Kamis, April 16, 2026
BerandaKepulauan RiauAnambasAnsar Target Tuntaskan PR Pembangunan Kepri 2027

Ansar Target Tuntaskan PR Pembangunan Kepri 2027

Kepri, GK.com — Di tengah tantangan global dan dinamika pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan yang merata dan berkelanjutan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai Pekerjaan Rumah (PR) pembangunan daerah hingga tahun 2027.

Hal tersebut disampaikannya saat Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Kota Tanjungpinang pada Senin (06/04/2026).

Dalam pidatonya, Ansar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, di antaranya pengembangan ekonomi berbasis maritim yang belum optimal, pembangunan infrastruktur yang belum merata dan terintegrasi, serta persoalan kemiskinan dan pengangguran.

“Selain itu, kualitas tata kelola pelayanan publik juga masih perlu terus kita tingkatkan,” ujarnya Pukul 11.51 WIB.

Ia menegaskan bahwa arah kebijakan dalam RKPD 2027 bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan menjadi pijakan nyata menuju pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen melanjutkan berbagai program prioritas, khususnya di sektor pendidikan. Program tersebut meliputi pemberian beasiswa, bantuan transportasi laut, insentif bagi guru, hingga pembangunan sarana pendidikan,” jelasnya.

“Selain sektor pendidikan, penguatan program juga akan dilakukan di berbagai sektor strategis lainnya, seperti Kesehatan, Sosial, Infrastruktur, Ekonomi, hingga Kebudayaan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kepri, Aries Fhariandi,m menjelaskan, Musrenbang tahun ini bertujuan merumuskan program prioritas yang akan dituangkan dalam RKPD 2027.

Ia mengungkapkan, kinerja ekonomi Kepri menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 7,89 persen (year-on-year), menjadikan Kepri sebagai yang tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara Nasional.

“Angka kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 4,26 persen, terendah di Sumatera dan peringkat keempat secara Nasional,” katanya Pukul 10.21 WIB.

Meski demikian, Aries mengakui masih terdapat sejumlah indikator yang perlu ditingkatkan, salah satunya tingkat pengangguran terbuka yang masih berada di atas rata-rata Nasional.

“Dalam lima tahun terakhir, tingkat pengangguran memang turun dari 10,34 persen menjadi 6,35 persen. Namun, angka ini masih perlu kita tekan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti tantangan ketimpangan pembangunan yang tercermin dari meningkatnya rasio gini. Menurutnya, Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan masyarakat, sementara daerah lain belum merasakan dampak yang sama.

“Ke depan, fokus kita adalah memastikan pemerataan pembangunan antara Batam dan wilayah luar Batam”. tegas. Aries. (KF)

Editor: Milla

Berita Terkait

Berita Populer