Batam, GK.com — Program mudik gratis digelar untuk membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman merayakan Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Koordinator Tata Usaha dan Humas, Sanggam Simanjuntak menyampaikan bahwa program mudik gratis ini ditujukan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan tiket pada jadwal pelayaran reguler, sehingga tetap dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman.
“Dalam pelaksanaannya, Pangkalan PLP Tanjung Uban menyiapkan Kapal Negara (KN) Sarotama P.112 dengan kapasitas sebanyak 150 penumpang. Kapal tersebut telah bertolak dari Dermaga Pelni Bintang 99 Batu Ampar, Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi,” katanya.
“Proses pendaftaran mudik gratis ini telah dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di kawasan Punggur. Masyarakat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) bagi yang mendaftar lebih dari satu orang,” terangnya melalui pesan WhatsApp, Kamis (19/03/2026) Pukul 13.34 WIB.
Dari sisi keselamatan, pihak penyelenggara memastikan seluruh penumpang mendapatkan perlindungan maksimal selama perjalanan. Di atas kapal telah disediakan 180 unit pelampung serta enam unit life craft yang selalu siaga. Selain itu, seluruh penumpang berada dalam pengawasan kru Kapal Negara selama pelayaran berlangsung.
Masyarakat yang mengikuti program ini juga telah diimbau untuk tetap waspada serta mematuhi seluruh prosedur keselamatan yang disampaikan oleh kru kapal maupun petugas di darat.
“Selain melayani arus mudik, KN Sarotama P.112 juga direncanakan akan kembali mengangkut penumpang arus balik secara gratis dari Kuala Tungkal menuju Batam pada 26 Maret 2026. Program arus balik ini merupakan permohonan dari Pemerintah Daerah Kuala Tungkal dengan jumlah penumpang sebanyak 150 orang,” ungkapnya.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merayakan Lebaran bersama keluarga, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Kepulauan Riau”. imbuhnya. (KF)

