polri, instansi terkait, hingga masyarakat guna mempercepat alur informasi dan memperkuat sinergi saat operasi penyelamatan.
Terkait strategi operasi, Basarnas menekankan pada efisiensi dan efektivitas dengan menyesuaikan pengerahan personel dan armada berdasarkan jenis kejadian, jarak, serta lokasi.
“Begitu ada informasi kedaruratan, kami langsung deploy tim agar penanganan lebih cepat. Harapannya, korban bisa segera diselamatkan,” tambah Fazzli.
Di sisi lain, Basarnas juga aktif meningkatkan kesadaran keselamatan pelayaran di kalangan masyarakat dan pengguna jasa laut melalui edukasi serta sosialisasi, mengingat faktor manusia kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan di laut.
Dengan siaga penuh selama 24 jam, Basarnas Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk hadir cepat dalam memberikan pertolongan dan memastikan keselamatan di perairan Kepri sepanjang musim cuaca ekstrem September ini”. ungkap Fazzli di Ruang Kerjanya, Kamis (4/9/2025) sekitar Pukul 11 00 WIB. (DS)
Polresta Tanjungpinang Dan Driver Ojol Gelar Doa Bersama untuk Affan Kurniawan
Tanjungpinang, GK.com – Polresta Tanjungpinang bersama para driver ojek online (ojol) se- Kota Tanjungpinang menggelar doa bersama, dan tahlilan di Halaman Mapolresta Tanjungpinang, Rabu (3/9/2025) malam. Kegiatan ini dihadiri tujuh perwakilan pengurus persatuan ojol, serta ratusan driver roda dua dan roda empat.
Doa bersama tersebut digelar untuk mempererat silaturahmi, sekaligus mendoakan mendiang Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia dalam insiden di DPR RI pada 28 Agustus 2025 lalu.
Penasehat driver online Tanjungpinang, Albar mengatakan, kepergian Affan meninggalkan duka mendalam bagi para ojol di seluruh Indonesia.
“Kami memang tidak saling mengenal, tidak selalu bersama, tapi kami disatukan oleh aspal,” ucapnya.
Albar juga mengapresiasi para driver ojol di Tanjungpinang yang mampu menahan diri untuk tidak melakukan aksi demo, dan menaruh harapan penuh pada Kepolisian, serta Pemerintah dalam menindak tegas pelaku. Ia berharap perhatian lebih diberikan kepada para driver ojol sebagai pejuang jalanan.
“Kami bekerja bukan untuk mencari kekayaan, hanya mencari sesuap nasi demi keluarga,” tambahnya.
Ia juga meminta agar Polresta Tanjungpinang membuka ruang komunikasi dengan komunitas ojol, khususnya terkait edukasi hukum, narkoba, kriminalitas, hingga aturan lalu lintas, agar para driver dapat bekerja dengan tenang tanpa tersandung masalah hukum.
Sementara itu, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus refleksi bersama.
“Kita mendoakan agar almarhum husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta keikhlasan,” ujarnya.
Hamam menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara kepolisian dan para driver ojol. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah.
“Kami ingin Tanjungpinang tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Menanggapi permintaan komunitas ojol, Hamam memastikan pihaknya siap memberikan ruang edukasi dan sosialisasi hukum kepada driver ojol, baik yang roda dua maupun roda empat.
“Bidang Lalu Lintas, Narkotika, maupun Harkamtibmas akan kami sosialisasikan, agar rekan-rekan ojol lebih siap menghadapi tantangan di lapangan”. pungkasnya. (KF)
Tekan Stunting, 81 Tim Pendamping Keluarga di Libatkan
Tanjungpinang, GK.com – Dinas Kesehatan Tanjungpinang berkomitmen menurunkan angka stunting dengan melibatkan 81 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di seluruh wilayah kota. TPK ini didanai langsung oleh Pemerintah Pusat, dan bertugas melakukan pendampingan, deteksi dini, hingga edukasi gizi seimbang kepada masyarakat.
Plt Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Iwan Firmanda, SKM menjelaskan bahwa, TPK bekerja sama dengan Puskesmas, Rumah Sakit, dan organisasi masyarakat sipil untuk membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang bekerja hingga tingkat Kelurahan.
“Kami hanya menjadi perpanjangan tangan. Semua kegiatan pendampingan dilakukan langsung oleh TPK,” ujarnya
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Tanjungpinang menunjukkan tren penurunan. Pada 2022, prevalensi tercatat 15,7%, turun menjadi 15,4% di 2023, dan ditargetkan menyentuh 12,9% pada 2024. Namun, Iwan Firmanda mengakui masih ada tantangan, seperti rendahnya partisipasi masyarakat membawa balita ke posyandu. Hal ini menyulitkan petugas dalam mendeteksi anak yang berisiko stunting.
“Tidak semua balita dibawa ke posyandu, mungkin karena kendala waktu atau lokasi. Padahal posyandu kini sudah menjadi bagian dari layanan primer, mulai dari balita hingga lansia.” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan bersama kader posyandu terus mendorong gerakan masyarakat hidup sehat, edukasi gizi, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di posyandu. Harapannya, dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, target penurunan stunting di Tanjungpinang dapat tercapai sesuai arahan pemerintah pusat. (DS)






